|
Home | Halaman Dalam | Forum Diskusi | Album Foto
Balada Hajar Aswad, sang allah Islam
http://hajj.al-islam.com/display.asp?lang=ind&sub=9&fname=hmacca/k21
1. Yang pertama kali meletakkan Hajar Aswad adalah Nabi Ibrahim as. dan
batu itu adalah permata yang berasal dari Surga.
2. Ketika Bani Bakar bin Abdi Manaf bin Kinanah bin Ghaisyan bin
Khaza'ah mengusir keturunan Jurhum dari Mekah, Amr bin Harits bin
Madhadh Al Jurhumi keluar membawa dua patung emas kepala rusa dan Hajar
Aswad dan dipendam di sumur Zamzam seterusnya mereka berangkat menuju
Yaman.
3. Pemendaman Hajar Aswad di dalam sumur Kakbah tidak bertahan lama
karena seorang wanita dari Khaza`ah memberitahukan kepada kaumnya bahwa
dia melihat orang Jurhum memendam Hajar Aswad di sumur Zamzam. Kemudian
mereka meletakkan Hajar Aswad kembali ke tempatnya. Hal ini terjadi
sebelum pembangunan oleh Qushay bin Kilab.
4. Setelah Mekah dikuasai oleh suku Qaramitah di bawah pimpinan Abu
Tahir Al Qarmuthi, mereka membantai 1700 orang di Mesjidilharam,
sebagian bergelantungan di Kakbah kemudian mereka memenuhi sumur Zamzam
dengan mayat-mayat. Mereka merampas harta orang-orang dan perhiasan
Kakbah, merobek-robek kiswah penutup Kakbah dan membagikannya kepada
kawan-kawannya, merampok benda-benda berharga dalam Kakbah, melepas
pintu Kakbah dan memerintahkan pula untuk mengambil talang emasnya. Pada
tanggal 7 Zulhijah tahun 317 H. Abu Tahir Al Qarmuthi menduduki kota
Mekah dan mencopot Hajar Aswad dari tempatnya secara paksa. Abu Tahir
memerintahkan Jakfar bin Ilaj untuk mencopot Hajar Aswad dan membawanya
pada tanggal 7 Zulhijah 317 H. Setelah dia melakukan kebiadaban dengan
membunuh orang-orang yang sedang tawaf, iktikaf dan salat. Mereka
membawa Hajar Aswad ke negerinya. Setelah itu tempat Hajar Aswad kosong.
Orang-orang yang tawaf hanya meletakkan tangannya di tempatnya saja
untuk mendapatkan berkahnya. Akhirnya Hajar Aswad dikembalikan ke
tempatnya pada hari Selasa tanggal 10 Zulhijah tahun 339 H. setelah 22
tahun Kakbah kosong dari Hajar Aswad.
5. Pada tahun 363 H. datang seorang laki-laki dari Romawi.
Saat ia mendekati Hajar Aswad, ia
mengambil cangkul dan memukulkannya dengan kuat ke pojok tempat Hajar
Aswad hingga berbekas. Ketika ia akan mengulangi perbuatannya,
seorang Yaman datang dan menikamnya sampai roboh.
6. Pada tahun 413 H. Bani Fatimiyah mengirim sebagian pengikutnya dari
Mesir di bawah pimpinan Hakim Al Abidi, di antaranya ada seorang
laki-laki yang berkulit merah dan berambut pirang serta berbadan tinggi
besar, sebelah tangannya menghunus pedang sedang yang sebelah memegang
pahat, lalu dipukulkannya ke Hajar Aswad
sebanyak tiga kali hingga pecah dan berjatuhan, sambil berkata,
"Sampai
kapan Batu hitam ini disembah, sekarang tidak ada Muhammad atau
Ali yang dapat melarangku dari perbuatanku, kini aku ingin
menghancurkan Kakbah." Kemudian pasukan berkumpul untuk membunuh dia dan
berikut para pembantunya.
7. Pada tahun 990 H. datang seorang laki-laki asing (bukan orang Arab)
membawa sejenis kampak dan dipukulkannya
ke Hajar Aswad, Pangeran Nashir menikamnya dengan belati hingga
mati.
8. Di akhir bulan Muharram tahun 1351 H. datang seorang laki-laki dari
Afghanistan. Ia mencungkil pecahan Hajar Aswad dan mencuri potongan kain
Kiswah serta sepotong perak pada tangga Kakbah. Penjaga masjid
mengetahui perbuatan itu kemudian menangkapnya, diapun dihukum mati.
Pada tanggal 28 Rabiul Akhir tahun 1351 H. datang Raja Abdul Aziz bin
Abdur Rahman Al Faisal As Saud ke Mesjidharam dalam rangka perekatan
pecahan Hajar Aswad akibat perbuatan tentara terkutuk tadi. Perekatan
tersebut dilakukan setelah diadakan penelitian oleh para ahli untuk
menentukan bahan khusus yang digunakan untuk merekat batu pecahan Hajar
Aswad yaitu berupa bahan kimia yang dicampur dengan minyak misik dan
ambar.
Home | Halaman Dalam | Forum Diskusi | Album Foto |