|
Home | Halaman Dalam | Forum Diskusi | Album Foto
Sejarah Masuknya Islam di India
http://www.historyofjihad.org/india.html
Perjuangan Hindu yg Sengit dan Terus
Menerus melawan Jihadi menghalangi Islamisasi India secara total
Berbeda dgn Islamisasi total Persia, Mesir, Mesopotamia (Irak), Turki,
Afrika Utara, Islamisasi India tidak tuntas. Setelah lebih dari 1000
tahun tirani Muslim, dari 715 - 1761, lebih dari 70% rakyat India tetap
Hindu. Ini BUKAN karena kebaikan Muslim, karena ini memang bukan ciri
khas mereka. Keberanian ksatria2 Hindulah yg mampu menghantam
keberingasan berdarah Jihadi berkali2 terlepas dari berbagai kekalahan
yg juga dialami pihak Hindu.
Muslim menyerang India hanya 4 tahun
setelah mereka menginvasi Persia
Tidak banyak yang tahu bahwa setelah menginvasi Persia th 634, Muslim
menginvasi kawasan Sindh di India th 638, jarak waktu yang 4 tahun. Tapi
sementara Persia takluk setelah 17 thn, mulai thn 651, Muslim sampai
memerlukan waktu 700 tahun utk menjajah India (sekarang Sindh menjadi
Pakistan, yg memisahkan diri dari India thn 1947).
Dan bahkan setelah itu merekapun tidak dapat memerintah India secara
damai. Perlawanan Hindu bukan saja sengit tetapi kebuasan kelompok
Maratha Hindu sampai menyaingi
kebuasan Muslim. Mereka, pada dasarnya, mengejar Muslim sampai
‘dimanapun mereka dapat ditemukan’. Taktik mengalahkan Muslim macam ini
juga diulangi di Ethiopia dan Sudan Selatan (Nubia) dimana orang2
Kristen Afrika dari Nubia menggunakan taktik gerilya utk mengejar setiap
dan semua Muslim sampai ke akar2nya. Hanya dgn cara ini mereka dapat
dikalahkan.
Taktik kotor Muslim melawan India:
memenggal kepala anak2
Serangan Arab Muslim melawan India sejak 638 berkali2 dapat dikalahkan
oleh para raja Makara (Makran) dan Sindh. Kealotan Hindu ini sampai
mengherankan Muslim. Setelah kampanye berdarah selama 80 tahun, Muslim
merebut Fort Deval (Debal, didekat Karachi sekarang) secara curang, dgn
menculik 3 anak-anak seorang petinggi Fort Debal, MEMENGGAL KEPALA SALAH
SEORANG ANAK DAN MENGANCAM AKAN MEMENGGAL YANG LAIN.
Dgn ancaman ini pihak Hindu terpaksa menyerah. Mereka namun demikian
tidak akan pernah melupakannya, saat pemimpin biadab Muslim, Mohammed
bin Kasim, mulai menancapkan cengkraman kotornya di India. Dua puteri
Raja Dabir yg ditangkapi Qasim juga ditangkap dan dikirim kepada sang
Kalif di Bagdad utk koleksi haremnya. Tapi puteri2 ini tidak semudah itu
dikalahkan. MEREKA MEROBEK HYMEN MEREKA DGN TANGAN MEREKA SENDIRI DAN
MENGATAKAN BAHWA KASIM telah mengambil keperawanan mereka. Ini membuat
marah sang Kalif dan memanggil Kasim ke Bagdad. Kasim dituduh melakukan
pengkhianatan ! Hukumannya ? Ia disekap dalam sebuah peti kayu bulat yg
ditancapi dgn paku didalamnya dan peti kayu itu digulingkan dari bukit.
Demikianlah kematian mengenaskan salah satu algojo Muslim India.
Cara kaum Rajput Hindu merongrong Muslim
selama 500 tahun
Setelah menjajah Sindh, Muslim menyerang Punjab tapi kalah. Kemudian
mereka menyerang Rajputana, tetapi kalah oleh Raja Bhoj, dan saat mereka
menyerang Gujarat, merkea dikalahkan para Chalukya (Solankis) dari
Anahilwada. Jadi dari thn
715 sampai 980, Muslim tidak maju2 dari Sindh. Hanya di thn 980, Muslim
bisa menyerang India lagi.
Cara Muslim memanfaatkan aristokrat
Hindu
Thn 980, panglima Muslim, Sabuktagin menggunakan mata2 utk mempelajari
taktik perang Hindu. Menurut mata2, Hindu memulai perang pada saat
matahari terbit dan mengakhirinya pada saat matahari terbenam. Setelah
mempelajari taktik in, Sabuktagin menantang raja Jayapal Shahiya utk
berperang dan keduanya menyetujui tempat dan waktu perang. Keduanya
sampai pada tempat yg ditentukan, satu hari sebelum tanggal perang yg
sudah ditetapkan dan keduanya saling mengirimkan utusan utk menyetujui
permulaan perang pada saat matahari terbit keesokan harinya. Tapi malam
itu juga Muslim menyusup masuk kamp Hindu dan membantai sebagian besar
tentara Hindu.
Keesokan harinya, sisa2 tentara Hindu mengundurkan diri ke ibukota
mereka, Kubha , sambil dikejar
Muslim. Kota itupun direbut Muslim dan menamakan kota itu;
KABUL. Hindu semakin terdesak ke
arah timur.
Taktik licik Muslim di Pertempuran
Lahore
Setelah merebut Kabul, Muslim menghancurkan semu kuil2 Hindu dan memaksa
orang2 Hindu masuk Islam. Setelah kekalahan raja Jayapal Shahiya,
puteranya, Anandpal Shahiya, memindahkan ibukotanya dari Kabul ke
Luvkushpura (Lahore). Ia mengumpulkan semua sekutunya dan menghadapi
penjajah Muslim yg sekarang dipimpin oleh putera Sabuktagin, Mahmud.
Kedua pasukan bertemu di pinggir sungai Ravi dekat Lahore. Muslim dibuat
hancur lebur oleh Hindu yg tidak juga mau menyerah kpd imperialisme Arab
biadab. Hindu menggunakan gajah yg dilengkapi dgn tameng. Muslim
menyadari kelemahan mereka. Mereka mengirim utusan ke Anandpala, dgn
alasan mencari damai dan dibiarkan keluar dari India dgn selamat. Guna
menunjukkan maksud baik mereka, mereka mengatakan bersedia utk datang ke
kamp Hindu utk makan siang. Anandpala sayangnya menyetujuinya, walaupun
ia diprotes keras oleh sekutu2nya.
Pihak Muslim mendatangi markas Hindu siang itu. Mereka berpura2
mengobrol dgn tentara Hindu dan meminta agar diperlihatkan tempat markas
para gajah. Sang tuan rumah yg ramah tamah sama sekali tidak mencium
akal bulus musuh mereka ini. Bagi mereka ‘tamu harus diperlakukan spt
dewa’ (Athithi Devoh Bhava).
Dgn diam2 Muslim menyelundupkan serbuk2 opium kedalam makanan gajah.
Beberapa saat kemudian pihak Muslim pulang dan Hindu yakin bahwa perang
kini selesai dan perdamaian segera akan tercapai dgn pembubaran kedua
markas perang mereka.
Tapi betapa kagetnya mereka setelah beberapa jam kemudian mereka
mendengar kavalri Muslim mengelilingi markas mereka dan memulai serangan
sengit dgn teriakan histeris ‘Allahuakbar’. Hindu dgn bingung segera
mempersiapkan gajah mereka dgn menaruh sadel di punggung gajah dan
segera menyerang Muslim secara semrawut. Mereka semakin shock ketika
gajah mereka menolak perintah dan malah melarikan diri dari ajang
pertempuran. Gajah2 itu sudah terkena pengaruh opium. Gajah yg
dikendalikan Pangeran Anandpala juga mulai lari kesana kemari. Ia
dikejar tentara Muslim yg memotong tali sadelnya dan mengakibatkannya
jatuh dari gajahnya. Ia terhempas ke tanah dan saat tidak berdaya,
MUSLIM MEMENGGAL KEPALANYA, menusuk
kepalanya pada ujung tombak dan memamerkannya pada pasukan Hindu.
Ini semakin membuat shock pasukan Hindu yg sudah kebingungan. Tidak
terbiasa dgn cara biadab memperlakukan seorang pemimpin macam ini,
tentara Hindu mengundurkan diri tetapi tidak lama kemudian merekapun
dibantai.
Penculikan dan Pembunuhan Tirlochanpala
oleh Muslim yg berpura2 sbg Sanyasi
Setelah kemenangan curang mereka di Lahore, cucu muda Jayapala Shaiya,
Tirlochanpala Shahiya, mengambil oper kekuasaan. Ia hanya teenager
berusia 17 tahun. Ia memindahkan ibukota dari Lahore ke Kangra, sekarang
disebut Himachal Pradesh.
Kerajaan Shahiya yg meliputi dari Heart sampai ke Haridwar, kini semakin
menciut menjadi hanya 1/5 bagian dan tidak memiliki posisi utk
menghalangi lajunya Muslim di India. Tetapi ia tetap melanjutkan contoh
ksatria ayah dan kakeknya dan bersekutu dgn raja2 Kashyapmeru (Kashmir)
dan Tibet, utk mengusir Muslim dari Punjab dan Upaganasthan
(Afghanistan). Gubernur Muslim dari Punjab, marah dan spt memang sudah
menjadi cirri khas Muslim, merencanakan akal bulus utk mengalahkan raja
muda itu.
Ia mengirimkan tentara yg berbusana spt tukang2 bertapa Hindu dari Kabul
membawa pesan2 damai bagi Tirlochanpala. Dgn tipu daya ini, mereka
diijinkan masuk rumah sederhana Tirlochanpala (karena kekayaan raja2
Shahiya habis dijarah Muslim). Begitu mereka masuk, tukang2 bertapa
bohong itu menyerang sang pangeran,
menggorok lehernya dan memutuskan kepalanya yg kemudian mereka
selundupkan keluar, dan meninggalkan pesan di dekat tubuh tidak
berkepala raja muda itu bahwa Islam akan jaya dan akan mengalahkan
siapapun yg ingin menghalangi jalan Allah.
Sisa2 tentara Shahiya, kehilangan pemimpin dan patah semangat. Mereka
bermigrasi ke pegunungan Himalaya dan menjadi peternak domba dan
kambing. Merkea kemudian dikenal sbg Gaddi. Gaddi2 ini sampai sekarang
masih eksis di Himalaya.
Jadi dgn kematian Tirlochapala, raja terakhir dinasti Hindu yg menguasai
Afghanistan dan Punjab hilang sudah. India harus menunggu
800 tahun
sebelum Raja Punjab, Maharaja Ranjit
Singh menaiki tahta pd abad 18.
Sama 800 tahun itulah
berlangsung tirani Muslim yg memaksa mayoritas Hindu Afghanistan,
Paktoonistan dan Punjab Barat menjadi Muslim.
Penjarahan Somnath oleh Mahmud Ghaznavi
Dgn habisnya dinasti Shahiya, India menjadi tempat jarahan Muslim yg
dipimpin Mahmud yg megnhancurkan kuil2 Hindu di Somnath, Palitana,
Thanesar (Staneshwara), Mathura, Kannauj, Khajuraho setiap tahunnya,
sambil tidak lupa mengambil budak bagi pasar2 budak Bagdad dan kota2
Muslim lainnya. Jarahannya terhdp kuil Hindu ternama,
Somnath di Prabhash Patan di
Gujarat sampai sekarang masih membekas di benak Hindu.
