|
Home | Halaman Dalam | Forum Diskusi | Album Foto
Pembunuhan
Pedagang Yahudi
Oleh: Mohammad SAW
(Faithfreedom)

Sumber:
JILID 2 ,HLM 20-21
PEMBUNUHAN PEDAGANG YAHUDI HANYA KARENA DIA ORANG YAHUDI
Perihal Muhayyishah dan
Huwayyishah
Ibnu Ishaq berkata bahwa Rasulullah ShallaJIahu Alaihi wa Sallam
ber-sabda, "Siapa
saja yang bisa mengalahkan orang Yahudi, bunuh dial" Kontan
Muhaishah (Ibnu Hisyam berkata, "Ada yang mengatakan Muhaiyyishah) bin
Mas'ud bin Ka'ab bin Amir bin Adi bin Majda'ah bin Haritsah bin
Al-Khazraj bin Amr bin Malik bin Al-Aus menangkap Ibnu Sunainah (Ibnu
Hisyam berkata, "Ada yang mengatakan Ibnu Subainah."),
salah seorang pedagang
Yahudi yang biasa menjual pakaian dan barang-barang lainnya, kemudian
membunuhnya. Huwaiyyishah bin Mas'ud ketika itu belum masuk Islam
dan lebih muda daripada Muhaiyyishah. Ketika Muhaiyyishah membunuh Ibnu
Sunainah, Huwaiyyishah memukulnya dan berkata,
"Hai Musuh Allah, kenapa engkau membunuh Ibnu Sunainah? Demi Allah, itu
barangkali karena lemak di perutmu berasal dari hartanya!"
Muhaiyyishah berkata, "Demi
Allah, aku diperintah untuk membunuhnya oleh orang yang jika ia
menyuruhku membunuhmu, aku pasti memenggal lehermu." Muhaiyyishah berkata lagi, "Demi
Allah, itulah sebab awal keislaman Huwaiyyishah."
Note : hehehe.. manis
sekali ya kisah dia jadi MUALAF!!
Huwaiyyishah berkata,
"Demi Allah, seandainya Muhammad menyuruhmu membunuhku, apakah engkau
akan membunuhku?" Muhaiyyishah menjawab,
"Ya, demi Allah, seandainya beliau menyuruhku membunuhmu, aku pasti
memenggal lehermu." Huwaiyyishah berkata, "Demi
Allah, sungguh agama yang membawamu sampai pada ketinggian ini
betul-betul menakjubkan." Setelah itu, Huwaiyyishah masuk Islam.
note : kekekeke, menakjubkankan agama sempurna ini ?????
Ibnu Ishaq berkata, "Hadits tentang hal di atas diceritakan kepadaku
oleh mantan budak Bani Haritsah dari putri Muhaiyyishah dari ayahnya,
Muhaiyyishah. Tentang kejadian di atas, Muhaiyyishah berkata,
'Anak ibuku mengecamku seandainya aku diperintah untuk membunuhnya, Aku
pasti potong tulang di belakang telinga dengan pedang mematikan Pedang
seperti warna garam yang putih cemerlang Jika pedang tersebut aku
ayunkan, maka tidak pernah meleset
Aku sangat berbahagia karena aku bisa membunuh Ibnu Sunainah karena taat
(kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam) Dan kita berhak
atas apa yang di antara Bushra dan Ma'arib'."
Ibnu Hisyam berkata bahwa Abu Ubaidah berkata kepadaku dari Abu Amr
Al-Madani yang berkata, "Ketika Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam
berhasil mengalahkan Bani Quraidhah, beliau menangkap sekitar empat
ratus orang-orang Yahudi dari mereka. Keempat ratus orang tersebut
adalah sekutu-sekutu orang-orang Al-Aus.
Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam memerintahkan orang-orang
Al-Khazraj memenggal kepala keempat ratus orang-orang Yahudi tersebut,
kemudian orang-orang Al-Khazraj memenggal kepala mereka dan itu membuat
lega orang-orang Al-Khazraj. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam
melihat orang-orang Al-Khazraj, ternyata wajah mereka berbinar-binar
bahagia, kemudian melihat orang-orang Al-Aus, namun terlihat kusut.
Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam menduga bahwa ketidakcerahan
wajah orang-orang Al-Aus itu disebabkan karena adanya persekutuan antara
mereka dengan Bani Quraidhah.
Sisa dari keempat-ratus orang yang masih hidup dari Bani Quraidhah
adalah delapan belas orang, kemudian kedua belas orang tersebut
diserahkan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam kepada orang-orang
Al-Aus; satu orang dari Bani Quraidhah diserahkan kepada dua orang dari
orang-orang Al-Aus. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,
'Hendaklah satu orang memukulnya tidak sampai mati dan orang satunya
membunuhnya.' Di antara kedua belas orang Bani Quraidhah yang
diserahkan kepada orang-orang Al-Aus ialah Ka'ab bin Yahudza -salah
seorang tokoh Bani Quraidhah-.
la diserahkan kepada Muhaiyyishah bin Mas'ud dan Abu Burdah bin Niyar.
Abu Burdah inilah yang diberi keringanan oleh Rasulullah Shallallahu
Alaihi wa Sallam untuk menyembelih anak kambing yang berusia delapan
atau sembilan bulan di Hari Raya Idul Adha. Rasulullah Shallallahu
Alaihi wa Sallam bersabda, 'Hendaklah Muhaiyyishah memukul Ka'ab bin
Yahudza tidak sampai mati dan hendaklah Abu Burdah membunuhnya!'
Muhaiyyishah memukul Ka'ab bin Yahudza dengan pukulan yang tidak
mematikan kemudian Abu Burdah memukulnya dengan pukulan mematikan.
Huwaiyyishah yang ketika itu masih kafir berkata kepada saudaranya,
Muhaiyyishah, 'Engkau bunuh Ka'ab bin Yahudza?' Muhaiyyishah berkata,
'Ya.' Huwaiyyishah berkata, 'Demi Allah, barangkali engkau membunuhnya
karena lemak yang tumbuh di perutmu berasal dari hartanya? Engkau
tercela, hai Muhaiyyishah.' Muhaiyyishah berkata,
'Aku diperintah membunuhnya oleh orang yang jika menyuruhku membunuhmu,
aku pasti membunuhmu.' Huwaiyyishah berpaling dari Muhaiyyishah
dalam keadaan kagum kepadanya. Para ulama menyebutkan bahwa pada malam
harinya, Huwaiyyishah terbangun dari tidurnya karena kagum pada ucapan
saudaranya, Muhaiyyishah. Esok paginya, Huwaiyyishah berkata, 'Demi
Allah, inilah agama yang benar.' Setelah itu, ia menemui Rasulullah
Shallallahu Alaihi wa Sallam, masuk Islam, dan mengucapkan syair-syair
yang telah saya sebutkan di atas."
Ibnu Ishaq berkata, "Setibanya dari Buhran, Rasulullah Shallallahu
Alaihi wa Sallam menetap di Madinah selama bulan Jumadil Akhir, Rajab,
Sya'ban, dan Ramadhan. Orang-orang Quraisy menyerang beliau di Perang
Uhud di bulan Syawal tahun ketiga Hijriyah."
Lihat juga artikel lain yg terkait:
Pemenggalan 800 orang Yahudi dalam Sehari
Pembunuhan terhadap Ashma binti Marwan
Pembunuhan Kaab bin
Asyraf
Pembunuhan Seusai Menaklukkan
Mekkah
Home | Halaman Dalam | Forum Diskusi | Album Foto |