Kesalahan
dalam Perhitungan
Dalam Qur’an terdapat banyak kesalahan dalam hitungan. Tuhan tidak akan
membuat kesalahan dalam perhitungan yang sederhana, tetapi Muhammad yang
tidak makan sekolahan memang bisa saja membuat kesalahan seperti itu.
Dalam berapa hari Tuhan menciptakan Surga dan Bumi?
[7:54] Sesungguhnya Tuhan
kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam
masa……
(Ed – kata ‘masa’ dalam terjemahan versi bahasa Inggris dari website
yang sama
http://quran.al-islam.com/ adalah “days”.)
[10:3] Sesungguhnya Tuhan
kamu ialah Allah Yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, …….
[11:7] Dan Dia-lah yang
menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, …..
Ayat-ayat di atas jelas-jelas menyatakan Tuhan menciptakan surga dan
bumi dalam enam hari. Tetapi ayat-ayat di bawah ini bertentangan dengan
ayat-ayat di atas, dan mengatakan secara tidak langsung Tuhan
menciptakan surga dan bumi dalam 8 hari. Baca hati-hati dan jumlahkan
angka-angkanya.
[41:9] Katakanlah:
"Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam dua
masa ….".
[41:10] Dan Dia
menciptakan di bumi itu gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Dia
memberkahinya dan Dia menentukan padanya kadar makanan-makanan
(penghuni) nya dalam empat masa….
[41:12] Maka Dia
menjadikannya tujuh langit dalam dua masa …..
2(bumi) + 4(makanan) + 2(surga) = 8 BUKAN 6
Jelas ini menunjukkan Muhammad tidak
tahu cara menjumlah.
Kesalahan Dalam Hukum Warisan
[4:11] Allah
mensyariatkan bagimu tentang (pembagian pusaka untuk) anak-anakmu.
Yaitu: bahagian seorang anak lelaki sama dengan bahagian dua orang anak
perempuan; dan jika anak itu semuanya
perempuan lebih dari dua, maka bagi mereka dua pertiga dari harta yang
ditinggalkan; jika anak perempuan itu seorang saja, maka ia
memperoleh separo harta. Dan untuk dua
orang ibu-bapak, bagi masing-masingnya seperenam dari harta yang
ditinggalkan,…..
[4:12] Dan bagimu
(suami-suami) seperdua dari harta yang ditinggalkan oleh istri-istrimu,
jika mereka tidak mempunyai anak. Jika istri-istrimu itu mempunyai anak,
maka kamu mendapat seperempat dari harta yang ditinggalkannya sesudah
dipenuhi wasiat yang mereka buat atau (dan) sesudah dibayar utangnya.
Para istri memperoleh seperempat harta
yang kamu tinggalkan jika kamu tidak mempunyai anak. Jika kamu mempunyai
anak, maka para istri memperoleh seperdelapan dari harta yang kamu
tinggalkan sesudah dipenuhi wasiat yang kamu buat atau (dan) sesudah
dibayar utang-utangmu…..
[4:176] … jika seorang
meninggal dunia, dan ia tidak mempunyai anak dan mempunyai saudara
perempuan, maka bagi saudaranya yang perempuan itu seperdua dari harta
yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mempusakai (seluruh
harta saudara perempuan), jika ia tidak mempunyai anak;
tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi keduanya dua
pertiga dari harta yang ditinggalkan oleh yang meninggal….
Misalkan seorang lelaki mati meninggalkan tiga anak perempuan, dua orang
tua dan istrinya. Menurut ayat-ayat di atas, ketiga anak perempuannya
akan menerima 2/3 warisan, orangtuanya menerima 1/3 warisan dan istrinya
1/8 warisan
Sekarang perhitungannya:2/3 + 1/3 + 1/8 = 9/8 = 1.125. Pembagian
hartanya melebihi harta yang tersedia untuk dibagikan! Bagaimana
hitungan seperti ini mungkin terjadi? Sekali lagi Muhammad menunjukkan
ketidak mampuannya menghitung.
Contoh lainnya: Seorang lelaki mati meninggalkan ibunya, istrinya dan
dua saudara perempuan. Menurut perkataan Muhammad dalam Quran 4:11-12
dan 4:176, ibunya akan menerima 1/3 warisan, istrinya ¼ dan kedua
saudarinya menerima 2/3.
Sekarang kita jumlahkan: 1/3 + ¼ + 2/3 = 1.25, sekali lagi jumlahnya
melebihi harta yang ada.
Hari Allah : 1,000
Tahun atau 50,000 Tahun?
[22:47] Dan mereka
meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-kali
tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya
sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti
seribu tahun menurut perhitunganmu.
[32:47] Dan
mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah
sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya
sehari di sisi Tuhanmu adalah seperti
seribu tahun menurut perhitunganmu.
Dalam ayat-ayat di atas, jelas dikatakan satu hari Allah sama dengan
seribu tahun bumi. Tetapi bandingkan dengan ayat berikut:
[70:4] Malaikat-malaikat
dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam
sehari yang kadarnya lima puluh ribu
tahun.
Jadi yang mana yang benar? Satu hari
Allah sama dengan 1,000 tahun bumi atau 50,000 tahun bumi?
Ada Berapa Taman di
Surga?
(Ed – Terjemahan website
http://quran.al-islam.com/ menggunakan kata GARDEN dalam bahasa
Inggris dan SURGA dalam bahasa Indonesia. Kata SURGA seharusnya adalah
terjemahan dari kata HEAVEN.)
[39:73] Dan orang-orang
yang bertakwa kepada Tuhannya dibawa ke dalam
surga berombong-rombongan
(pula)…….
[41:30] …. bergembiralah
kamu dengan (memperoleh) surga
yang telah dijanjikan Allah kepadamu".
[57:21] Berlomba-lombalah
kamu kepada (mendapatkan) ampunan dari Tuhanmu dan
surga yang luasnya seluas langit
dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang beriman kepada Allah dan
Rasul-rasul-Nya. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang
dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.
[79:41] maka sesungguhnya
surgalah tempat tinggal (nya).
Dalam ayat-ayat di atas, Muhammad merujuk kepada
SATU taman di Surga, tapi dalam
ayat-ayat di bawah ini, dia menyanggah perkataannya sendiri dengan
mengatakan ada BANYAK taman di
surga.
[18:31] Mereka itulah (orang-orang yang) bagi mereka
surga Adn, ....
(Ed – Versi bahasa Inggris menurut website ini adalah
http://quran.al-islam.com:/ [18:31] For them will be
Gardens of Eternity……)
[22:23] Sesungguhnya
Allah memasukkan orang-orang beriman dan mengerjakan amal yang saleh ke
dalam surga-surga yang dibawahnya
mengalir sungai-sungai. Di surga itu mereka diberi perhiasan dengan
gelang-gelang dari emas dan mutiara, dan pakaian mereka adalah sutera.
[35:33] (Bagi mereka)
surga Adn.....
(Ed – Versi bahasa Inggris menurut website ini adalah
http://quran.al-islam.com:[35:33]/
Gardens of Eternity will they enter…….)
[78:32] (yaitu)
kebun-kebun dan buah anggur
(Ed – Versi bahasa Inggris menurut website ini adalah
http://quran.al-islam.com:/ [78:32]
Gardens enclosed, and Grape-vines )
Tampaknya Muhammad bingung sendiri berata jumlah Taman di Surga
Berapa Golongan Manusia
Pada Hari Kiamat?