Tawanan2 Hindu ini
harus berjalan lewat pegunungan Himalaya bagian barat. Banyak yg mati
ditengah jalan. Muslim menamakan kawasan Himalaya Barat dgn
‘Hindu Kush’, yg berarti
Pembunuh Orang Hindu (Kush
berarti ‘membunuh’ dlm bahasa Persia). Nama ini masih
dipakai sampai sekarang dan merupakan peringatan bagi Hindu akan masa
tragis ini.
Kemenangan pertama Hindu tehdp Muslim di
Pertempuran Baharaich (Uttar Pradesh), 1033
Putera Mahmud, Masud, melanjutkan pengaruh ayahnya dgn menembus lembah
Gangga dan mendirikan markas di Baharaich, dan mengirimkan pesan kepada
raja2 Hindu disana utik menyerah dan memeluk Islam. (!!)
Spt biasa sebelum memulai perang, raja2 Hindu mengirimkan utusan kpd
Masud dan megnatakan bahwa tanah itu milik mereka dan pasukannyalah
harus hengkang dari situ dgn damai. Tapi Masud menjawab bahwa tanah itu
milik ALLAH dan ia bisa menduduki tempat manapun yg ia mau. Dan adalah
tugas sucinya utk menawarkan Islam kpd
siapapun yg belum mengakui Allah.
Tentara Hindu membabas habis tentara Masud. Setelah merasakan kekuasaan
Muslim selama 400 tahun sejak 638, pihak Hindu sudah mulai mengerti tipu
daya dan cara2 pengkhianatan Muslim.
Pertempuran Baharaich ini berakhir pada tgl 14 Juni 1033. Seluruh
tentara asing dgn panglima mereka berbaring tidak bernafas. Tidak
satupun tentara Muslim diijinkan hidup. Sampai sekarang di Baharaich
terletak kuburan Muslim penjajah itu, ‘Pangeran’ Ghazi Mian Masud.
Disitu ia dianggap sbg martir oleh penduduk Muslim setempat sbg seorang
‘Ghazi’ (yg berarti seorang Muslim yg mencapai kemartiran dng membunuh
non-Muslim). Dan setiap tahun, sampai sekarang, diadakan upacara Urs utk
memperingatinya.
Yg mereka ingin lupakan adalah keberanian tentara2 Hindu yg mengorbankan
nyawa mereka mereka demi kemenangan menentukan pertama melawan invasi
Jihad di India.
Setelah kemenangan Hindu yg sangat penting ini, India kembali damai
selama 1 ½ abad sampai dimulainya
invasi Muslim berikutnya dibawah kepemimpinan
Mohammed Ghori.
Jangka waktu 150 tahun ini, dari 1033 - 1187, membuat Hindu melupakan
sikap curang Muslim. Kerajaan Muslim Ghazni (asal pangeran Ghazi) di
Punjab Timur, mengadakan perdamaian dgn tetangga Hindunya dan orang
Hindu menyangka bahwa Muslim, spt penjajah lainnya akan berintegrasi dgn
masyarakat Hindu. Kebijakan Ghaznivid utk megnedarkan coin dlm bahasa
Sansekerta dan menggunakan versi Sansekerta nama2 Muslim, spt Mahamada
bagi Mohammed, seolah2 memberi kesan sifat damai Muslim.
Mohammed-ibn-Sam atau Mohammed dari
Ghauri, mant an Hindu yg menjadi algojo Hindu
1187, invasi Muslim berikutnya terjadi saat suku Ghor di Afghanistan,
merebut kekuasaan dari Ghaznavid di Ghazni. Ghori2 ini dulunya suku
beternak Hindu dibawah raja2 Shahiya, yg dipaksa masuk Islam oleh Muslim
Ghaznavid, yg mengusir Shahiya dari Afghanistan, th 980M.
Kini, setelah 200 tahun, mantan2 Hindu ini menjadi Muslim tulen dan
tidak sedikitpun menunjukkan warisan ke-Hinduan mereka, kecuali nama
mereka. Ghori atau Gauri berasal dari Gau yg berarti sapi, dlm bahasa
Sansekerta, yg menandakan profesi mereka sbg peternak sapi. Ironis bahwa
mantan2 Hindu ini kemudian terkenal sbg algojo Hindu.
Mohammed mengalahkan Solankis dari
Anahilwada, 1187
sampai disini dulu terjemahannya -----------selebihnya lihat saja
artikelnya dlm bahasa inggris.
---------------------------------------------
http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/viewtopic.php?t=1669&start
=0&postdays=0&postorder=asc&highlight=
Politically Incorrect Guide to Islamic Solidarity among Citizens
Islam is a peaceful religion that calls for
social and economic justice, solidarity among citizens and coexistence
with other religions
Bhai Dayala Ji dimasak dlm kuali
hidup-hidup oleh tentara Muslim (th 1675)
http://en.wikipedia.org/wiki/Bhai_Dayala
Bhai Mani Singh ji dipotong sepenggal
demi sepenggal untuk setiap penolakannya menerima Islam (th 1738)
http://www.searchsikhism.com/mani.html
Bhai Taru Singh ji dikuliti bagian atas
kepalanya hidup-hidup atas penolakannya masuk Islam (th 1745)
Bhai Mati Dass digergaji hidup-hidup
atas penolakannya masuk Islam
Bhai Subeg Singh ji and Bhai Shadbaz
Singh ji disiksa dengan "Roda Bergigi" atas penolakannya masuk Islam (th
1746). Keduanya meninggal sebagai martir Hindu.
http://illustratedpig.blogspot.com/
http://islamreview.org/AnwarShaikh/sexviolence/chapter9.html
Chapter 9
The Spiritual Arab
Imperialism, contoh kasus : islam di India
... Saya disini hanya akan menyampaikan contoh bgm
India mengalami proses
imperialisme Arab :
India dulu merupakan negara terkaya di dunia. Semua berlian2 yg paling
indah didunia ini bisa ditelusuri kembali ke India: Koh-i-Nur,
Darya-i--Nur, Great Mughal, the Florentine, the Sanci, the Shah, the
Regent, the Orloff – semuanya berasal dari India. Ini karena penambangan
berlian dan seni memprosesnya dimulai di India.
Kekayaan India itu juga yang menarik orang asing. Karena kekayaan negeri
itu, raja Muslim, Shah Jehan dipercaya telah membangun Taj Mahal dgn
biaya luar biasa sebesar 230,000,000 dollar uang sekarang ini utk
menunjukkan cintanya kpd isterinya (Walaupun ada versi lain yg
mengatakan bahwa Taj Mahal dulunya pura Hindu yg dicuri, diobrak abrik
dan diganti fungsinya oleh Muslim). Tanpa kekayaan India, raja ini tidak
dapat mendudukkan dirinya pada Mahkota Peacock (?) yg berharga 7,000,000
dollar. Iapun tidak mungkin dapat memiliki 2 kamar bawah tanah yg
memiliki kapasitas sebesar 150,000 cubic feet, penuh dgn batu2an dan
besi mulia.
...
Muhammad Bin Qasim adalah
penyerang Muslim pertama yg menginvasi India pd th 710 A.D. Ia merampas
kekayaan senilai 600 million dirham ditambah dgn beberapa ribu budak.
Ini merupakan angka yang luar biasa besarnya pada jaman itu. Dan
akibatnya, ia memeras kekayaan provinsi Sindh dan menyengsarakan mereka.
Tapi yang paling parah adalah bahwa perampasan ini adalah
tujuan agama mereka. Sang
penjajah memaksa para pendeta brahma (Brahmin) utk mengemis di jalanan
karena menyinggung Allah dgn patung2 mereka.
Cerita2 kebiadaban Mahmud Ghazanvi,
salah seorang perampok terbesar dalam sejarah yg menyiksa rakyat India
selama seribu tahun lewat persekusi sistimatis, perampokan dan balas
dendam, akan membuat bulu kudukmu berdiri. Sosok lelaki ini kecanduan
perambokan, barbaritas dan brutalitas sama spt orang jaman sekarang
kecanduan narkobat. Semua kejahatannya dilakukan atas nama Allah, yg
menuntut pemujaNya agar menghancurkan segala patung dan memuja diriNya
seorang diri, tanpa pernah menjelaskan mengapa menggunakan patung
dianggap salah tetapi memuja berhala yg
tidak kelihatan spt Allah dianggap baik. Kalau memang begitu,
Allah seharusnya menciptakan orang2 dgn keinginan utk memujaNya saja. Ia
tidak melakukannya, tetapi sebaliknya menikmati pembantaian, pencabik2an
tubuh dan kesengsaraan bagi mereka yg tidak mempercayaiNya. Tuhan macam
itu yg kehilangan tidak memiliki kebijaksanaan secuilpun harus dimusuhi
orang2 yg masih memiliki rasa moral.
Mahmud Ghazanvi, si pecandu perampokan itu memiliki hobi menyerang semua
kuil Hindu yg kaya di India. Ia sangat tertartik dgn orang Hindu yg
memiliki adat menghiasi patung2 mereka dgn emas, berlian dan batu2an
berharga lainnya. Sama spt serigala tertarik pada domba atau pemerkosa
tertarik gadis cantik.
Ia menyerang dan merampok India tidak kurang dari 17 kali ! Pada thn
1001M ia mengalahkan Jaya Pal, yg diperintahkan utk membayar uang
sandera sebanyak 250,000 kepingn emas dan kalungnya seharga 200,000
diners ditambah dgn denda 400,000 yg harus dibayar keluarganya.
Invasinya terhdp of Multan (1005-6A.D.) menambah “tabungan hasil
sanderanya” sampai 20,000,000 dirham. Bahkan angka yg lebih besar
didapatkannya dgn berbagai cara: contoh, ia mendenda Nawasa Shah 400,000
dirham ketika ia menyatakan telah meninggalkan Islam utk kembali pada
agama semula, Hindu. Peneryangan terhdp Bhimnagar di Kangra membawanya
uang rampasan sebanyak 70,000,000 dirham, selain berlian, perhiasan,
emas dan perak seberat 5 ton. "Kepatuhan" Mahmud pada agamanya sampai
menghasilkannya patung2 berlapiskan perhiasan permata milik Bhagawan di
Mathura, yang tidak berani melawannya tetapi membiarkan ribuan akyat
Hindu yg mencoba melindungi kehormatannya, dibunuh secara masal. Barang
rampasan dari Mathura begitu besar sampai tidak ada yg dapat menebak
secara pasti. Perkiraan paling rendah adalah 98,300 Misqal emas yg
dikenakan kelima patung kuil itu. Memang selera si Bhagavan sangat
tinggi ! Ditambah lagi 200 patung yg terbuat dari perak murni dgn berat
paling tidak 10 ton. Kota2 disekitarnya kota suci ini masih juga dipaksa
membayar 3,000,000 dirham dlm bentuk denda dan sitaan harta benda. Namun
perampasan kota Somnath, yg menghasilkannya 20,000,000 keping emas pada
akhirnya berhasil memuaskan Allah karena si perampok iblis itu tidak
pernah lagi kembali ke India.
Selain Mahmud, masih ada sejumlah perajah Muslim lainnya.
Selama 7 abad, mereka memperkosa
ekonomi tanah indah, Lakshami, yg penuh dgn emas, berlian, mutiara dll.
Kerakusan akan perampokan ini, yg ditingkatkan dgn semangat membunuh
JIHAD dianggap sbg bentuk pemujaan yg paling sempurna yg menjanjikan
surga !
