|
Home | Halaman Dalam | Forum Diskusi | Album Foto
Islam Agama Sakit
Muhammad tidak sinting, tapi sakit jiwa
Tahukah kamu apa yang dimaksud dengan fitnah ala Islam?
Muhammad berkata bahwa dirinya Rasul. Ketika kamu menyangkalnya, kamu
dianggap FITNAH.
Lalu bagaimana cara Muhammad membuktikan dirinya rasul? Tidak ada cara
yang masuk akal, kecuali berseru-seru: “Wahai orang-orang, aku adalah
rasul. Allah telah menetapkan aku menjadi rasul sekalian alam, untuk
membimbing kalian ke jalan yang lurus. Masuklah Islam, maka dirimu akan
selamat. Bila kalian menolak, ketahuilah, nyawa kalian berada di
tanganku.”
Bagaimana kalimat self-proclaim dan berisi ancaman seperti itu dapat
dijadikan bukti kebenaran? Bukankah Paijo juga bisa berkata seperti itu?
Kemudian ketika orang-orang menentangnya, Paijo menuduh orang-orang itu
telah memfitnahnya.
Tidakkah ini sifat kanak-kanak? Ya, ini sifat kanak-kanak, bila yang
memilikinya adalah manusia yang usianya masih kecil. Tapi apa sebutannya
kalau yang mengidap sifat itu adalah orang dewasa yang sudah berumur 40
tahunan? Sinting? Gila? Sakit Jiwa? Gendheng? Edan? Kentir? Sarap?
Muhammad berkata: Fitnah lebih kejam dari pembunuhan.
Maksud dia adalah: membunuh tidak apa-apa, asal untuk membungkam fitnah
terhadapnya.
Selama masih ada orang-orang yang berani menentang kerasulannya, berarti
masih ada fitnah, dan membunuh tidak diharamkan. Membunuh bahkan
dianjurkan.
QS 8:39
Dan
perangilah mereka, supaya jangan
ada fitnah dan supaya agama itu semata-mata untuk Allah. Jika
mereka berhenti (dari kekafiran), maka sesungguhnya Allah Maha Melihat
apa yang mereka kerjakan.
Dan selama masih ada orang-orang kafir di bumi ini, berarti masih ada
fitnah, dan membunuh adalah lebih mulia daripada membiarkan fitnah.
Coba, kamu pikir orang yang punya jalan berpikir seperti itu layakkah
dianggap manusia normal?
Semua orang bisa meniru dia, karena menjadi nabi palsu seperti Muhammad
sangatlah mudah. Tapi masalahnya, kenapa selama 1400 tahun tidak ada
seorang pun yang mampu menyaingi kegilaannya? Karena orang-orang itu
lebih waras dan lebih bernurani daripada Muhammad. Ada orang-orang
tertentu yang ingin jadi nabi, seperti Mirza Ghulam Ahmad. Tapi dia
tidak memaksakan kehendak, karena dia masih punya rasa perikemanusiaan.
Dia masih punya rasa malu. Dan orang yang masih punya rasa malu,
menunjukkan otaknya masih waras.
Muhammad beda. Dia tidak punya rasa malu. Walau dia tidak punya bukti
apa-apa untuk meyakinkan orang bahwa dirinya benar-benar Rasul, tanpa
malu dan tanpa sungkan dia mengancam: “PERCAYA atau MATI”.
Sangat gampang sekali, bukan? .... menjadi nabi seperti dia. Tapi
untungnya, di dunia ini tidak ada yang menirunya. Kalau saja di dunia
ini ada 2 atau 3 orang sinting seperti Muhammad, dunia akan kacau......
dan selalu dilanda perang tiada henti. Tidak ada kedamaian.
Gaya Muhammad adalah gaya seorang yang tak punya malu, tidak punya harga
diri.
Ini gaya preman, sama sekali tidak cocok dengan gaya seorang nabi utusan
Tuhan.