[56:7] dan kamu menjadi
tiga golongan.
Ayat-ayat yang bertentangan:
[56:18] Mereka
(orang-orang yang beriman dan saling berpesan itu) adalah golongan
kanan.
[56:19] Dan orang-orang
yang kafir kepada ayat-ayat Kami, mereka itu adalah golongan kiri.
[99:6] Pada hari itu
manusia ke luar dari kuburnya dalam keadaan yang bermacam-macam, supaya
diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka. Barang
siapa yang mengerjakan kebaikan
seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya. Dan barang
siapa yang mengerjakan kejahatan
seberat zarah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya pula.
Pada mulanya, Muhammad berkata bahwa pada hari kiamat manusia akan
dibagi menjadi tiga golongan.
Namun di ayat-ayat yang lainnya dia berganti pikiran, menjadi
dua golongan, yang telah
mengerjakan kebaikan dan yang telah mengerjakan kejahatan.
Siapa yang Mencabut
Nyawa Pada Saat Kematian
Kadang-kadang Muhammad mengatakan satu malaikat (THE angel), yaitu
malaikat maut, yang mencabut nyawa ketika seseorang mati. Namun di ayat
lain dia mengatakan lebih dari satu malaikat (ANGELS) yang mencabut
nyawa, dan di ayat lain dia mengatakan ALLAH yang mencabut nyawa.
[32:11] Katakanlah: "Malaikat
maut yang diserahi untuk (mencabut nyawa) mu akan mematikan kamu;
kemudian hanya kepada Tuhanmulah kamu akan dikembalikan.
Versi bahasa Inggris
[47:27] But how (will it
be) when the angels take their
souls at death, and smite their faces and their backs?
Versi bahasa Indonesia:
[47:27] Bagaimanakah
(keadaan mereka) apabila malaikat (maut) mencabut nyawa mereka seraya
memukul muka mereka dan punggung mereka?
(Ed – versi bahasa Inggris
http://quran.al-islam.com/ menggunakan bentuk jamak ANGELS,
sedangkan versi bahasa Indonesia tidak mengaburkan bentuk jamaknya)
[39:42]
Allah memegang jiwa (orang)
ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu
tidurnya….
Berapa Malaikat yang
Berbicara dengan Maria Waktu Kelahiran Yesus?
Menurut Qur’an, ada berapa malaikat yang berbicara dengan Maria saat
pemberitaan kelahiran Yesus? Muhammad rupanya tidak tahu, makanya dia
mengatakan ada beberapa malaikat di satu ayat, dan di ayat lainnya dia
bilang hanya satu malaikat.
Versi bahasa Inggris
[3:42] Behold! the
angels said: "O Maryam! Allah
hath chosen thee and purified thee, chosen thee above the women of all
nations.
Versi bahasa Indonesia:
[3:42] Dan (ingatlah)
ketika Malaikat (Jibril) berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah telah
memilih kamu, menyucikan kamu dan melebihkan kamu atas segala wanita di
dunia (yang semasa dengan kamu).
(Ed – versi bahasa Inggris
http://quran.al-islam.com/ menggunakan bentuk jamak ANGELS,
sedangkan versi bahasa Indonesia dirancukan dengan menambah kata Jibril
dalam kurung, yang tidak ada dalam Qur’an asli bahasa Arab.)
Versi bahasa Inggris
[3:45] Behold! the
angels said: "O Maryam! Allah
giveth Thee…
Versi bahasa Indonesia:
[3:45] (Ingatlah), ketika
Malaikat berkata: "Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu …
(Ed – versi bahasa Inggris
http://quran.al-islam.com/ menggunakan bentuk jamak ANGELS,
sedangkan versi bahasa Indonesia tidak mengaburkan bentuk jamaknya)
Versi bahasa Inggris
[19:17] She placed a
screen (to screen herself) from them; then We sent to her
Our angel……………
Versi bahasa Indonesia:
[19:17] maka ia
mengadakan tabir (yang melindunginya) dari mereka; lalu Kami mengutus
roh Kami kepadanya…..
Di samping kejanggalan tentang satu malaikat vs. banyak malaikat, anda
akan lihat Muhammad biasanya merujuk ke Allah di Qur’an dalam bentuk
tunggal.
Tetapi dia tidak konsisten. Seperti di ayat atas, dia memakai kata KAMI,
bukan AKU. Jelaslah dia merujuk ke Allah yang jamak. Masih banyak ayat
seperti ini di dalam Qur’an, misalnya ayat 21:43-51 dan ayat-ayat lain
yang saya tulis di bawah ini. Tuhan tidak mungkin membuat kesalahan yang
begitu jelas seperti itu, pasti itulah Muhammad yang membuat ayat-ayat
seperti itu.
Kata “Kami” dalam hal ini merujuk kepada berhala-berhala Arab di jaman
sebelum Islam. Muhammad banyak mengutip dari kitab suci penyembah
berhala, Yahudi, Kristen dan Vedic dan seenaknya mengubahnya untuk
menyesuaikan keinginannya.
Ayat yang
berputar-putar
[26:192-196] Dan sesungguhnya Al Qur'an ini benar-benar diturunkan oleh
Tuhan semesta alam, dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al Amin (Jibril), ke
dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara
orang-orang yang memberi peringatan, dengan bahasa Arab yang jelas. Dan
sesungguhnya Al Qur'an itu benar-benar (tersebut) dalam Kitab-kitab
orang yang dahulu.
Dalam sura ini, dikatakan bahwa Qur’an sudah disebut dalam kitab-kitab
terdahulu. Pertama-tama perlu ditekankan bahwa tidak ada satupun buku
firman Tuhan terdahulu yang berbahasa Arab. Misalnya, buku Torah dan
Injil adalah dalam bahasa Hebrew dan Yunani.
Dua keganjilan pun muncul:
Bagaimana mungkin Qur’an berbahasa Arab terkandung dalam buku-buku
berbahasa lain?
Jika ayat (26:192-196) itu benar, maka firman yang diturunkan
sebelumnya, katakanlah X, harus mengandung ayat (26:192-196) itu
sendiri, karena katanya Qur’an sudah terkandung dalam di firman
terdahulu.
Nah, kalau ayat-ayat itu ada dalam X, maka X sendiri harus terkandung
dalam satu firman yang lebih terdahulu lagi, misalnya Y. Dengan logika
yang sama, Y juga harus terkandung dalam firman yang lebih terdahulu
lagi, misalnya Z. Ini akan menjadi lingkaran yang yang menunjukkan
betapa tidak masuk akalnya ayat (26:192-196)
Penyimpangan Ilmiah
Bulan dan Bintang
Qur’an mengajarkan bahwa ada tujuh lapis langit (surga) dan bahwa
bintang-bintang ada di langit bawah dan bulan di tengah tujuh lapis
langit itu.
Tetapi kenyataannya bintang-bintang lebih jauh dari bumi dibandingkan
bulan.
[67:3-5] Yang telah
menciptakan tujuh langit berlapis-lapis,
kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah
sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu
lihat sesuatu yang tidak seimbang? Kemudian pandanglah sekali lagi
niscaya penglihatanmu akan kembali kepadamu dengan tidak menemukan
sesuatu cacat dan penglihatanmu itu pun dalam keadaan payah.
Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit
yang dekat dengan bintang-bintang dan Kami jadikan
bintang-bintang itu alat-alat pelempar setan, dan Kami sediakan bagi
mereka siksa neraka yang menyala-nyala.
Versi bahasa Inggris
[71:15-16] "`See ye not
how Allah has created the seven heavens one above another, "`And made
the moon a light in their midst,
and made the sun as a (Glorious) Lamp?
Versi bahasa Indonesia
[71-15-16] Tidakkah kamu
perhatikan bagaimana Allah telah menciptakan tujuh langit
bertingkat-tingkat? Dan Allah menciptakan padanya bulan sebagai cahaya
dan menjadikan matahari sebagai pelita?
[41:12] Maka Dia
menjadikannya tujuh langit dalam dua masa dan Dia mewahyukan pada
tiap-tiap langit urusannya. Dan Kami hiasi
langit yang dekat dengan bintang-bintang yang cemerlang dan Kami
memeliharanya dengan sebaik-baiknya. Demikianlah ketentuan Yang Maha
Perkasa lagi Maha Mengetahui.
Pertama-tama, Qur’an mengatakan ada
tujuh lapis langit di dunia. Semua orang waras yang telah belajar
astronomy modern bahwa tujuh lapis langit itu hanyalah khayalan Muhammad
belaka. Muslim yang mengumpulkan ayat Qur’an berusaha menutupi kesalahan
Qur’an ini dengan menyatakan itu harus dianggap semacam puisi daripada
ilmiah.
Kedua, Qur’an mengatakan bintang-bintang ada di langit yang lebih dekat
(rendah) dan bulan di langit tengah. Anak sekolah dasar pun tahu bahwa
bintang-bintang itu lebih jauh dari bumi dibandingkan bulan.
Solomon Mendengar Semut Berbicara
[27:18-19] Hingga apabila
mereka sampai di lembah semut berkatalah
seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu,
agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka
tidak menyadari"; maka dia tersenyum
dengan tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu. Dan dia
berdoa: "Ya Tuhanku, berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu
yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku
dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridai; dan masukkanlah aku
dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh".
Ini benar-benar penemuan baru tentang semut oleh Muhammad, yang
bertentangan dengan fakta ilmiah bahwa
semut berkomunikasi dengan bau, bukan dengan suara. Solomon tidak
mungkin mendengar semut berbicara, karena semut tidak mengeluarkan
suara.
Perkembangan Janin
Qur’an menyatakan dengan jelas bahwa manusia dibentuk dari gumpalan
darah.
[23:14] Kemudian air mani
itu Kami jadikan segumpal darah, lalu segumpal darah itu Kami jadikan
segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami jadikan tulang belulang,
lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging. Kemudian Kami
jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha Suci lah Allah,
Pencipta Yang Paling Baik.
Ini bukanlah penjelasan ilmiah tentang pembentukan janin. Sell telur,
yang juga sangat penting dalam pembentukan janin, sama sekali tidak
dihiraukan. Begitu juga proses pembuahan sell telur oleh sperma untuk
membentuk sel baru. Ayat ini hanya menyebut sperma, yang jelas-jelas
kelihatan, yang umat manusia tahu diperlukan untuk membentuk manusia.
Tetapi Qur’an tidak menyebut faktor yang tidak kelihatan, sell telur
perempuan, yang hanya kita ketahui melalui kedokteran modern.
Matahari Terbit dan Terbenam
Qur’an mengajarkan bahwa matahari terbenam di dalam laut yang berlumpur
hitam.
[18:86] Hingga apabila
dia telah sampai ke tempat terbenam matahari, dia melihat matahari
terbenam di dalam laut yang berlumpur hitam……
[18:90] Hingga apabila
dia telah sampai ke tempat terbit matahari (sebelah Timur) dia mendapati
matahari itu menyinari segolongan umat yang Kami tidak menjadikan bagi
mereka sesuatu yang melindunginya dari (cahaya) matahari itu,
Pertama-tama, telah dibuktikan secara ilmiah bahwa matahari tidak
tenggelam dalam lumpur.
Kedua, ini berdasarkan anggapan bahwa bumi itu datar, kalau tidak
bagaimana mungkin ada ujung barat (tempat matahari terbenam) dan ujung
timur (tempat matahari terbit) di bumi? Ayat ini tidak menyatakan, dia
pergi sejauh mungkin di kedua arah itu dan melihat matahari terbit atau
terbenam ketika berdiri di pantai. Matahari terbit di mana saja di bumi
ini, di darat maupun di laut, adalah sama. Akan tetap kelihatan terbit
di tempat yang jauh sekali. Tetapi ayat ini menyatakan bahwa dia telah
sampai di tempat terbenamnya matahari dan dalam perjalanan keduanya
sampai di tempat terbitnya matahari.
Mengapa Bintang-Bintang Diciptakan
Qur’an mengatakan bahwa bintang diciptakan tuhan sebagai alat pelempar
setan.
[67:5] Sesungguhnya Kami
telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang dan Kami
jadikan bintang-bintang itu alat-alat
pelempar setan, dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang
menyala-nyala.
[37:6-8] Sesungguhnya
Kami telah menghias langit yang terdekat dengan hiasan, yaitu
bintang-bintang, dan telah memeliharanya (sebenar-benarnya) dari setiap
setan yang sangat durhaka, setan-setan itu tidak dapat
mendengar-dengarkan (pembicaraan) para malaikat dan mereka dilempari
dari segala penjuru
Jadi bintang-bintang bukanlah apa-apa, selain alat pelempar setan supaya
mereka tidak mencuri dengar musyawarah di surga. Sekali lagi, makin
mengada-ngada saja Muhammad ini.
Matahari dan Bulan
Menunduk pada Manusia?
Menurut Qur’an, matahari dan bulan menunduk pada manusia.
[14:33] Dan Dia telah
menundukkan (pula) bagimu matahari dan bulan yang terus menerus beredar
(dalam orbitnya); dan telah menundukkan
bagimu malam dan siang.
Sayangnya, manusia tidak bisa membuat matahari dan bulan menunduk pada
dirinya. Bulan dan bintang selalu mengikuti orbit mereka masing-masing.
Matahari, bulan, siang ataupun malam, tidak dapat dipengaruhi keinginan
manusia yang mana saja.
Mengapa Gunung-Gunung
Diciptakan?
Qur’an menjelaskan bahwa gunung-gunung ditempatkan di bumi supaya bumi
tidak berguncang ketika gempa terjadi.
[21:31] Dan telah Kami
jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya
bumi itu (tidak) guncang bersama mereka,
dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas,
agar mereka mendapat petunjuk
[16:15] Dan Dia
menancapkan gunung-gunung di bumi supaya
bumi itu tidak guncang bersama kamu, (dan Dia menciptakan)
sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk.
[31:10] Dia menciptakan
langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan
Dia meletakkan gunung-gunung (di
permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu; dan
memperkembang biakkan padanya segala macam jenis binatang. Dan Kami
turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam
tumbuh-tumbuhan yang baik.
Jelaslah bahwa Muhammad tidak tahu apa-apa tentang terjadinya
gunung-gunung. Dia melihat gunung sangat besar dan berat, maka baiklah
menjelaskan bahwa tujuan adanya gunung adalah untuk mencegah
pergoncangan bumi.
Pertama-tama, penjelasan seperti ini bertentangan langsung dengan ilmu
geologi modern. Geologi membuktikan kepada kita bahwa gerakan tectonic
plates atau gempa bumi itu sendirilah yang mengakibatkan terbentuknya
gunung.