Para penjajah Muslim terdiri dari berbagai bangsa : Arab, Turki, Persia,
Afghan dan Mughal. Setelah mengobrak-abrik India selama 7 abad, mereka
masih juga menganggap diri dinasti asing dan menolak mengidentifikasikan
diri sbg orang India. Sikap egois ini
tercermin dari fakta bahwa selama periode lama ini MEREKA TIDAK
MEMBANGUN SATUPUN UNIVERSITAS ATAU RUMAH SAKIT YG BERGUNA BAGI RAKYAT
INDIA. Satu2nya prestasi mereka adalah mendirikan rumah2 pelacur yg
dikenal sbg harem, taman2 indah dan gedung2 yang kelewatan mewah spt Taj
Mahal utk memuaskan dahaga romantis mereka yg penuh dgn nafsu birahi
tidak terkontrol, kecurangan dan absennya moralitas.
Karena mereka hidup dan mati sbg orang asing, mereka melakukan apapun yg
dpt menjamin kelangsungan dinasti mereka dan tidak sungkan2
menghancurkan segala yg dapat menguntungkan negara kelahiran mereka
(India), tempat mereka menikmati hidup dan akhirnya dikubur. Karena
mereka memerintah dgn tangan besi dan paksaan, meminta ijin rakyat
adalah konsep yg sangat asing bagi mereka. Agama mereka-- yg menjadikan
Muslim anak kesayangan Tuhan dan non-Muslim sbg makanan Setan, oleh
karena itu pihak Muslim harus menghina, melecehkan dan memburu si
non-muslim---adalah alasan utama permusuhan Muslim terhdp rakyat mereka
jajah. Malah, islam mewajibkan agar para raja Muslim memberlakukan India
sbg DARUL HARB, wawasan perang/medan tempur, dimana DAMAI DILARANG dan
penyiksaan, tirani, kesengsaraan menjadi metode sah.
Tidak pernah terpikirkan oleh mereka utk mendidik rakyat, meningkatkan
taraf hidup atau meningkatkan kekuatan tentara negara demi penyelamatan
negara. Tidak heran bahwa India justru mundur total pada masa
pemerintahan Muslim yg sangat lama itu dan mengundang kebencian dan
kedengkian rakyat. Kalau penguasa Muslim memperlakukan India sbg bangsa
mereka sendiri, maka rakyat India sekarang akan menganggap mereka
pahlawan, terlepas dari agama mereka. Jadi jangan heran kalau utk
selama2nya rakyat India akan memfokuskan kutukan abadi mereka kpd
Muslim.
Pantaslah kita sekarang membandingkan sejarah Muslim di India dgn
sejarah Inggris:
Henry VII adalah orang dari Wales (bukan dari England), yg diberikan
julukan raja England. Tetapi pada jamannya, ia menjadi “the best
Englishman” terlepas dari perbedasan bahasa dan budayanya. Puteranya,
Henry VIII, tidak hanya meniupkan semangat nasionalisme baru bagi orang
England/Inggris yg memulai cara2 pemerintahan melalui sebuah Parlemen,
yg akhirnya menjadi bentuk pemerintahan yg paling disukai di seluruh
dunia. Puterinya, Ratu Elizabeth I, menjadi wanita Inggris yg meletakkan
fondasi the British Empire, yg akhirnya merebut India dari tangan kotor
dinasti Mughal. Tidak heran, little England kemudian menjadi Great
Britain, tetapi India, terlepas dari ukuran wilayah dan sumber
ekonominya menciut menjadi kerdil ! Henry VII dan keturunannya yg
berasal dari daerah diluar England, menjadi pahlawan Inggris sementara
para penguasa Muslim di India hanyalah bandit tulen.
Ini semua karena agama mereka memperlakukan India sbg Dar-ul-Harb,
non-Muslim yg hina dan memang patut ditekan. Mereka juga memaksa Hindu
utk memeluk Islam agar dapat membantu pemerintahan Muslim. Ini yg
mengakibatkan doktrin DIVIDE ET IMPERA (Divide-And-Rule). Konversi masal
ini mencapai proporsi sangat tinggi pada masa raja Mughal, Aurangzeb.
…
Konversi masal ini karena penjajah Muslim, yg merupakan minoritas, sadar
juga bahwa mereka tidak dapat menundukkan rakyat secara terus menerus.
Oleh karena itu kemanapun mereka pergi mereka memproklamirkan bahwa
“semua muslim adalah saudara,” yg berarti tidak ada nasionalisme dalam
Islam dan semua pengikut (Mukmin) membentuk satu partai, yaitu PARTAI
ALLAH, yg tujuannya memerangi non-Muslim yg tergabung dlm Partai Setan.
Hindu2 yg dimuslimkan ini dijamin pekerjaan, status, hak istimewa dlm
politik, dibebaskan dari pajak Jizyah dan tanah yg sangat luas. Tapi
realitasnya mereka tidak lebih dari boneka penjajah yg mengabdi para
tuan asing dan oleh para tuan asingpun tetap dianggap rendah, jijik dan
najis.
…
Penguasa Muslim ini malah menambahkan sistim kasta dgn mengganti nama
mereka menjadi Sayyad, Qureshi, Farooqi, Siddiqi, Mirza, Malik, dsb. Dan
pada mereka ini ditanamkan kebencian pada India dan budaya India. Ingat
bahwa mereka sekaran bagian dari Darul Islam, dan bukan bagian dari
“dunia kafir najis.” Dan cara ini begitu berhasil sampai para mantan
Hindu ini tidak lagi dapat melihat kebenaran dimata mereka.
…
Utk mencapai surga, para pengikut Muhamad harus meletakkan kesetiaan
pada tanah Muhamad diatas kesetiaan pada tanah asal mereka, menerima
budaya Arab dan mengorbankan budaya mereka sendiri. Inilah akar Kerajaan
Spiritual Arab. Inilah sketsa rencana Islam yg dijabarkan sendiri oleh
Muhamad. Ia malah menganggap diri nabi bagi SEGALA bangsa;
"Every Prophet is appointed for his own nation but
I have been appointed the Prophet for all nations."
(Mishkat, 5500, Vol. 3)
Tetapi ketika kiblat diganti dari Yerusalem ke Kabah, baru kita bisa
melihat dangkalnya kebijaksanaan sang nabi. Ini berarti bahwa Muslim
non-Arab tidak memiliki kiblat mereka sendiri, yg merupakan lambang
kehormatan dan persatuan mereka. Mereka harus mengadopsi Kiblat Arab sbg
kiblat mereka dan oleh karena itu secara otomatis menerima hukum dan
budaya jazirah Arab sambil memutuskan hubungan dgn budaya asal mereka..
Inilah sekarang budaya mereka:
1. Kaabah adalah rumah Tuhan karena IA sendiri yg menyuruh Adam
membangunnya dan Ibrahim membangunnya kembali.
2. Kuburan Muslim harus menghadap Mekah.
3. Begitu suci Mekah sampai kalau anda buang air menghadap arah ini anda
dicap
Kafir.
4. Allah berbicara Arab, Quran dlm bhs Arab, bahasa yg sangat sulit;
semua Muslim harus mempelajarinya.
5. Hadits no. 5751 (Mishkat, Vol. 3) melaporkan nabi sbg mengatakan:
"Cintailah Arab karena 3 alasan karena (1) saya Arab (2) Quran dlm
bahasa Arab dan (3) bahasa penghuni surga juga bahasa Arab. "
6. Kaabah adalah pusat berkah Allah karena disana 120 rahmat suci
diturunkan setiap hari dan dibagi2kan kepada seluruh dunia.
7. Ibnu Majah melaporkan dlm hadith no. 1463, bahwa Namaz i.e. solat di
Mesjid Medinah memberikan rahmat 100 kali lebih banyak ketimbang solat
di mesjid lain, dan solat di Kaaba memberikan 100,000 rahmat ketimbang
solat yg serupa di mesjid2 lain !
8. Bahkan kuburan Arab yg dikenal sbg Jannat-ul-Mualla dan
Jannat-ul-Baquee adalah yg paling suci. Menurut hadith, mereka memandang
para penghuni langit spt matahari dan matahari nampak pada manusia di
bumi. Mereka yg dikubur disana akan langsung masuk surga terlepas dari
segala dosanya !
9. baca ayat berikut
[3.31] Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah
aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu." Allah Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang.
Nah, kalau ayat tsb dibaca dgn hadis (5) diatas, anda akan berkesimpulan
bahwa utk menjadi seorang Muslim, seorang Muslim non-Arab haru hidup
gaya Arab utk mendapatkan kasih dan pengampunan Allah !
10. Sekitar 2 juta Muslim dari seantero dunia setiap tahunnya datang ke
Mekah utk upacara haji. Ini merupakan pemasukan besar bagi Arab,
mengingat kecilnya jumlah penduduk mereka, shg mereka dpt hidup dgn
standard yg mirip dng orang Eropa.
Upacara haji ini merupakan bagian dari budaya Arab dari dulu; budaya ini
dikembangkan dari prinsip2 berhala India spt Trimurti, Sabeanisme,
cerita2 takhyul setempat. Tidak ada bukti sejarah bahwa Kabah pernah
dibangun kembali oleh nabi Ibrahim.
Bahkan dijaman Muhamad, Kabah merupakan pusat pemujaan berhala dgn
kebiasaan mencium Hajar-Aswad, yg didukung “nabi” karena ini
merupakan lambing budaya nasional Arab. Praktek berhala ini disukai
orang Arab yg akhirnya membantu ”nabi” mendptkan pengikut.
Upacara haji ini sudah berlangsung sejak jaman pra-lslam. Ini tidak
bedanya dng berhala jaman sekarang. Orang mencium batu hitam termasuk 7
kali mengelilingi Kabah, yg dianggapp melambangkan perjalanan bintang
dlm tradisi berhala Yemen.
Bahkan nama Allah sendiri adalah nama
dewa tertinggi Kabah. Bahkan sebelum lahirnya Islam, nama ayah Muhamad
adalah Abd Allah i.e. pengabdi Allah.
…
Dalam rencana akbar penyebaran Arabisme ini, nabi sendiri menempatkan
dirinya pada tingkat tertinggi pengabdi Allah, yg bersama dgn
malaikat2Nya memberikan segala apa yg diminta Muhamad. Oleh karena itu
cinta dan kepatuhan kpd Muhamad adalah Islam sejati dan Allah tidak lain
dari nama lain bagi Muhamad karena Allah sendiri tidak berarti apa2
TANPA Muhamad !
Cara terbaik mempraktekkan Islam adalah dgn memperlakukan Muhamad sbg
Contoh:
"You (Muslims) have had a good example in God's Messenger (Muhammad) for
whosoever hopes for God and the Last Day."
( The Confederates, X X XII 1: 20 )
Muslim harus mencontoh setiap gerakan nabi, bgm merasa, bertindak,
makan, berbicara, berjalan, tidur dan berpakaian sptnya. Inilah budaya
Imperialisme Arab.
Namun walaupun Muslim dimanapun didunia
ini adalah orang yg paling tertekan, kekurangan dan sengsara, merkea
tidak mau menanggalkan Islam, sumber penderitaan mereka. Mereka dgn
bahagia mengalami penderitaan akibat Imperialisme Spiritual Arab,
menanti2 manis2an di surga nanti. Luar biasa harga yg harus dibayar utk
bisa menikmati kepuasan birahi di akhirat nanti !//
http://www.news.faithfreedom.org/index.php?name=News&file=article&sid=
220
Islam and The Dhimmi India
Posted by: S. Prasadh on Friday, July 07, 2006 - 12:49 AM
Muslim menganggap patriotisme terhdp sebuah negara sbg NAJIS. Baru2 ini
Muslim India mengeluarkan fatwa terhdp lagu kebangsaan India. Peristiwa
sederhana ini menggambarkan bahwa setelah satu abad di INdia, Muslim
India adalah muslim terlebih dahulu dan baru orang India.