Kebanyakan, orang-orang yang berprofesi sebagai preman mengidap kelainan
mental. Mereka bahkan tidak peduli apakah yang diperbuatnya itu masuk
akal atau tidak, asal semua kebutuhannya bisa tercapai dengan jalan
memaksa. Jadi, Anda tidak perlu heran kenapa orang yang bernama asli
KHOTTAM ini memiliki sifat tak tahu malu......
QS 2:191
Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai
mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu
(Mekah); dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan
janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka
memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat
itu), maka bunuhlah mereka. Demikianlah balasan bagi orang-orang kafir.
QS 4:91
Kelak kamu akan dapati (golongan-golongan)
yang lain, yang bermaksud supaya mereka aman daripada kamu dan aman
(pula) dari kaumnya. Setiap mereka diajak kembali kepada fitnah,
merekapun terjun ke dalamnya. Karena itu jika mereka tidak membiarkan
kamu dan (tidak) mau mengemukakan perdamaian kepadamu, serta (tidak)
menahan tangan mereka (dari memerangimu), maka tawanlah mereka dan
bunuhlah mereka dimana saja kamu menemui mereka, dan merekalah
orang-orang yang Kami berikan kepadamu alasan yang nyata (untuk menawan
dan membunuh) mereka.
--------------
Pada suatu ketika, Paijo berkotbah di tengah-tengah pasar. “Wahai
orang-orang yang kukasihi, aku adalah rasul terpilih, rasul utusan
Panjul. Kalian adalah orang-orang terbaik di antara yang terbaik. Kalian
adalah orang-orang yg padanya diberi rahmat dan hidayah, karena telah
beriman kepadaku.”
Kemudian, ada seorang menimpali, “Jangan percaya pada ocehannya, dia
adalah nabi palsu. Dia tak bisa buktikan kenabiannya, kecuali dengan
bacot-bacotnya saja.”
Paijo mendengar perkataan orang itu, lalu dengan panas hati Paijo
berseru kepada para sahabatnya, “Sesungguhnya
fitnah itu lebih kejam daripada
pembunuhan. Penggal kepala orang itu, karena dia telah berani
memfitnahku.”
Beginilah kalau orang gila mengaku-ngaku jadi nabi.
----
APA DEFINISI ISLAM bagi
kata FITNAH ? Tanyalah kpd setiap Muslim
dan ia akan pasti memberi jawaban : Itu tuh ... Irak, Palestina,
Afghanistan, Kashmir, Chechnya, Bosnia … dsb. Pikirkan baik2 apakah
jawabannya benar atau tidak. Malah, kalau orang sudi menyediakan waktu
utk membaca sejarah Islam yg penuh lumuran darah itu, orang akan
bertanya2 apakah cap 'fitnah' ini bukannya lebih pantas diterapkan pada
Islam sendiri?
Invasi tanpa provokasi dan biadab oleh pedang Islam milik kaum Beduin
Arab utk menundukkan bangsa2 di Iraq, Persia, Syria, Egypt, Asia Minor,
Armenia, Cyprus, Sicily-Italia, Kreta, Spanyol, Tunisia Utara, India,
jelas menelanjangi suatu fakta — ISLAMLAH YANG MEMULAI OPRESI INI !
Oleh karena itu, tuduhan bahwa pihak lain mengakibatkan fitnah/kekacauan
(baca:opresi) terhdp dunia Islam sekarang di Iraq, Afghanistan,
Palestina dan Chechnya hanyalah tipuan Islamis, guru2 ideologi para
teroris Islamis dan suicide bombers. India, Bangladesh, Pakistan,
Indonesia,
Jordan, Turki, France, Denmark … tidak memiliki satupun tentara di Iraq,
tetapi mereka juga tidak lolos dari serangan biadab teroris Islam. Kau
tidak pernah tanya mengapa ? Belum puas dgn meneror kawasan kafir,
mengapa teroris Islamis malah harus meneror orang2 tidak bersalah di
surga2 Islam ini ?
Home | Halaman Dalam | Forum Diskusi | Album Foto |