Kedua, jika memang gunung diciptakan untuk menghentikan perguncangan
bumi, mengapa ada berlusin-lusin gempa bumi tiap tahun?
Bulan bercahaya sendiri?
Qur’an mengukapkan bahwa bulan punya cahaya sendiri!
[10:5] Dia-lah yang
menjadikan matahari bersinar dan bulan
bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat)
bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan
perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan
dengan hak. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada
orang-orang yang mengetahui.
Semua orang di dunia maju tahu bahwa bulan tidak punya cahaya sendiri.
Segala Sesuatu
Diciptakan Berpasangan?
Ayat berikut ini mengatakan Allah menciptakan segala sesuatu
berpasangan. Contohnya: jenis kelamin tanaman dan binatang, siang dan
malam, kekuatan yang menarik dan menolak, dsb.
[51:49] Dan segala
sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat akan
kebesaran Allah.
Namun Muhammad yang bodoh tidak memperhatikan bahwa ada juga benda yang
tidak berpasangan di dunia ini. Contohnya bakteri, fungi imperfeci
(jamur) dsb, adalah anggota Monera Kingdom yang berkembangbiak secara
a-seksual. Elodea Eropa adalah tanaman satu jenis kelamin saja, yang
juga berkembang biak secara a-seksual.
Satu lagi contoh yang tidak berpasangan adalah grafitasi (gaya tarik
bumi). Ini adalah tenaga yang menarik saja, tidak ada pasangannya. Tidak
ada yang namanya gaya tolak bumi.
Penyimpangan Sejarah
Musa dan orang Samaria (Samaritan)
Qur’n mengatakan bahwa anak lembu yang disembah orang Israel di gunung
Horeb dibuat orang Samaria. Ini dikatakan dalam ayat (20:85-87) dan
(20:95-97).
[20:85] Allah berfirman:
"Maka sesungguhnya kami telah menguji kaummu sesudah kamu tinggalkan,
dan mereka telah disesatkan oleh Samiri.
[20:87] Mereka berkata:
"Kami sekali-kali tidak melanggar perjanjianmu dengan kemauan kami
sendiri, tetapi kami disuruh membawa beban-beban dari perhiasan kaum
itu, maka kami telah melemparkannya, dan demikian pula
Samiri melemparkannya",
Kata “Samaritan” tidak dipakai sebelum tahun 722 B.C – beberapa tahun
setelah kejadian-kejadian yang tercatat dalam buku Exodus. Ini artinya
orang Samaritan belum ada pada masa hidup Musa dan tidak mungkin
merekalah yang membuat anak lembu itu.
Ada Muslim yang berusaha menjelaskan hal ini. Mereka bilang sebenarnya
itu kata “Samiri” (seperti versi terjemahan website
http://quran.al-islam.com/ ) atau “Shomer”. Tetapi mereka tidak
dapat menyimpang dari kata aslinya dalam bahasa Arab yang jelas-jelas
mengeja kata “SAMARITAN”.
Jelaslah Muhammad tidak tahu sejarah
atau kapan suatu kejadian terjadi, jadi diapun mencampur adukkan
semuanya.
Injil telah ada di zaman Musa?
[7:157] (Yaitu)
orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang umi yang (namanya) mereka
dapati tertulis di dalam Taurat dan
Injil yang ada di sisi mereka…………..
Ayat di atas ditulis memakai present tense – dan jelas jelas pada masa
itu Injil belum ada
Haman – Menteri Firaun??
[28:8] …..
Sesungguhnya Firaun dan Haman beserta tentaranya adalah orang-orang yang
bersalah
[28:38] ……. Maka bakarlah hai Haman
untukku tanah liat, kemudian buatkanlah untukku bangunan yang tinggi …
Di sini Qur’an jelas-jelas mengatkan Haman dan Firaun hidup pada masa
dan tempat yang sama. Tapi itu tidak benar menurut sejarah. Firaun hidup
pada masa Musa, dan Haman adalah menteri pada masa pemerintahan
Ahasuerus (Xerxes I). Ayat Qur’an ini bukan saja salah tentang
lokasinya, tapi juga salah tentang waktunya – 1,000 tahun!
Sekali lagi Qur’an mengungkapkan bahwa
Muhammad tidak tahu sejarah dan dia memilih mengubah sejarah
sesuai kehendak buruknya sendiri.
Penyimpangan
lainnya
Penciptaan Langit dan Bumi
Mana yang lebih dulu diciptakan? Seperti yang dapat anda lihat, di ayat
berikut Muhammad mengatakan bahwa bumi lah yang diciptakan dulu, dan di
ayat lain dia bilang langit yang diciptakan lebih dahulu.
[2:29] Dia-lah Allah,
yang menjadikan segala yang ada di bumi
untuk kamu dan Dia berkehendak menuju langit,
lalu dijadikan-Nya tujuh langit.
Dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu.
[79:27-30] Apakah kamu
yang lebih sulit penciptaannya ataukah
langit? Allah telah membangunnya, Dia meninggikan bangunannya
lalu nyempurnakannya, dan Dia menjadikan malamnya gelap gulita dan
menjadikan siangnya terang benderang.
Dan bumi sesudah itu dihamparkan-Nya.
Langit dan bumi berpadu
atau terpisah?
Penyimpangan berikut ini tentang langit dan bumi, bersatu atau terpisah?
[41:11]
Kemudian Dia menuju langit dan langit itu masih merupakan asap, lalu Dia
berkata kepadanya dan kepada bumi: "Datanglah
kamu keduanya menurut perintah-Ku dengan suka hati atau
terpaksa". Keduanya menjawab: "Kami datang dengan suka hati".
[21:30] Dan apakah orang-orang yang
kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu
adalah suatu yang padu, kemudian Kami
pisahkan antara keduanya………
Bagimana manusia diciptakan?
Apakah manusia diciptakan dari segumpal dari seperti yang dikatakan ayat
berikut?
[96:2] Dia telah
menciptakan manusia dari segumpal darah.
Ataukah manusia diciptakan dari air seperti yang Muhammad katakan dalam
ayat berikut:
[21:30] Dan
dari air Kami jadikan segala sesuatu
yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?
[25:54] Dan Dia (pula)
yang menciptakan manusia dari air,
lalu Dia jadikan manusia itu (punya) keturunan dan mushaharah dan adalah
Tuhanmu Maha Kuasa.
Ataukan dari tanah liat kering?
[15:26] Dan sesungguhnya
Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari
tanah liat kering (yang berasal)
dari lumpur hitam yang diberi bentuk.
Ataukah dari debu/tanah (dust)
[3:59] …... Allah
menciptakan Adam dari tanah,
kemudian Allah berfirman kepadanya: "Jadilah" (seorang manusia), maka
jadilah dia.
[30:20] Dan di antara
tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan kamu dari
tanah, kemudian tiba-tiba kamu
(menjadi) manusia yang berkembang biak.
Ataukah dari yang tidak ada sama sekali?
[19:67] Dan tidakkah manusia itu
memikirkan bahwa sesungguhnya Kami telah menciptakannya dahulu, sedang
ia tidak ada sama sekali?
Ataukah dari bumi?
[11:61] ….sekali-kali
tidak ada bagimu Tuhan selain Dia. Dia telah menciptakan kamu dari
bumi (tanah) dan menjadikan kamu
pemakmurnya,
Ataukah dari sperma (mani)?