Berikut ini penjelasan saya ttg tingkah laku muslim di tanah dhimmi
INDIA (dhimmi=penduduk asli/non-muslim dijadikan warga kelas dua)
PENDAHULUAN
Muslim (Muslim tulen) dimanapun dgn siap berkhianat terhdp negara
leluhur mereka. Para Mullah dari Haiderabad baru2 ini mengeluarkan fatwa
terhdp lagu kebangsaan India, “ Vande Mataram,” yang berarti :
“negaraku, saya tunduk kepadamu”. Para mullah meminta agar para orang
tua memboikot sekolah2 dimana mereka diwajibkan utk menyanyikan lagu
itu. Mengapa ? Ini beritanya :
MASALAH
Menyongsong tahun akademi baru yg dimulai minggu depan dgn ramainya
proses pendaftaran di sejumlah kota—para mufti mengeluarkan fatwa
meminta Muslim agar tidak mengijinkan anak merkea bersekolah di sekolah
dimana Vande Mataram dinyanyikan setiap pagi. ANak2 itu harus segera
dipindahkan ke sekolah lain, demikian perintah fatwa.
Mufti2 tsb, termasuk presiden India Sunni Ulema Board, Mulana Syed Shah
Badruddin Qadri Aljeelani, Moulana Mohammed Hasnuddin, Moulana Mohammed
Mastan Ali, Nazima Aziz dan Rizwana Zarreen dari Jamiat--ul—Mominath.
“Vande Mataram ditulis oleh Bankim Chandra Chatterjee. "
Lagu ini menekankah agar orang India memperlakukan Negara mereka spt
Tuhan. Muslim tidak dapat meminta utk melalukan hal ini,” kata Mulana
Badruddin Qadri Aljeelani kpd TOI (Times of India) setelah menerbitkan
fatwanya itu. Bahkan kalau sekolah2 ini menawarkan pendidikan kelas
tinggi, mereka tidak dapat memaksa siswa utk melanggar norma2 shariah.
Muslim tidak dapat berkompromi dgn Kalma--e--Tayyaba, rukun islam
palingutama yg mengatakan hanya ada satu Allah dan Muhamad rasulullah,
ditambahkannya.
Orang tua yg mengirim anak2 merkea ke sekolah2 itu melakukan tindak
'Gunaah--e--Kabira'. Begitu orang mulai percaya bahwa ada lebih dari
satu Tuhan, ini dianggap sbg Shirk (anti--Islam), kata Mulana Mufti
Hasnuddin. Penguasa sekolah tidak dapat memaksa anak2 Muslim utk
menyanyikan Vande Mataram atau apapun yg dilarang Islam, kata Mastan
Ali.
Utk mengerti proses bagaimana orang Hindu India dirubah menjadi Muslim
picik, tidak toleran dan biadab terhdp negara leluhur mereka sendiri,
kita harus menengok sejarah Islam di India.
Kutipan2 ttg sejarah Islam India
Kejahatan yang paling biadab yg dilakukan para pengikut Mohamad alias
jihadis adalah terhdp orang2 Hindu tidak bersenjata dan pencinta damai
di India. Seluruh peradaban Hindu yg dinamakan dgn Peradaban Saraswati
dipenggali dan dibumi hanguskan sampai tinggal debu. Kedalaman dan
luasnya
holocaust terhdp Hindu ini begitu mengagetkan sampai tidak
memungkinkan otak manusia utk mengerti. Ajaran Kitab Weda India, juga
dikenal dgn Bharatvarsha dan meluas dari Afghanistan sampai ke Jepang.
Tetapi 1400 tahun yang lalu, Muslim2 yg seperti kesetanan ini
menghancurkan Bharatvarsha lewat pengkhianatan dan teknik2 yang tidak
setetespun didasarkan kpd kemanusiaan. Ini tindak kejahatan terhdp
peradaban terbesar yg pernah dikenal orang.
- Dari ‘Rape of a Civilization’,
oleh Kuldeep Razdan, Sword of Truth, September 4th, 1999
"Perebutan tentara Mohamadan terhdp India mungkin adalah yang paling
berdarah dlm sejarah manusia. Ini sebuah kisah mengerikan karena intinya
adalah, peradaban adalah hal yang indah, yg setiap saat bisa dihancurkan
oleh invader barbaris dari luar ataupun dari yg membengkak jumlahnya
dari dalam."
- W. Durant, "Story of Civilization"
Di bagian2 lain di Asia dan Eropa, negara2 yg direbut pasukan Muslim,
segera memilih masuk Islam ketimbang memilih mati. Tapi di India, karena
perlawanan alot agama Hindu yg sudah berusia 4000 itu, penjajahan Muslim
bagi Hindu hanyalah sebuah perjuangan murni atnara hidup dan mati.
Seluruh kota2 dibakari habis dan penduduk dibantai. Setiap kampanye
perang membawa ratusan ribu korban dan jumlah yg sama dideportasi sbg
budak.
Setiap invader baru membuat bukit atas tengkorak2 orang2 Hindu.
Jadi, perebutan Afghanistan pd th 1000, diikiuti oleh annihilasi seluruh
populasi Hindu disana; memang, kawasan itu masih juga disebut HINDU
KUSH, atau 'PEMBANTAIAN HINDU'. Sultan2 Bahmani di India pusat,
menjadikan patokan agar membunuh 100.000 Hindu dalam setahun. Th 1399,
Timur the lame (Timur si Cacad) dikatakan
membunuh 100.000 Hindu DALAM SATU HARI,
dan ini menurut sejarawan Muslim sendiri. Koenraad Elst mengutip
Professor K.S. Lal dlm bukunya, "Growth of Muslim population in India",
yg mengatakan bahwa menurut perhitungannya,
penduduk Hindu berkurang sebanyak 8O
JUTA antara th 1000 dan 1525. ... Kami tidak pernah dapat
mengukur luka fisik luar biasa yg dilakukan invasi Muslim terhdp India.
Yg lebih sulit adalah mengukur kehancuran moral dan spiritual terhdp
Hindu India.
- Dari “Negationism and the Muslim
Conquests,” oleh Francois Gautier
Muslim MENCURI
ALJABAR milik Arya Bhatta, tetapi penemuan dan kemajuan teknologi
apa yg akhirnya ikut dihancurkan oleh Islam di India kita tidak pernah
akan tahu.
KESIMPULAN
Ada pepatah kuno di India “Sama,Veda,
Dhana, Dandam” adalah 4 metode dasar yg perlu diterapkan setiap
orang:
Sama: Ini metode pertama. Kau hanya perlu mengatakan kpd orang "ini
harus dilakukan"
Veda: Orang yg tidak mengikuti Sama, harus ditegur “jika kau melakukan
ini, inilah yang akan kau dapatkan, dan jika kau tidak melakukannya,
inilah yang tidak akan kau dapatkan"
Dhana: Ternyata Veda juga tidak dituruti, maka katakan padanya "Kalau
kau melakukan ini saya akan menghadiahkanmu"
Dandam: Teman kita masih menolak
juga utk melakukan Dhana, jadi kau mengatakan "Kalau kau tidak melakukan
itu juga, saya akan hajar kau !"
ISLAM sukses dlm mendapatkan reputasi seputar dunia bahwa Dandam adalah
satu2nya cara mematahkan kesombongan Muslim !
Akar segala kemunafikan dan agresi adalah ISLAM, ideology setan yg
diciptakan nabi psycho. Cinta kasih adalah bagi manusia. Spt dikataan
anggota senat, Mr. Ackerman kpd negara2 muslim “Jika kau ingin
diperlakukan spt India, bertindaklah spt”, dgn kata lain, Kalau kau
ingin diperlakukan spt manusia, bertindaklah spt manusia, Jangan
merendahkan dirimu kpd ideology psycho biadab dari abad ke 7.
S.Prasadh
---------------------------------------
TERPECAHNYA
BANGLADESH
Terlepas dari jaminan keamanan yg ditawarkan oleh pemimpin2 Muslim kpd
13 juta non-Muslim yg Hindus, Buddhis dan Kristen yg sejak turun temurun
tinggal di Pakistan, begitu bagian dunia itu di-Islamkan, mulailah
kesengsaraan mereka detik itu juga. Pertama, non-muslim (khususnya
Hindu) dituding sbg penyebab segala hal yg tidak beres di Pakistan.
Mulai slogan2 spt : "Islam terancam bahaya karena Hindu2 kafir."
Persenjataanpun dibagikan kpd massa Muslim dan tanah Hindu direbut
secara paksa. Wanita Hindu secara ramai2 diculik, diperkosa dan
di'nikahi' Muslim shg poligami merebak dimana2.
Islam menjadi akronim bagi Intoleransi, Pembantaian, Penjarahan,
Pembakaran rumah/pura dan pelecehan wanita Kafir.
1950, sekitar 1/2 juta Hindu dibantai di Pakistan dgn tingkat kebrutalan
yg tidak dapat dibayangkan. Sekitar 4.5 juta kafir mengibrit ke India
namun pemerintah India mengunci perbatasan karena takut pengugnsi hanya
akan mengakibatkan kekerasan antar penduduk Hindu dgn Muslim. 8 juta
Hindu ditinggal dlm ketakutan di Pakistan.
Antara 1951 - 1970, 4 juta pengungsi menyelundup lewat perbatasan ke
India dari agama damai dan hukum2nya. Tanah dan harta benda
mereka direbut oleh pemerintah Pakistan yg tadinya berjanji utk
menyimpannya dlm tabungan escrow nasional dan dibagikan kembali saat
urusan dgn India beres. Sementara itu, non-muslim yg mencari keselamatan
dari kedamaian yg ditawarkan Islam dibiarkan tanpa uang sepeserpun dan
lontang lantung menjadi gelandangan di jalan2 Bengali di India.
Bahkan antara sesama Muslim di BangladeshPUN tidak ada ketentraman. Thn
1971, pecah perang saudara dan terciptalah
Bangladesh, negara Muslim yg memisahkan diri dari negara Muslim
Pakistan
! Dlm
prosesnya, tiga juta orang dibantai Muslim Pakistan yg dipanas2i utk
membunuh Hindu kafir dan Muslim Bangladesh yg "1/2 kafir".
SPt dikatkaan MajGen Pakistan, Sawkat Reza:
"Kami
telah merampungkan pekerjaan
mulia atas nama agama kami ....".
200.000 wanita minoritas
DIPERKOSA dan kebanyakan dari mereka dibunuh secara brutal oleh bayonet2
yg menunjukkan sadisme sexual. Banyak wanita diborong dgn kapal
laut ke Saudi dan dijual sbg budak, praktek yg sampai titik ini (2007)
masih berlaku. Uang hasil penjualan wanita ini masuk ke kas negara
Pakistan.
Strategy Islam, spt biasanya, adalah mengurangi jumlah kafir sampai NOL.
Bangladesh mencapai ini di daerah Mymensingh Utara, dimana pd thn 1947
berpenduduk 90% Kristen. Karena penindasan brutal pd thn 1964 dan 1971,
semua Kristen Garo lari ke India. Distrik Chittagong thn 1947, tadinya
98% Buddhis. Karena tidak mendapatkan suaka di India, kebanyakan dari
mereka lari ke Arakan di Burma.
ke-11 juta dhimmi yg tertinggal hidup sbg warga kelas dua di Bangladesh.
Semua lowongan kerja pemerintah tidak diberikan kpd orang2 'najis' ini
dan mereka juga tidak diijinkan menikmati universitas (persis spt di
MALAYSIA sekarang ini!!). Komite Syariat Munir menegaskan: .... .
Mereka tidak akan
menjadi warga penuh; mereka tidak memiliki suara dlm pembuatan UU, tidak
diberikan hak utk menduduki jabatan pemerintah."
Taslima Nasrin, seorang murtad, menulis buku ttg kekejaman terhdp
non-muslim dlm bukunya "Lajja" (MALU!) dan langsung serta merta disensor
oleh Bangladesh dan kelompok "mullah" memasang harga
50,000 taka atas nyawanya, th 1993. India, karena takut kerusuhan
Muslim, juga melarang bukunya.
Kekejaman terhdp non-muslim masih berlanjut di bagian barat
Pakistan, dan cerita2 naas masih berlanjut sampai detik ini. Bedanya
adalah bahwa apa yg dialami Hindu di India kini dialami non-muslim
DILUAR India. Bedanya adalah bahwa muslim disana BELUM memegang
kekuasaan. Hati2lah !
http://www.fomi.nu/phpBB2/viewtopic.php?p=19339#19339
Politically Incorrect Guide to SIMMERING TENSIONS
Salah satu perselisihan politik yang dilatarbelakangi oleh agama yang
paling sengit terjadi saat ini adalah antara kaum Hindu dan Muslim.
Banyak yang mengira pertikaian ini dimulai ketika gerakan nasionalis
Hindu India di awal tahun 1900-an menolak untuk memenuhi keinginan kaum
India Muslim. Memang betul bahwa hal ini menyebabkan pertikaian jadi
lebih sengit. Pada saat hampir merdeka dari penjajahan Inggris, sudah
jelas kaum Muslim dan Hindu tidak bisa hidup bersama dengan damai dalam
satu negara. Pihak Muslim khawatir diperintah oleh kaum Hindu yang
jumlahnya jauh lebih banyak. Tapi bahkan setelah dipisah menjadi dua
negara merdeka India dan Pakistan, persoalan tetap saja berlanjut.
Sampai saat ini kaum Hindu dan Muslim masih saja terus bertikai.
Pertumpahan darah di India sudah berusia berabad-abad lamanya.
Pertentangan di India ini dimulai sejak Islam menyerang India di tahun
600an. Penaklukkan Islam atas mungkin adalah kisah sejarah yang paling
berdarah dalam sejarah manusia. Qur’an mensahkan pembunuhan yang
dilakukan Muslim: maka bunuhlah
orang-orang musyrikin itu dimana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah
mereka. Kepunglah mereka dan intailah ditempat pengintaian (Q
9:5); dan juga ini Maka janganlah
berkawan dengan mereka sampai mereka meninggalkan rumahnya dalam jalan
Allah; jika mereka balik (membenci) maka tangkaplah mereka dan bunuh
mereka di manapun kalian menemukan mereka, (Q.4: 89) Sudah jelas,
tiada tuhan selain Awloh. Maka dari itu kaum Hindu tidak bisa hidup
berdampingan dengan damai dengan agama yang sangat agresif dan tidak
bertoleransi ini.
Jumlah korban yang dibunuh dalam penyerangan awal tidak akan pernah bisa
diketahui. Perkiraan jumlah berdasarkan pada catatan sejarah yang
ditulis Muslim dan perhitungan demografi. K.S. Lal menulis di bukunya
“The Growth of Muslim Population in India” bahwa diantara tahun2 1000 M
dan 1500 M, populasi umat Hindu berkurang 80 juta.
Saat ini
80.5 % masyarakat beragama Hindu
13.4 % masyarakat beragama Islam
1,80% masyarakat beragama Kristen
1.84 % masyarakat beragama Sikh
0.76 % masyarakat beragama Buddha
Kaum Muslim berjumlah hampir 16% dari 1 milyard lebih orang India, dan
ketegangan hubungan dengan kaum Hindu seringkali mengakibatkan kerusuhan
masal.
Aku heran mengapa ini bisa terjadi?
Dalam sejarah Islam dinyatakan bahwa di tahun 630 setelah Muhammad
menaklukkan Mekah, dia menghancurkan semua patung2 berhala (termasuk
sebuah patung burung dara, yang di jaman modern merupakan lambang
perdamaian) di Ka’abah. Penghancuran2 terhadap simbol2 dan keberadaan
agama lain masih terus dilakukan kaum Muslim sampai hari ini seperti
yang bisa disaksikan dalam pembakaran gereja2 di Australia.
Di India juga terdapat mesjid2 seperti Mesjid Al-Aqsa di Yerusalem, di
mana para Muslim membangun tempat ibadahnya di atas puing tempat ibadah
agama lain.
Ayodhya saat ini hanya merupakan kota kecil yang kumuh dengan arsitektur
Hindu dan sedikit pengaruh budaya Mughal. Masyarakatnya kebanyakan
beragama Hindu, dan yang lainnya adalah Muslim, Jain, dan Buddha. Akan
tetapi, sejarah dan warisan Ayodhya tidak tertandingi pentingnya bagi
seluruh umat Hindu di India dan seluruh dunia.
Ayodhya dahulu adalah kota yang tertua, terbesar dan termegah diantara
kota2 India, dan merupakan ibu kota kerajaan Hindu Kosala dengan rajanya
yang terkenal yakni Raja Dasaratha, monarki ke 56 dari garis keturunan
yang berasal dari Raja Manu.
Rama dan Lakshmana sedang berburu.
Di babak awal kisah Ramayana, ditulis tentang kota yang megah, kejayaan
kerajaan dan kebajikan, kekayaan dan kesetiaan masyarakatnya terhadap
rajanya. Raja Dasaratha adalah ayah Rama Chandra, yang lebih dikenal
sebagai Dewa Rama, Avatara (titisan) ke 7 dari Wishnu, sang Dewa Maha
Agung; yang merupakan wakil dari Dewa Dharma. Banyak orang Hindu percaya
bahwa Rama lahir di Ayodhya di tempat yang bernama Ram Janmabhoomi,
tempat Mesjid Babri yang sekarang terlantar. Menurut kisah Ramayana,
Ayodhya diperintah oleh Ikshvaku yang merupakan anak dari Manu.
Gambar Rama.
Dengan penyerangan Islam ke India di abad ke 9 M, Ayodhya dan kuil2
Hindu jadi korban penjarahan dan penghancuran yang dilakukan Muslim.
Mesjid2 lalu didirikan di atasnya. Di bawah kekuasaan Muslim di Ayodhya,
maka hilanglah semua posisi dan kepentingan ekonominya terhadap Lucknow
dan Kanpur.
Mesjid Babri
Shaid Khan is
aknowledged as the photographer.
Mesjid Babri (also Babri Masjid بابری مسجد) adalah mesjid yang dibangun
atas perintah kaisar Mugal pertama, Babur, di Ayodhya di abad 16 M.
Sebelum tahun 1940-an, Mesjid ini dikenal dengan nama Masjid-i
Janmasthan (artinya: mesjid tempat kelahiran). Mesjid ini berdiri di
atas bukit Ramkot (artinya: benteng milik Rama) yang juga disebut
sebagai Janmasthan (artinya: tempat kelahiran).
Diperkirakan bahwa Babur menghancurkan kuil yang ada di tempat itu yang
dipercaya umat Hindu sebagai kuil tempat Rama lahir. Mesjid Babri
merupakan salah satu mesjid yang terbesar di Uttar Pradesh yang
merupakan sebuah propinsi di India dengan 13 juta kaum Muslim. Terdapat
beberapa mesjid lain yang lebih tua di kota ini, seperti misalnya Mesjid
Hazrat Bal yang dibangun oleh raja2 Shariqi. Tapi dari semuanya, Mesjid
Babri-lah yang terbesar.
Raja Babur
Ram Janmabhumi merupakan tempat keramat bagi umat Hindu karena mereka
menganggapnya sebagai tempat kelahiran Rama yang dipercaya sebagai wujud
sempurna kebenaran, keberanian, keperkasaan dan sifat2 kebajikan
lainnya. Apakah tujuan Babur mendirikan mesjid di tempat itu selain
untuk menunjukkan kemenangannya dan untuk menghina umat Hindu? Banyak
Muslim yang menganggap kuburan Moinuddeen Chisti di Ajmer sebagai tempat
keramat karena dia dianggap sebagai imam Sufi. Tidak ada latar belakang
sejarah serupa di Masjid Babri, karena tujuan pembangunannya bukan untuk
menghormati tempat keramat.
Untuk mengerti penghancuran kuil Hindu oleh Babur dan keturunannya dan
tindakannya yang membangun mesjid di atasnya, kita harus menyadari bahwa
sikapnya merupakan bagian dari kepercayaannya. Inilah yang dikatakan
salah satu keturunannya, cucu dari Aurangazeb, yang menyatakan bahwa
mesjid2 harus didirikan di atas kuil2 yang dihancurkan: “ … untuk terus
menampakkan kemenangan Islam, penguasa2 Muslim alim harus terus menekan
semua kaum pagan tunduk di bawah Islam, terus bayar Jizyah, memaksa
tanpa perkecualian Raja2 Hindu untuk menari sewaktu perayaan Idul Adha
dan biarkan mereka menunggu sambil berdiri di luar mesjid sampai saat
sembahyang selesai … dan terus bersembahyang di hari Jum’at di dalam
mesjid2 yang dibangun di atas reruntuhan kuil2 kaum penyembah berhala
Hindu yang terletak di Mathura, Banaras dan Avadh …”
Benar2 perkataan seorang keturunan Aurangazeb yang sejati! Dari
pernyataan itu terjawab sudah pertanyaan tentang apa hak Babur untuk
menghancurkan kuil dan membangun mesjid di atasnya: ideologi yang
dipercayai Babur – seperti yang dijabarkan keturunannya – memberinya hak
untuk melakukan itu. Ideologi ini melihat segala hal di luar Islam
sebagai obyek untuk dihina dan dihancurkan. Ini bukan berarti orang lain
harus menerima ideologi ini, apalagi pihak korbannya. Dengan menerima
kesahihan berdirinya Masjid Babri di Ram Janmabumi berarti menerima pula
superioritas ideologi Babur di atas masyarakat mayoritas yang jauh lebih
banyak di India, dan berarti pula mengakui haknya untuk memaksakan
ideologi ini dengan paksa. Ini semata-mata adalah bentuk penjajahan.
Simbol2 Nasional
Setiap negara yang hidup memiliki simbol2 nasional. Bagi India, simbol
nasional mereka adalah Ayodhya. Akankah orang Amerika membiarkan sebuah
mesjid didirikan Osama bin Laden di atas reruntuhan Mount Vernon (rumah
George Washington) atau Patung Liberty? Begitu pula arti Westminster
Abbey di London lebih dari sekedar gereja, karena bangunan ini merupakan
kesatuan tak terpisahkan dengan sejarah dan tradisi Inggris. Begitu pula
anggapan masyarakat India terhadap Ram Janmabhumi: tempat itu adalah
tempat keramat bagi umat Hindu karena alasan2 sejarah, budaya dan
nasionalisme – dan bukan hanya sekedar tempat beribadah.
Banyak orang yang meskipun tidak lagi beribadah di kuil atau gereja
masih menganggap tempat itu keramat karena alasan2 budaya dan sejarah.