[16:4] Dia telah
menciptakan manusia dari mani….
Dapatkah Malaikat Melawan Tuhan
Satu ayat mengatakan tidak mungkin, tapi di satu ayat lagi malaikat
terbukti melawan Tuhan.
[16:49-50]
…. sedang mereka (malaikat) tidak menyombongkan diri. … melaksanakan apa
yang diperintahkan (kepada mereka)
[2:34] ….. Kami berfirman kepada para
malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam," maka sujudlah mereka kecuali
Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang
yang kafir.
Jadi, Iblis yang termasuk malaikat, melawan Tuhan dan secara langsung
bertentangan dengan ayat 16:49-50 di atas.
Bagaimana Qu’ran
diturunkan?
Siapa yang menurunkan Quran dari Allah kepada Muhammad? Satu ayat
mengatakan Jibrail, dan ayat lainnya mengatakan Ruhul Qudus.
[2:97] Katakanlah: Barang
siapa yang menjadi musuh Jibril, maka Jibril itu telah menurunkannya (Al
Qur'an) ke dalam hatimu …….
[16:102] Katakanlah: "Ruhul Qudus menurunkan Al Qur'an itu dari Tuhanmu
dengan benar…”.
Pembenaran atau
Penggantian?
Apakah ayat-ayat yang diturunkan kepada Muhammad membenarkan ayat-ayat
yang diturunkan sebelumnya?
[2:97] Katakanlah: Barang
siapa yang menjadi musuh Jibril, maka Jibril itu telah menurunkannya (Al
Qur'an) ke dalam hatimu dengan seizin Allah;
membenarkan apa (kitab-kitab)
yang sebelumnya dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi
orang-orang yang beriman.
Ataukan ayat-ayat yang diturunkan kepada Muhammad menggantikan yang
telah ada?
[16:101] Dan apabila Kami
letakkan suatu ayat di tempat ayat yang lain sebagai
penggantinya padahal Allah lebih
mengetahui apa yang diturunkan-Nya, mereka berkata: "Sesungguhnya kamu
adalah orang yang mengada-adakan saja". Bahkan kebanyakan mereka tiada
mengetahui.
Tampaknya Muhammad tidak bisa menegaskan kehendaknya sendiri, mau
menyenangkan hati penganut agama lain (Kristen / Yahudi) dengan
mengatakan Qur’an membenarkan buku suci mereka, ataukan membanggakan
diri mengatakan Qur’an menggantikan buku suci mereka.
Anak Nuh diselamatkan atau Tidak?
[21:76] Dan (ingatlah
kisah) Nuh, sebelum itu ketika dia berdoa, dan Kami memperkenankan
doanya, lalu Kami selamatkan dia beserta
keluarganya dari bencana yang besar.
Tapi ayat berikut mengatakan anak Nuh mati tenggelam.
[11:42] Dan bahtera itu
berlayar membawa mereka dalam gelombang laksana gunung. Dan Nuh
memanggil anaknya sedang anak itu berada di tempat yang jauh terpencil:
"Hai anakku, naiklah (ke kapal) bersama kami dan janganlah kamu berada
bersama orang-orang yang kafir." Anaknya menjawab: "Aku akan mencari
perlindungan ke gunung yang dapat memeliharaku dari air bah!" Nuh
berkata: "Tidak ada yang melindungi hari ini dari azab Allah selain
Allah (saja) Yang Maha Penyayang". Dan gelombang menjadi penghalang
antara keduanya; maka jadilah anak itu
termasuk orang-orang yang ditenggelamkan.
Orang Kristen akan masuk
Surga?
Di satu ayat, Muhammad mengatakan orang Kristen akan masuk surga.
[2:62]
Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang
Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja di antara mereka yang
benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh,
mereka akan menerima pahala dari Tuhan
mereka, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka, dan tidak (pula) mereka
bersedih hati.
Tapi di ayat lainnya, Muhammad menyangkal apa yang telah dikatakannya.
[5:72] Sesungguhnya telah
kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah adalah Al Masih
putra Maryam", padahal Al Masih (sendiri) berkata: "Hai Bani Israel,
sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu" Sesungguhnya orang yang
mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan
kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi
orang-orang lalim itu seorang penolong pun.
[3:85] Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali
tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat
termasuk orang-orang yang rugi.
Anggur itu baik atau
buruk?
Di satu sura dikatakan anggur/arak adalah hasil buatan Setan.
[5:90] Hai orang-orang
yang beriman, sesungguhnya khamar
(arak), berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan
panah, adalah perbuatan keji termasuk
perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu
mendapat keberuntungan.
Tapi di ayat berikutnya dikatakan bahwa ada sungai-sungai dari arak di
surga.
[47:15] (Apakah)
perumpamaan (penghuni) surga yang dijanjikan kepada orang-orang yang
bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air yang tiada berubah
rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang tiada berubah rasanya,
sungai-sungai dari khamar (arak) yang
lezat rasanya bagi peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang
disaring; dan mereka memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan
ampunan dari Tuhan mereka, sama dengan orang yang kekal dalam neraka dan
diberi minuman dengan air yang mendidih sehingga memotong-motong
ususnya?
Pertanyaan saya: bagaimana Setan sampai
bisa memasukkan hasil kerjaannya di surga?
Yesus lahir di bawah pohon kurma?
[19:23] Maka rasa sakit
akan melahirkan anak memaksa ia (bersandar) pada pangkal pohon kurma, ia
berkata: "Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi
sesuatu yang tidak berarti, lagi dilupakan".
Jadi Qur’an mengatakan bahwa Yesus lahir di bawah pohon Kurma, yang
jelas-jelas bertentangan dengan berbagai buku agama lainnya pada saat
itu.
Apakah Homoseksual
Diizinkan Dalam Islam?
Qur’an bertentangan dengan dirinya sendiri dalam topik ini. Ayat berikut
mengatakan bahwa homoseksual dilarang.
[4:16] Dan terhadap dua
orang yang melakukan perbuatan keji di antara kamu, maka berilah hukuman
kepada keduanya, kemudian jika keduanya bertobat dan memperbaiki diri,
maka biarkanlah mereka. Sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat lagi Maha
Penyayang.
[27:55] Mengapa kamu mendatangi laki-laki untuk (memenuhi) nafsu (mu),
bukan (mendatangi) wanita? Sebenarnya kamu adalah kaum yang tidak
mengetahui (akibat perbuatanmu)".
Namun ayat-ayat berikut ini jelas-jelas bertentangan dengan ayat-ayat di
atas.
[52:24] Dan berkeliling
di sekitar mereka anak-anak muda untuk (melayani) mereka, seakan-akan
mereka itu mutiara yang tersimpan.
[56:17] Mereka dikelilingi oleh anak-anak muda yang tetap muda,
[76:19] Dan mereka dikelilingi oleh pelayan-pelayan muda yang tetap
muda. Apabila kamu melihat mereka kamu akan mengira mereka, mutiara yang
bertaburan.
Muhammad tidak bisa membuat keputusan tentang sodomi. Dia melarang
sodomi di bumi, tapi mengatakan bahwa muslim boleh menikmati homoseksual
di surga. Adalah fakta yang sangat jelas bahwa banyak Muslim-muslim
terkemuka yang mempraktekkan homoseksual menggunakan Qur’an untuk
menghalalkan tindakan mereka. Contohnya, Babar, raja moghul yang mabuk
asmara dengan seorang anak laki-laki bernama Baburi.. Kuttubuddin Aibak,
seorang Muslim penguasa India, suka berdandan sebagai wanita dan menari
secara seronok.
Contoh lainnya adalah Abu Nuwas – seorang penyair terkenal dalam bahasa
Arab, yang menulis dalam puisinya the Perfumed Garden:
O the joy of sodomy! So now
be sodomites, you Arabs.
Turn not away from it--therein is wondrous pleasure.
Take some coy lad with kiss-curls twisting on his temple
and ride as he stands like some gazelle standing to her mate.
-A lad whom all can see girt with sword and belt
not like your whore who has to go veiled.
Make for smooth-faced boys and do your very best
to mount them, for women are the mounts of the devils.
O nikmatnya sodomy! Jadilah pen-sodomi,
dikau kaum Arab.
Janganlah berpaling darinya –kenikmatan menakjubkan.
Ambillah beberapa anak lelaki muda dengan rambut ikat di pelipisnya
Dan tunggangi dia selagi dia berdiri bagaikan seekor rusa kecil
menghadapi pasangannya
Anak muda yang semua dapat lihat mengenakan pedang dan ikat pinggang
Tidak seperti pelacurmu yang harus dicadari
Pergilah pada anak muda berwajah licin dan lakukan semampumu
Tunggangi mereka, karena wanita adalah tunggangan setan.
Masih banyak puisi-puisi serupa oleh Abu Nuwas dan penyair lainnya yang
lebih grafik dalam memuja tindakan homoseksual dan lesbian.
Kesimpulan:
Kita telah mencapai kesimpulan bahwa
Quran itu penuh pertentangan. Jelaslah Qur’an bukan dari Tuhan.
Pertentangan-pertentangan dan perbedaan gaya tulis yang nyata dalam
Quran memaksa kita untuk menarik kesimpulan bahwa Qur’an
tidak lain adalah hasil karya seseorang
yang berangan-angan dan tidak jelas atau
hasil karya banyak orang, bukan satu
orang.
Contohnya, kadang-kadang bunyi ayat-ayat itu seakan-akan adalah apa yang
dikatakan Tuhan, dan kadang-kadang seperti orang lain yang mengatakan
sesuatu tentang Tuhan. Pertentangan langsung dalam Qur’an seperti ini
memaksa kita menarik kesimpulan ini.
http://www.indonesiawatch.org/ruang.php?news_id=26
Bagaimana caranya umat Islam dapat membenarkan begitu banyak kesalahan
historis di dalam Al-Qur’an?
Misalnya:
(i) Allah (5:116) menuduh orang-orang Kristen menyembah tiga Allah
(Trinitas) yang terdiri dari Allah, Maryam dan Isa.
(ii) Bahwa orang Yahudi menyembah Ezra (9:30).
(iii) Bahwa kematian dengan cara penyaliban dipakai di zaman Musa pada
tahun 1500sM. Namun Encyclopedia Britannica, yang sesuai dengan semua
catatan sejarah, melaporkan bahwa cara penyaliban itu tidak ada sebelum
tahun 500sM.
(iv) Maryam, ibu Isa, adalah saudara kandung Harun dan Musa walaupun
dalam sejarah mereka telah hidup 1500 tahun sebelum Maryam, ibu Isa
(19:28).
(v) Haman adalah kawan Firaun walaupun Haman hanya hidup 1000 tahun
setelah Firaun sudah mati (28:6,8,38; 40;24,36).
Ini adalah lima kesalahan antara ratusan kesalahan historis dan
tatabahasa yang dapat ditemukan dalam Al-Qur’an. Dengan demikian,
bagaimana mungkin Al-Qur’an dapat diandalkan sebagai sumber kebenaran
yang sempurna?
http://atheism.about.com/gi/dynamic/offsite.htm?zi=1/XJ&sdn=atheism&zu
=http%3A%2F%2Fanswering-islam.org%2FBehindVeil%2Fbtv11.html
diterjemahkan oleh podrock.
Pertentangan dalam
Quran.
Para peneliti Kristen Orientalis mengatakan, ada lusinan pertentangan
dalam Quran. Mungkin mereka benar. Kita disini akan mengulah
pertentangan yg disebutkan oleh orientalis ini, dgn mengutip ulama
muslim. Ternyata ulama muslim sendiri mengakui adanya pertentangan ini
meskipun mereka mencoba utk mencari pembenarannya. Pembenaran mereka
terbukti lemah, nanti pembaca akan menemukannya sendiri.
Tapi ada juga pembenaran mereka yg cukup masuk akal, kita akan menerima
apa yg mereka tawarkan karena kita ingin tahu penafsiran
mereka, walau sangkalan2 dari peneliti orientalis lebih meyakinkan.
Pertentangan pertama
Dalam beberapa ayat Quran di-indikasikan telah diturunkan dalam lidah
Arab; artinya dalam bahasa Arab (lihat 14:4; 29:192-195; 13:37; 42 7;
39:28, and 43:3). Tapi, dalam paling tidak dua ayat yg jelas, Quran
memerintahkan penghapusan dialek apapun selain dari bahasa Arab dalam
teks Quran (16:103; 41:44).
Dalam bukunya, “al-Risala”, di-edit Ahmad Shakir (hal 41), ]Shafi’I
berkata;
“Dikatakan, ‘Mana bukti bahwa Buku Tuhan itu tertulis dlm bahasa Arab
tanpa bercampur dg yg lain (bahasa asing)?’ Buktinya adalah dlm buku
Tuhan itu sendiri.”
Kemudian Shafi’I mengutip ayat2 yg disebut diatas (16:103 and 41:44).
Shafi’I ingin mempertahankan ayat2 ini, tapi dia tidak bisa mengabaikan
fakta yg telah diuji oleh semua ulama muslim (termasuk para Sahabat)
bersama dg pembuat hukum seperti ibn Abbas, Mujahid, ibn Jubayr, Akrama
dan Ata. Juga termasuk dalam grup ini adalah Suyuti bersama dg ilmuwan
lain seperti Dr. Muhammad Rajab yg mengungkapkan pandangan dalam majalah
“Solidaritas” (al-Tadamun) April, edisi 1989.
Dalam bukunya, "The Itqan" (part 2, pp. 108-119),
Suyuti membuat daftar
118 kata2 non-arab yg dicatat
dalam Quran. Ibn Abbas sendiri (bersama dg para Sahabat) menyatakan
bahwa ada beberapa kata2 Quran yg berbahasa Persia, Ethiopia dan
Nabatean (p.105). Dr. Bayyumi juga menegaskan pendapat dan pandangan
Suyuti ini. Dihadapkan pada pertentangan ini apa pembenaran Suyuti ? Di
halaman 106 ia mengatakan :
“Keberadaan beberapa kata non-arab tidak membuat Quran jadi non-Arab
seperti yg diindikasikan ayat2nya.”
Dan tanggapan kita pada Suyuti:
Quran sendiri yg menyangkal bahwa ada kata2 Non-Arab didalamnya
(ayat 16:103; 41:44). Jelas sekali ini adalah sebuah pertentangan,
khususnya karena ada sekitar 118 kata non-Arab – bukan hanya lima atau
sepuluh kata. Penjelasan sederhana utk pertentangan ini adalah :
Muhammad sendiri tidak tahu
bahwa kata2 yg digunakan dalam Quran berasal bukan dari bahasa Arab.