Untuk memperjelas masalahnya: dapatkah ketua teroris Osama bin Laden
mengaku punya hak ideologi untuk menghancurkan Kuil Venkateshwara di
Tirupati atau Kuil Emas di Amritsar dan membangun mesjid di atasnya
untuk menandai kemenangan agamanya? Atau bolehkah George Bush
menghancurkan Mekah hanya karena dia sanggup melakukannya? Tempat2
seperti Ram Janmabhumi, Westminster Abbey, dan Patung Liberty bukanlah
sekedar bangunan2 yang boleh dipertukarkan atau diduduki dengan paksa
dan lalu dihancurkan.
Karena
itu, inilah kebenaran yang sesungguhnya: Ram Janmabhumi adalah simbol
nasional, sedangkan Mesjid Babri adalah simbol penjajahan Babur.
Masjid Babri
dihancurkan massa Hindu yang ngamuk pada tanggal 6 Desember, 1992.
Murka di Gujarat
Di tahun 1969, hampir 2.500 tewas dibunuh di pertikaian massal terburuk
antara masyarakat Hindu dan Muslim di anak benua itu setelah terpecah
menjadi India dan Pakistan di tahun 1947. Serangkaian kerusuhan masal
mengguncangkan kota itu di tahun 1980-an dan sekali lagi di tahun 1992
yang diikuti dengan penghancuran Mesjid Babri oleh aktifis Hindu di kota
Ayodhya, India Utara. Setelah itu berlangsung satu dekade yang relatif
damai, dengan beberapa kejadian kekerasan anti-Kristen di beberapa suku
daerah tiga tahun yang lalu.
Pertumbuhan ekonomi yang pesat di tahun 1960-an dan 1970-an mengubah
Gujarat menjadi salah satu propinsi2 yang terkaya dan paling berkembang
bidang industrinya di India. Dengan berkembangnya industri, terutama
usaha tekstil, ini berarti banyak orang dari propinsi lain di India yang
datang ke tempat itu. Orang2 pendatang ini tidak terbiasa dengan tradisi
ajaran Gandhi.
Ketika resesi ekonomi terjadi di tahun 1980-an, banyak pabrik2
pemintalan terpaksa ditutup. 50.000 orang kehilangan pekerjaan. Perasaan
frustasi dan tiadanya lapangan kerja menyebabkan banyak orang melakukan
kejahatan dan Gujarat sekarang punya dunia hitam yang besar, kedua
setelah Bombay. Salah satu ketua2 kelompok kriminal terbesar di negara
itu di tahun 1980-an adalah seorang Muslim yang membangkitkan ketegangan
antar umat beragama. Uang dalam jumlah besar digunakan untuk
menyelundupkan senjata2, barang2 gelap dan perak dari Pakistan ke Bombay
melalui Gujarat.
Banyak dari jumlah uang itu yang jatuh ke tangan pemimpin2 agama yang
ekstrim. Gang2 kriminal secara terang2an membela pihak2 tertentu di
kerusuhan massal, dan ini membuat kekerasan2 semakin menjadi dan
berdarah.
Hampir 2,000 orang, kebanyakan Muslim,
dibunuh di kerusuhan Gujarat yang dimulai dengan pembakaran sampai mati
59 orang Hindu di kabin kereta api tak jauh dari stasiun kereta api
Godhra oleh sekelompok Muslim.
Ratusan gadis2 dan wanita diseret ke luar rumahnya, ditelanjangi di
hadapan keluarga mereka sendiri dan ribuan penyerang. Mereka dihina,
diejek dan diancam. Mereka diperkosa, kebanyakan diperkosa
beramai-ramai, dipukuli dengan tongkat, ditusuki dengan trisula dan
pedang, dipotong payudaranya dan dirobek perutnya, ditusuk vaginanya
dengan benda secara paksa. Akhirnya para korban wanita ini
dipotong-potong atau dibakar sampai mati. Sekitar 250 sampai 300 wanita
mati.
Pihak Amnesty International berkata polisi lokal dan tim penyelidik dari
pemerintah gagal memeriksa kasus2 atau sengaja menutupinya dengan alasan
kurang bukti. Kausar Bano yang pada saat itu sedang hamil 9 bulan
dirobek perutnya dengan pedang. Fetus (janin) dikeluarkan dari perutnya,
dibunuh dan lalu dilemparkan ke dalam api sebelum akhirnya dia sendiri
juga dibakar sampai mati.
Pemerintahan nasionalis Hindu di Gujarat yang terus berkuasa dikritik
habis oleh kelompok2 hak azasi manusia dengan tuduhan membantu perusuh
dan tidak dapat mengendalikan mereka.
Pada saat penyerangan2 terjadi, pihak polisi berdiri saja atau bahkan
ikut bergabung di dalam kerusuhan. Sewaktu korban memasukkan keluhan,
polisi seringkali tidak mencatat keterangan mereka dan tidak melakukan
penyelidikan.
Keterangan di bawah inilah yang menyulut satu kerusuhan massal diantara
ribuan pertikaian di seluruh dunia di mana Muslim terlibat.
Foto2 di bawah menerangkan mengapa terjadi reaksi yang sangat keras
setelah kejadian Godhra …
PEMBAKARAN 59 ORANG HINDU OLEH MUSLIM:
11
Orang Dipenjara Seumur Hidup
VADODARA: Persidangan yang berlangsung cepat di Godhra hari Rabu
menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup bagi 11 orang karena membunuh
11 anggota masyarakat minoritas di desa Anjanwara di daerah Panchmahals
setelah kejadian kerusuhan masal di Godhra.
Tapi 18 tertuduh lainnya dibebaskan karena kurang bukti. Hakim R. D.
Thackar menghukum tertuduh utama yakni Dalpa Baria dan 10 orang lainnya
yakni Kalu Soma, Kalu Sana, Bana Fata, Raising Fula, Dhana Rupa, Salam
Aba, Balvant Jeeva, Natwar Kalu, Ratna Kalu and Rupa Soma penjara seumur
hidup.
Tiga lainnya yakni Raising Punja, Bharat Punja dan Dhana Rupa dihukum 10
tahun penjara. Pihak pengadilan menyelidiki kesaksian dari 80 saksi
sebelum menjatuhkan hukuman.
Jadi sekali lagi Muslim adalah korban2
terbesar atas tindakan2 kriminal yang dilakukan oleh Muslim.
365 hari, 80 penangkapan, Pota... penyelidikan terus berlanjut
http://www.ahmedabad.com/news/2k3/feb/27days.htm
Tiga ratus enam puluh lima hari, tiga kelompok penyelidik,
penggerebekan2 yang tak terhitung banyaknya, 80 penangkapan dan satu
tujuan – untuk menyelidiki siapa yang mengatur pembunuhan para penumpang
kereta api Sabarmati Express ke Ahmedabad pada tanggal 27 Februari,
2002.
Ditangkapnya imam Muslim Godhra Maulana Hussain Umarji merupakan
terobosan penyelidikan yang besar. Tim Penyelidik Spesial bertekad untuk
mencari siapa dalang pembakaran kabin kereta api. Kata pejabat polisi:
“Pembakaran ini bukanlah tindakan spontan yang terjadi karena gangguan
terhadap tukang jual the tapi merupakan usaha yang terencana baik dengan
kerjasama dan dukungan dari mafia bawah tanah – secara langsung maupun
tak langsung. Jumlah uang yang dipakai dalam tindakan kriminal ini
sungguh mencengangkan dan kami kira akan banyak lagi rahasia yang
terungkap di hari2 berikut.”
Protes atas Penangkapan Gujarat
http://newswww.bbc.net.uk/2/hi/south_asia/2734001.stm
Toko2 di kota Godhra di propinsi Gujarat, India, ditutup sebagai tanda
protes atas penangkapan seorang Muslim yang terlibat di dalam serangan
kereta api. Imam Maulana Hussain Umarji diduga merencanakan serangan
pembakaran kabin kereta api yang terjadi di Godhra bulan Februari lalu.
Tabari
VIII:141
“Jeritan perang
pengikut Rasul Awloh malam itu adalah:
Bunuh!! Bunuh!!
Bunuh!!"
PEMBANTAIAN TERBESAR DALAM SEJARAH MANUSIA!!
Menurut Prof. K.S. Lal, penulis Pertumbuhan Masyarakat Musli di India,
jumlah umat Hindu berkurang sebesar
80 juta jiwa
dari sejak 1000 M (tahun di saat Mahmud Ghazni menyerang India) sampai
1525 M, sebelum Perang Panipat.
http://hinduwebsite.com/history/holocaust.htm
Diperkirakan selama 8 abad kekuasaan Islam telah terjadi
pembantaian 80 juta umat Hindu. Inilah akar dari pertikaian tak
berkesudahan Hindu lawan Muslim di Asia Selatan.
http://www.shopumust.com/hindus.html
Sejarawan Barat bernama Francois Gautier menulis komentar:
“Pembantaian
yang dilakukan Muslim di India tidak tertandingkan dalam sejarah,
lebih besar daripada Holokaus yang dilakukan Nazi terhadap orang
Yahudi.”
http://www.rediff.com/news/1999/feb/12rajee1.htm
Sejarawan Amerika Will Durant menyarikan sebagai berikut:
“Penaklukkan
India oleh Islam mungkin merupakan peristiwa yang paling berdarah dalam
sejarah manusia. Kisah yang tragis karena ini merupakan bukti
bahwa kebudayaan yang beradab, dengan tatanan hukum dan kemerdekaan,
kebudayaan dan perdamaian, dapat dengan
sekejap dilenyapkan oleh serangan barbar dari luar dan yang selanjutnya
beranak pinak di tempat itu.”
http://www.swordoftruth.com/swordoftruth/bookstore/bookrev/niictroi.ht
ml
Hindu Kush berarti Pembantaian Hindu
http://www.hvk.org/articles/0401/64.html
Sultan Mahmud bin Gaznavi
Di Thaneshwar
"Darah kaum kafir mengalir
begitu derasnya di Thanesar sehingga warna sungai jadi merah dan orang2
tidak bisa minum air sungai itu. Sang Sultan pergi sambil membawa
barang2 jarahan yang tak terhingga banyaknya. Syukur bagi Awloh karena
anugrah yang diberikannya kepada Islam dan para Muslim."
Di Somnath
”Para Muslim tidak peduli dengan barang2 jarahan sampai mereka memuaskan
diri mereka dengan pembantaian terhadap para kafir dan pemuja matahari
dan api … Jumlah kafir yang
dibunuh lebih dari 50.000.”
Di Mathura
"Para kafir ... berlarian meninggalkan benteng dan mencoba menyeberangi
sungai yang deras arusnya … tapi banyak dari mereka yang dibunuh,
ditawan atau tenggelam …
Hampir 50.000 orang dibunuh.”
Sultan Mahmud bin Qasim
Sindh:
"... dia menghancurkan kuil dan menyunat setiap kafir dengan paksa.
Kemudian dia memerintahkan
semua kafir dari usia 17 tahun ke atas dibunuh; kaum wanita dan
anak2 laki dan perempuan ditawan.”
Mahmud bin Ghori dan
Qutbuddin Aibak
(dari Hasan Nizami's Taj-ul-Maasir)
Kol (Modern Aligarh)
"mereka yang pandai dan bijaksana lalu memeluk Islam, tapi mereka yang
bersikeras mempertahankan
agama nenek moyang mereka dibunuh dengan pedang.”
Kol (Modern Aligarh)
20.000 tawanan dibawa pergi
dan dijadikan budak. Tiga buah menara disusun dengan kepala2 mereka dan
mayat2 mereka jadi makanan binatang buas.
Di Kalinjar 50.000 tawanan
dijadikan budak.
Di Varanasi or Kasi (Benaras) :Kamil-ut-Tawarikh bin Ibn Asir mencatat:
"Pembantaian para Hindu (di
Varanasi) luar biasa banyaknya; tiada seorang pun yang diampuni
kecuali kaum wanita dan anak2 (yang kemudian diperbudak) dan
pembunuhan para pria
dilakukan sampai tanah basah semua dengan darah.”
Sultan Firuz Shah Tughlaq
Delhi : (setelah para Hindu membayar pajak toleransi (zar-i zimmiya) dan
pajak keamanan (Jizya), mereka dengan bodohnya membangun kuil2 Hindu
lagi. Sehingga … )
"... Di bawah tuntunan ilahi, aku (Sultan) menghancurkan kuil2 Hindu ini
dan kubunuh para pemimpin kafir dan yang lain kuhukum berat.”
Delhi: - ini lho detail hukumannya -(dari Tarikh-i-Firuz Shahi)
”Sebuah laporan disampaikan kepada sang Sultan bahwa di Delhi terdapat
seorang Brahmana tua yang bersikeras melakukan ibadah2 menyembah para
dewa di rumahnya dan orang2 Muslim dan Hindu biasa datang ke rumahnya
untuk menyembah dewa2 tsb. Brahmana itu membangun altar kayu yang
digambari lukisan2 setan dan benda2 lainnya di bagian luar dan dalamnya.
Perintah dikeluarkan untuk membawa Brahmana itu menghadap sang Sultan.
Agama yang benar (Islam) dinyatakan padanya dan dia diminta memeluk
Islam, tapi dia tidak mau.
Tumpukan kayu bakar disusun dan dengan tangan dan kaki terikat sang
Brahmana dilemparkan ke dalam tumpukan kayu. Lalu altar kayunya
ditindihkan ke atas badannya. Tumpukan kayu dibakar di dua tempat yakni
di dekat kepala dan kakinya. Api pertama membakar kakinya dan dia
menjerit kesakitan. Lalu api memakan tubuhnya. Sultan menyaksikan
ketegasannya dalam menegakkan hukum dan moralitas.
Gohana (Haryana):
"Beberapa Hindu mendirikan kuil baru di desa Kohana dan orang2 Hindu
biasa berkumpul di sana untuk melakukan upacara2 ibadah. Orang2 ini
ditangkap dan dibawa ke hadapanku. Aku
perintahkan para pemimpin orang2 ini dibunuh di muka umum di depan pintu
gerbang istana karena kekejian yang dilakukannya (melakukan ibadah
Hindu).”
Jajnagar: (Gerakan
militer oleh Sultan dengan tujuan sebagai berikut)
(sumber : Ainn-ul-Mulk)
membunuhi para kafir
menghancurkan kuil2 mereka
berburu gajah
melihat-lihat negara mereka yang indah
Orissa: 'Sirat-i-Firoz Shahi'
mencatat gerakan militernya dengan kalimat ini:
“hampir 100.000 pria
Jajnagar ditawan beserta para wanita, anak2, keluarga mereka. Tentara2
Islam menjadikan pulau ini baskom penuh darah dengan membantai semua
pria kafir.
Para wanita dengan bayi2 mereka dan wanita2 hamil diikat dan dirantai
dan dijadikan budak untuk melayani di rumah setiap tentara Muslim.”
Sultans Dinasti Mamulk
Rohilkhand: Badauni menulis di bukunya 'Muntakhab-ut-Tawarikh'
"Dalam dua hari setelah meninggalkan Delhi, dia tiba di tengah2 daerah
Katihar dan membunuh semua
lelaki, bahkan yang berusia 8 tahun sekalipun, dan mengikat para wanita.”
Sultan Ala-ul-Din Khilji
Kambayat: Abdulla Wassaf menulis dalam bukunya Tazjiyat-ul-Amsar wa
Tajriyat bahwa dia membunuh
semua pria Hindu dewasa untuk memuliakan Islam, membanjiri sungai dengan
darah, membawa para wanita beserta emas, perak dan perhiasan mereka ke
istananya sendiri dan mengambil 20.000 gadis untuk dijadikan budak
pribadinya.
Chitoor:
Lebih dari 20.000 wanita
Hindu termasuk Rani Padmini bunuh diri agar tidak dijadikan budak seks
oleh penguasa2 Muslim. Imam2 Muslim Qazi memberi nasihat pada
Sultan Khilji bagaimana memperlakukan tawanan2 non-Muslim. Inilah
nasihatnya:
Penyerangannya atas
Hindustan: (dalam catatan Tuzk-i-Timuri tertulis)
”Dalam waktu singkat semua
orang di dalam benteng dibunuh dan dalam satu jam saja 10.000 kepala2
kafir dipenggal. Pedang Islam bersimbah darah kafir dan semua harta
benda dan gandum yang bertahun-tahun disimpan dalam benteng menjadi
barang jarahan tentara2ku. Mereka membakari rumah2 sampai jadi abu, dan
mereka menghancurkan bangunan2 dan benteng sampai rata dengan tanah…
Semua kafir Hindu dibantai, para wanita dan anak2 mereka dijadikan
tawanan dan harta benda mereka menjadi jarahan perang para pemenang
(Muslim) … Aku umumkan di seluruh tempat bahwa setiap orang yang punya
tawanan kafir agar membunuh semua kafir itu, dan siapapun yang ragu2
untuk melakukan itu, dia sendiri harus dibunuh dan harta bendanya
diberikan kepada orang yang melaporkannya. Ketika perintah ini terdengar
oleh tentara Islam, mereka pun menghunuskan pedang2nya dan membunuhi
para tawanan tsb. Seratus ribu kafir, penyembah berhala dibunuh hari
itu. Maulana Nasiruddin Umar, seorang terpelajar dan bijaksana yang
tadinya tidak pernah membunuh bahkan seekor burungpun, sekarang, atas
perintahku, membunuh lima belas kafir Hindu yang menjadi tawanannya.
Nasib wanita2 Hindu yang
ditangkap hidup2 oleh tentara Muslim ternyata jauh lebih buruk daripada
matiBahkan sewaktu ayah2, suami2 dan anak2 mereka dibunuhi, mereka harus
menari dan menyanyi di hadapan para Muslim dan lalu dibagi-bagikan
sebagai budak kepada para raja, jendral, tentara Muslim.
Ini yang tercatat dalam kejadian biadab itu:
”Pertama-tama semua anak gadis dari raja2 Hindu yang tertangkap di tahun
itu datang menghadap dan menari dan menyanyi. Kemudian mereka diserahkan
kepada para Amir dan orang2 luar negeri yang penting. Setelah para
gadis2 Hindu ini menari dan menyanyi … sang Sultan memberikan mereka
kepada saudara2 prianya dan putra2 pembesar. Di hari ketiga sang Sultan
juga membagi-bagikan para gadis ini kepada para jendral dan sanak
saudaranya.”
[Sumber: Ibn Battuta (A.A.Rizvi in Tughlaq Kalin Bharath)]
Jadi para
wanita Hindu lebih memilih mati daripada dihina seperti itu.
Kebanyakan para tentara Muslim hanya menemukan sisa2 abu dari
para wanita ketika masuk kota2 Hindu. Contohnya, ketika Allaud-din
Khilji menyerang Rajput dari belakang (sebelumnya Rajout telah
mengampuni nyawa Khilji), dan membantai orang2 Hindu dan masuk kota
Chitoor, Rani Padmini (ratu
Hindu) dan lebih dari 20.000 gadis2 membakar diri. Sampai hari
ini masyarakat Hindu masih mengingat ratunya dengan penuh rasa bangga.
More Here :
www.geocities.com/hindoo_humanist/medieval.html#Gaznavi
Politically Incorrect Guide to..
RIBUAN KATA
Sebuah gambar
bermakna sama dengan ribuan kata.
Beberapa gambar2 dari Bangladesh: Semua korban adalah Bangladesh Hindu.
Foto2 diambil dari:
http://hrcbm.150m.com/article/ranjan_article.html
Harga yang harus
dibayar Rektor Perguruan Tinggi karena berani mengutarakan pendapat dan
sebagai minoritas Hindu di Bangladesh.
Pada tanggal 16 November, 2001, Rektor Hindu bernama
Gopal Krishna Muhuri dari
perguruan tinggi Nazirhat di
Chittagong ditembak mati oleh anggota fundamentalis Islam
Jamat-e-Islami, yang adalah sekutu partai nasional Bangladesh yang
berkuasa di daerah itu. Sang Rektor adalah orang yang terkenal dan
dihormati sebagai pejuang kemerdekaan. Empat pria yang tampaknya
bersahabat tahu2 menodongkan senjata api mereka ke kepala Muhuri dan
menembaknya dari jarak dekat. Inilah cara mereka berterima kasih pada
pejuang kemerdekaan. Peluru2, bom2 dan airmata buaya dari pihak
penguasa.
Hadiah atas Menang Pemilu: Pria2 Hindu ini mendukung partai politik lain
dan harus membayar kemenangan pemilu partai itu dengan kaki2 mereka yang
hilang untuk selamanya.
Pria Hindu ini dibunuh ketika sedang tidur bersama istri dan putranya.
India di bawah
kekuasaan Kekaisaran Islam Mughal 1526-1707
sumber:
Historical Atlas of Islam; by Malise Ruthven with Azim Nanji; Harvard
University Press
http://www.fomi.nu/phpBB2/viewtopic.php?p=19359#19359
Politically Incorrect Guide to Islam and Buddha
  
Aku bersumpah bahwa tubuhku seperti kristal, murni dan tanpa cacat.
12
Sumpah Penyembuhan Buddha
1. Aku bersumpah bahwa tubuh akan
bersinar seperti kilauan cahaya cemerlang di atas dunia yang abadi dan
tanpa batas ini, menyinari semua makhluk hidup, menyingkirkan
ketidaktahuan dan kekuatiran mereka dengan ajaran2ku. Semoga semua umat
manusia menjadi seperti aku, dengan status dan sifat yang sempurna, hati
dan jiwa yang benar, dan akhirnya mencapai pencerahan seperti Buddha.
2. Aku bersumpah bahwa tubuhku seperti
kristal, murni dan tanpa cacat, menyinarkan cahaya cemerlang ke segala
sudut, menerangi dan mencerahkan semua makhluk dengan hikmat. Dengan
karunia kasih sayang, semoga semua makhluk dikuatkan dalam kekuatan
rohani dan enerji fisik, sehingga mereka dapat memenuhi impian mereka di
jalur yang benar.
3. Aku bersumpah bahwa aku akan
menganugerahkan hikmat yang tak ada batasnya, semua makhluk dengan
kebutuhan2 mereka yang tak ada habisnya, dan membebaskan mereka dari
segala rasa sakit dan bersalah yang diakibatkan oleh hasrat2
materialistik. Meskipun sandang, pangan, papan adalah penting, semua itu
hendaknya dipergunakan dengan bijaksana pula. Selain dipakai untuk diri
sendiri, sisa yang ada haruslah dibagi dengan murah hati kepada
masyarakat sekitar sehingga semua dapat hidup rukun bersama.
4. Aku bersumpah untuk menuntun mereka
yang telah tersesat kembali ke jalan kebenaran. Biarlah mereka
diperbaiki dan kembali ke jalan Buddha untuk mendapat pencerahan.
5. Aku bersumpah bahwa aku akan membuat
semua orang yang berhati nurani untuk menyelidiki ajaran2 bagi kemurnian
rohani, mereka akan dibimbing untuk bertobat. Jika mereka sungguh2
menyesal akan kesalahan2 mereka, dan bersumpah untuk berubah dengan
sembahyang terus-menerus dan iman yang teguh dalam Buddha, mereka dapat
menerima cahaya pengampunan, memulihkan dan menyucikan moral mereka yang
rusak.