Dia tidak sadar bahwa beberapa diantaranya adalah bahasa Persia,
Ethiopia, berber, Turki dan Nabatean; jadi, dia menyatakan bahwa seluruh
isi Quran diturunkan dalam bahasa Arab murni.
Pertentangan kedua
Dalam bab 3, halaman 83 dari “The Itqan”, Suyuti mendedikasikan banyak
halaman utk judul, “Apa yg salah dari sebuah pertentangan dalam Quran.”
Dia berkomentar bahwa ada sesuatu didalam Quran yg membuat Ibn Abbas
berhenti tiba2 dalam memberikan jawaban. Seseorang memberitahunya bahwa
satu ayat dalam Quran menyebut2 bahwa
lamanya hari Kebangkitan adalah 1000 tahun dan ayat lain bilang 50.000
tahun (al-Sayda: 32.5 dan al-Maarij: 70.4).
Ibn Abbas berkata, “Ini dua pernyataan Tuhan dalam bukunya dan Tuhanlah
yg paling tahu.” Ini pengakuan yg jujur dari Ibn Abbas tanpa usaha
apapun utk membenarkan.
Ketika ibn Musayyib, salah seorang teman dekatnya, ditanya mengenai dua
versi ttg lama kebangkitan ini dan kenapa mereka bertentangan satu sama
lain, dia berkata,
“Ibn Abbas menghindari pembicaraan mengenai hal ini dan dia lebih
berpengetahuan dari saya.” Tapi kita temukan beberapa ulama sejaman yg
berusaha keras utk membenarkan pertentangan ini dan menyatakan bahwa
mereka lebih berpengetahuan dibanding Ibn Abbas!!
Pertentangan ketiga
Dalam bab yg sama, halaman 79, Suyuti bilang Quran menyatakan dalam bab
6.22-23 bahwa pada hari pengadilan, para kafir berusaha menyembunyikan
sesuatau dari tuhan, semeentara pada Q 4.42, hal itu disangkal itu dan
Quran malah mengindikasikan bahwa kafir tidak menyembunyikan apapun dari
Tuhan.
Suyuti mencoba membenarkan pertentangan ini dg berkata bahwa Ibn Abbas
juga ditanya mengenai ini dan jawabnya bahwa mereka menyembunyikan dg
lidah mereka tapi tangan dan anggota tubuh mereka mengakuinya. Tapi
pertanyaan itu tetap tidak terjawab karena jika tangan mereka mengakui,
tidak seharusnya Quran mengatakan bahwa mereka tidak menyembunyikan
fakta apapun dari Tuhan karena mereka benar2 telah mencoba utk sembunyi,
tapi tangan2 mereka membuat mereka ketahuan, seperti yg dikatakan ibn
Abbas.
Pertentangan keempat
Dalam bab, ‘al Waqiha,” Quran membicarakan mengenai mereka yg
ditakdirkan utk masuk surga. Dinyatakan dalam ayat 13 dan 14 bahwa
mayoritasnya akan berasal dari bangsa2 yg datang sebelum Muhammad dan
minoritasnya akan berasal dari orang2 yg percaya pada Muhammad.
Tapi dalam bab yg sama, ayat 39 dan 40, dikatakan bahwa mayoritas akan
berasal dari orang2 yg datang
sebelum dan sesudah Muhammad juga. Ini pertentangan dalam satu
bab. Ayat 14 bilang, “…dan segolongan kecil dari orang-orang yang
kemudian”, tapi dalam ayat 40, Quran bilang sebaliknya, “dan segolongan
besar pula dari orang yang kemudian.”
Saya mencoba membatasi diskusi ini dg mengutip tafsir ayat2 ini dari
ulama2 muslim, tapi mereka tidak pernah menampilkan pembenaran yg jelas
atas pertentangan yg telak2 ini (mengacu pada komentar dari Baydawi, hal
710; Zamakh-Shari dalam Kash-Shaf, bag 4, hal. 458; dan Jalalan, hal.
453). Semuanya cuma bilang bahwa “…yg terdahulu adalah bangsa2 dari Adam
hingga Muhammad dan yg kemudian adalah orang2 Muhammad.” Jadi, satu saat
Quran berkata, “segolongan kecil dari yg lain, “ kemudian berkata
“segolongan besar atau banyak dari yg lain.”
Ini jelas sebuah pertentangan yg diamati oleh banyak orang dan tidak ada
seorang Muslimpun yg mampu menampiknya.
Pertentangan kelima
Menyinggung soal perkawinan, jelas bahwa Quran menyebut kemungkinan
mengawini empat wanita pada saat yg sama. Pada ayat 4.3
“Jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil, maka (kawinilah) seorang
saja.”
Tapi dalam Ayat 4.129, kita baca,
“Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara
istri-istri (mu), walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian.”
Dalam bukunya, “The Itqan”, Suyuti bilang,
“Dalam ayat pertama kita mengerti keadilan itu mungkin sedang pada yg
kedua, kita merasa bahwa keadilan itu tidak mungkin’ (Itqan, bab 3 hal.
85)
Sebenarnya, dari sudut pandang Quran, “keadilan itu mungkin” saja
dipraktekkan. Bahkan Sahabat2 Muhammad dan penerusnya melakukan
poligami. Dg begitu, ‘keadilan’ terasa mungkin tercapai oleh mereka,
karena tidaklah pantas jika mereka semua itu, termasuk Umar, Ali, Usman
dan Muhammad melanggar ajaran Quran.
NAMUN kenapa Quran bilang di 4.129 bahwa ‘keadilan’ itu
tidak mungkin ? Ini
jelas sebuah pertentangan yg oleh para ulama muslimpun, diantaranya
Suyuti, disadari dan dimengerti. Utk memecahkan masalah ini, Suyuti
mengatakan;
“Ayat pertama (berarti) keadilan yg berkenaan dg pemenuhan janji/ikrar
sementara ayat kedua berhubungan dg kecenderungan suasana hati dan tidak
ada kemampuan seorang laki2 utk adil dalam hal ini.”
Jalalan (hal. 82) dan Baydawi (hal 130) setuju dgnnya. Baydawi
mengulangi pernyataan diatas dan menambahkan;
“Muhammad sendiri adil kepada istri2nya dalam masalah hak asasi manusia,
tapi dalam hal suasana hati, dia selalu bilang pada tuhan, ‘Maafkan aku
mengenai hal dimana aku tidak punya kuasa.”
Karena Muhammad, menurut semua ulama2,
lebih menyukai Aisha dibanding yg lain dan dia tidak mempunyai
rasa sayang terhadap Sawda binti Zamea. Zamakh-shari menyatakan
kefavoritan Muhammad terhadap Aisha dan bahwa beberapa orang mengartikan
ayat yg kedua sebagai 'kamu tidak dapat adil dalam cinta.' Sheik Kashkak
mengindikasikan dalam bukunya “Opinions (bab 5 hal 52), bahwa sikap
pilih kasih ini diijinkan! Tapi, Zamakh-shari memberi pendapat lain yg
penting ketika dia secara jelas berkata dalam Kash-shaf (bab1 halaman
568 dan 569);
“Tuhan telah membebaskanmu utk menerapkan keadilan yg sempurna yg mana
sebenarnya kamu mampu karena sudah menjadi kewajiban utk memperlakukan
wanita dengan sama dalam pembagian porsi, biaya dan janji2 dan hal2 lain
yg kadang tidak diperhitungkan. Adalah diatas kemampuan manusia bahkan
jika mereka semua sama2 dicinta. Akan jadi bagaimana bila hati condong
kesebagian saja dari mereka!”