6. Aku bersumpah bahwa semua makhluk
yang tidak berdaya secara fisik atau sakit dalam segala hal diberkati
dengan kesehatan baik secara jasmani dan rohani. Semua yang berbakti
kepada Buddha dengan setia akan diberkati.
7. Aku bersumpah untuk melegakan semua
rasa sakit dan kepapaan kaum yang sakit dan miskin. Yang sakit akan
disembuhkan, yang tak berdaya akan ditolong, yang miskin akan ditolong.
8. Aku bersumpah untuk menolong kaum
wanita yang menderita dan tersiksa dan ingin berubah menjadi pria.
Dengan mendengarkan namaku, berbakti dan sembahyang, keinginan2 mereka
akan terpenuhi dan akhirnya mencapai status Buddha.
9. Aku bersumpah untuk membebaskan semua
makhluk dari pikiran2 yang keji dan keadaan yang terbelenggu oleh
pikiran itu. Aku akan membimbing mereka ke jalan yang terang dengan
menanamkan pada diri mereka kebenaran dan hormat sehingga mereka bisa
berjalan di jalan Buddha.
10. Aku bersumpah untuk membebaskan para
tahanan yang dengan tulus telah bertobat dan korban2 bencana alam.
Mereka yang tulus akan diberkati oleh kekuatanku yang unggul dan
dibebaskan dari penderitaan2.
11. Aku bersumpah untuk menyelamatkan
mereka yang menderita kelaparan dan mereka yang melakukan kejahatan
untuk dapat makan. Jika mereka mendengar namaku dan dengan setia
menghargainya, aku akan membimbing mereka kepada keuntungan2 Dharma dan
menyediakan mereka makanan terbaik dan akhirnya membimbing mereka ke
kehidupan yang tenteram dan bahagia.
12. Aku bersumpah untuk menyelamatkan
mereka yang menderita dari kemiskinan, yang tersiksa oleh nyamuk dan
lebah siang dan malam. Jika mereka mendengar namaku, menghargainya
dengan tulus dan melakukan dharma untuk memperkuat diri mereka, maka
mereka akan mampu mencapai impian2 mereka.
Buddhisme,
Jainisme and
Sikhisme berasal dari Hinduisme.
Pemimpin2 agama2 ini disalib atau diasingkan. Sejarah kuno India
menunjukkan bahwa terdapat banyak agama di waktu yang sama di anak benua
itu. Toleransi agama telah menjadi norma di India sejak ribuan tahun.
SAMPAI SUATU SAAT ….
Pembantaian atas “Para Brahmana Botak”
Para penyerang Muslim Musalman menghancurkan Universita Buddha di
Nalanda, Vikramshila, Jagaddala, Odantapuri dan tempat2 lainnya. Para
tentara Muslim menghancurkan monastri2 Buddha sampai rata dengan tanah.
Ribuan biksu melarikan diri ke Nepal, Tibet dan tempat2 lain di luar
India. Banyak sekali yang dibunuh di bawah komando2 tentara Muslim.
Sejumlah besar barang jarahan dirampas, dan pembantaian terhadap “para
Brahmana botak”, ini adalah julukan yang diberikan Muslim bagi biksu2
Buddha, sedemikian menyeluruhnya sehingga ketika pihak tentara Muslim
mencari orang yang mampu baca buku2 di monastri2 itu, tidak ada seorang
pun manusia yang mampu membacanya. Sekarang kita mendengar berita:
“Telah ditemukan kenyataan bahwa seluruh benteng dan kota merupakan
sebuah perguruan tinggi, dan dalam bahasa Hindi disebut Bihar.”
Demikianlah besarnya pembantaian yang dilakukan para penyerang Muslim
terhadap biksu2 Buddha. Agama Buddha dicabut sampai ke akar2nya. Dengan
dibunuhnya para biksu2 Buddha ini, Islam pun membunuh Buddhisme. Ini
adalah malapetakan besar bagi agama Buddha di India.
Tapi saat ini orang mengira bahwa punahnya agama Buddha adalah karena
pembantaian orang2 Buddha oleh orang2 Hindu, dan juga penghancuran kuil2
Buddha dikira dilakukan oleh orang2 Hindu.
Tidak dapat diragukan lagi bahwa punahnya Buddhisme di Indian
semata-mata karena penyerangan yang dilakukan Muslim Musalman. Islam
muncul sebagai musuh ‘BUT’ (bahasa Arab) yang artinya adalah BERHALA.
Dalam pikiran Muslim agama berhala ini adalah agama Buddha. Bagi Muslim
semua agama berhala adalah sama dan harus dihancurkan. Karena itu
pulalah Muslim menghancurkan Buddhisme tidak hanya di India saja, tapi
ke manapun mereka pergi. Sebelum Islam datang, agama Buddha tersebar di
Baktria, Parthia, Afghanistan, Gandhar, Turkestan China, sebagaimanan
agama Buddha tersebar ke seluruh Asia.
Di media2 India hari ini, kau bisa jumpai kalimat2 yang berbunyi “Orang2
Hindu menghancurkan Universitas Buddha Nalanda”. Ini bohong belaka: di
bawah beberapa dinasti Hindu, univ. Nalanda berkembang pesat dan
merupakan universitas terbesar di dunia selama berabad-abad. Universitas
ini dihancurkan oleh penyerang Muslim Bakhtiar Khilji di tahun 1200.
Tapi jika kau ulangi berita bohong berkali-kali, akhirnya ini akan
berbalik menyerangmu karena tidak banyak orang India yang percaya bahwa
Buddhisme telah disingkirkan orang2 Hindu dengan penuh kekerasan.
Apakah
Kau Tahu?
Takshasila: Universitas Pertama Terbesar Di Dunia
Universitas pertama di dunia dibangun di Taksashila di tahun 700 SM.
Lebih dari 10.500 mahasiswa dari seluruh penjuru dunia mempelajari lebih
dari 60 mata kuliah. Taksashila terletak di tepi sungai Vitasa di bagian
Barat Daya anak benua India. Mata kuliah yang diajarkan adalah sains,
matematika, kedokteran, politik, ilmu perang, astrologi, astronomi,
musik, agama, dan filosofi. Pembatasan usia termuda adalah 16 tahun ke
atas dan mahasiswa2 dari Babylonia, Yunani, Syria, Arabia dan China
datang untuk belajar di univesitas itu.
Panini yang adalah ahli bahasa Sansekerta yang besar, Charaka yang
adalah penulis berbagai laporan pengobatan, dan Chanakya yang adalah
penulis Artha Shastra – inilah nama2 besar yang berhubungan dengan
Taksashila. Para pemikir dari daerah2 yang jauh datang ke tempat itu
untuk belajar tentang Weda dan segala cabang pengetahuan sekuler.
Takshasila atau yang disebut orang2 Yunani sebagi Taxila sejak 2.000
tahun yang lalu, adalah salah satu kebesaran budaya India. Kemegahanny
tertulis di tulisan2 epik seperti Ramayana, Mahabharata dan Purana
lainnya … Taxila dihancurkan oleh bangsa Hun di tahun 499 M.
Universitas Nalanda
Universitas Nalanda dibangun di abad ke 4 SM dan merupakan satu dari
prestasi2 terbesar India kuno di bidang pendidikan. Buddha mengunjungi
Nalanda beberapa kali di waktu hidupnya. Ilmuwan dan pengelana China
Hiuen Tsang tinggal di tempat itu di abad ke 7, dan telah menulis
kemegahan dan kemurnian kehidupan monastry di situ. Sekitar 2.000 dosen
dan 10.000 mahasiswa dari seluruh dunia Buddha hidup dan belajar bersama
di kota universitas internasional ini. Raja2 Gupta mendukung para
monastry itu, membangun bangunan dengan gaya arsitektur Kushan kuno,
dengan jajaran ruang2 sel di sepanjang halaman gedung yang dikelilingi
tembok. Ashoka dan Harshavardhana merupakan beberapa dari pendukung2
terkemuka universitas ini yang juga membangun kuil2 dan monastry2 di
sana. Penggalian baru2 ini menunjukkan struktur bangunan yang sangat
kompleks di sana. Hiuen Tsang telah meninggalkan karya megah dalam
bentuk arsitektur dan suasana universitas yang unik di masa lampau ini.
Nalanda, Vikramshila, Odantapura,
dan Jagddala adalah universitas2
yang dihancurkan oleh Mohammed Bakhtiar
Khilji sekitar 1200 M.
Universitas2 ini dihancurkan, dijarah,
dan dirampok oleh penyerbu2 Islam.
Penguasa Muslim Moghul meninggalkan pengajaran hal2 praktikal dan
sekuler, terutama bidang sains. Di sepanjang pemerintahan mereka yang
lama itu, tidak ada satupun lembaga pendidikan yang didirikan yang bisa
menyamai universitas modern, padahal India kuno terkenal akan pusat2
pendidikan seperti Taxila, Nalanda dan Kanchi.
Tiada penguasa atau mulla2 Muslim yang
tertarik untuk belajar ….
Barisan pegunungan yang terbentang di daerah Timur Afghanistan disebut
sebagai Hindu Kush (bahasa Persia
berarti: “Pembantaian Orang2 Hindu). Di sinilah penduduk2 asli berama
Hindu dibantai. Nama tempat Hindu Kush ini merupakan sedikit dari nama2
tempat di dunia yang tidak mengingatkan
orang akan kemenangan pihak pembantai tapi korban yang dibantai.
Di kasus ini korbannya adalah orang2 Hindu yang dibantai Muslim.
Hindu Kush adalah barisan pegunungan di Asia Tengah, terbentang dengan
jarak 400 mil dari Parnir Knot. Gunung2 ini membentuk perbatasan antara
Pakistan dan Afghanistan.
Hindu Kush juga
terkenal akan:
dan ...
biji opium - bahan
untuk membuat serbuk heroin
Yang ini bisa dibaca di tulisanku berikutnya
Ada bukti lain bahwa Buddhisme dahulu
eksis di wilayah ini.
Lama sebelum orang2 Arab datang ke sini dengan agama baru Islam, para
biksu2 Buddah hidup di daerah Asia Tengah, daerah perantara yang dilalui
para biksu Buddha yang melakukan perjalanan dari India ke daerah Timur.
Patung2 Buddha raksasa di Barnian di Afghanistan terletak di jalur jalan
yang sama.
Dekat Kampyr-Tepe, kami diundang ke tempat monastry Buddha di mana
biksu2 Buddha dahulu hidup di bawah tanah dalam labirin (ruangan yang
bersekat2 rumit), untuk melindungi mereka dari panas yang terik dan
dingin yang menusuk. Kita hampir bisa merasakan langkah kaki mereka yang
lembut di koridor2 ini dan membayangkan mereka mencuci mangkok batu
untuk meminta sedekah nasi dan mangkok2 itu sampai sekarang masih berada
dalam dapur2 mereka.
"Mereka tidak
meninggalkan taman2, perkebunan2, ataupun istana2 megah."
"Yang mereka tinggalkan jauh lebih sederhana."
“Mereka meninggalkan surat2 berharga,” kata pemandu kami dengan
bersemangat.
“Kami temukan surat2 itu di dalam toples2 tertutup.”
"Apa isi surat2 itu?" tanyaku.
"Oh mereka bilang
bahwa kamipun juga hidup di sini."
Home | Halaman Dalam | Forum Diskusi | Album Foto |