Kemudian Zamakh-shari mengindikasikan, “ayat kedua yg mengindikasikan
bahwa kamu tidak akan bisa adil” bisa berarti “adil dalam cinta” seperti
yg terjadi pada Muhammad dan Aisha. Tapi, kita mengerti dari pernyataan
Zamakh-shari bahwa ‘keadilan’ tidak mungkin terjadi dalam pembagian
porsi, dukungan keuangan dan janji2 bahkan jika mereka semua sama2
dicintanya. Betapa tambah sukarnya jika hati lelaki itu condong pada
hanya beberapa orang dari mereka. Dibilangnya apa yg sungguh2 diperlukan
adalah utk berpantang dari kecondongan terhadap satu wanita yg akan
mengakibatkan pengabaian yg lainnya. Tafsiran Zamakh-Shari disini
sepenuhnya cocok dg sisa ayatnya.
Para ulama muslim menyatakan Muhammad adalah contohnya, dan isunya
menjadi semakin rumit, karena apa yg terjadi pada istri yg malang jika
sang suami mengabdikan cintanya pada istri yg lain? Dia tidak bisa
protes karena, berdasarkan ayat Quran dan contoh yg diterapkan oleh
Muhammad, suaminya tidak bersalah apapun. Quran menyatakan bahwa kamu
tidak dapat, dari sudut pandang emosional, memperlakukan wanita2 dg
adil, dan Muhammad sendiri menolak
permintaan anaknya Fatima, yg meminta ia memperlakukan semua istrinya
sama dan jangan condong pada Aisha, istri favoritnya.
Dia mengungkapkan rasa sayangnya ini dimuka umum beberapa kali. Dia
punya rencana utk menceraikan Sauda. Ada yg bilang dia sudah melakukan
hal itu tapi kemudian dia kembalikan lagi kedudukannya sebagai istri
ketika Sauda setuju utk memberikan jatah malamnya pada Aisha.
Kasihan sekali wanita2 muslim!
Pertentangan lain
Orientalis Barat juga berkata bahwa Quran bertentangan dg Quran itu
sendiri saat menyinggung penciptaan langit dan bumi dg mengatakan dalam
satu kesempatan bahwa langit diciptakan sesudah bumi (dalam banyak ayat)
tapi dikesempatan lain, dalam satu ayat, bilang bumi diciptakan sesudah
langit.
Kita mencoba mengutip hanya dari ulama2 muslim seperti Suyuti, Baydawi,
Jalalani dan Zamakh-Shari, yg berusaha keras menjelaskan ayat2 ini utk
menghilangkan pertentangan yg ada terhadap penggunaan bahasanya yg
benar, seperti pengucapan kata “sesudah’ artinya ‘sebelum’.
Atau, seperti kita baca dalam Surat 90.1, mereka bilang bahwa Tuhan
tidak bersumpah di tanah suci (Mekah), kemudian dalam Surat 95.3 kita
lihat Dia bersumpah di tanah suci Mekah. Pertentangan antara kedua ayat
ini sangat jelas, tapi Suyuti (bersama dg ulama lain) menyangkal bahwa
ada pertentangan karena kata ‘no’ dalam surat 90 itu bersifat
melebih-lebihkan (redundant). Tidak dimaksudkan utk meniadakan tapi
memastikan!!
Suyuti mengomentari isu ini bersama isu2 lain, dalam artikel yg
berjudul, “What was mistaken to be Contradiction” ("Apa yg
disalah-sangka sbg Kontradiksi"). Dia merangkum pendapat2 para ulama
sebagai jawaban pada kritik ini dg mengatakan :
“Umat tidak menolak apa yg kau tolak karena orang2 Arab boleh
menggunakan apa yg tidak ada dalam konteks dari percakapan mereka dan
meniadakan artinya.”
KONTRADIKSI DALAM ALQURAN
QS 4 (AN-NISA) :82 = Apakah
tidak mereka memperhatikan alQuran dan jika ia adalah dari sisi selain
Allah tentu mereka mendapati didalamnya pertentangan banyak.
JAWABAN SAYA ++
KONTRADIKSI ALQURAN
alloh bilang dalam QS 5: 90 MINUM - MINUMAN
KERAS (KHAMAR) ADALAH PERBUATAN SETAN [90] Hai orang-orang yang beriman,
sesungguhnya (meminum) khamar , berjudi, (berkorban untuk)
berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk
perbuatan setan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu
mendapat keberuntungan. >> MINUM KHAMAR ADALAH PERBUATAN SETAN, kata
ALLOH SWT
Terjemahan alquran baca di
http://quran.al-islam.com/Targama/DispTargam.asp?nType=1&nSeg=0&l=eng&nSora=5&nAya=90&t=ind
TAPI JUSTRU DI SURGA
ALLOH SWT SEDIAKAN MINUM - MINUMAN KERAS DI SURGA
QS 47 :
[15] (Apakah) perumpamaan (penghuni) surga yang dijanjikan kepada
orang-orang yang bertakwa yang di dalamnya ada sungai-sungai dari air
yang tiada berubah rasa dan baunya, sungai-sungai dari air susu yang
tiada berubah rasanya, sungai-sungai dari khamar
(arak) yang lezat rasanya bagi
peminumnya dan sungai-sungai dari madu yang disaring; dan mereka
memperoleh di dalamnya segala macam buah-buahan dan ampunan dari Tuhan
mereka, sama dengan orang yang kekal dalam neraka dan diberi minuman
dengan air yang mendidih sehingga memotong-motong ususnya?
Terjemahan alquran baca di
http://quran.al-islam.com/Targama/DispTargam.asp?nType=1&nSeg=0&l=eng&nSora=47&nAya=15&t=ind
KONTRADIKSI ALQURAN
QS 6: [14] Katakanlah: "Apakah akan aku
jadikan pelindung selain dari Allah yang menjadikan langit dan bumi,
padahal Dia memberi makan dan tidak diberi makan?" Katakanlah:
"Sesungguhnya aku diperintah supaya aku menjadi orang yang pertama
sekali menyerah diri (kepada Allah), dan jangan sekali-kali kamu masuk
golongan orang-orang musyrik." - MUHAMMAD KATA ALLOH YANG PERTAMA KALI
ISLAM
(MENYERAHKAN DIRI)
KONTRADIKSI DENGAN
QS 6: [163] tiada sekutu bagi-Nya; dan demikian
itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang
pertama-tama menyerahkan diri (kepada Allah)". (IBRAHIM YANG PERTAMA
KALI ISLAM "MENYERAHKAN DIRI")
QS 39 : [12] Dan aku diperintahkan supaya
menjadi orang yang pertama-tama berserah diri". (MUHAMMAD DIPERINTAHKAN
YANG PERTAMA ISLAM)
PERTANYAAN NYA = MUHAMMAD ATAU IBRHIM YANG
PERTAMA BERSERAH DIRI (MENJADI ISLAM) ?
KONTRADIKSI ALQURAN
DALAM QS 10 (YUNUS): 80-83 JELAS ALQURAN
BILANG BAHWA SETELAH PERTEMUAN DENGAN TUKANG SIHIR FIRAUN HANYA KAUMNYA
PIHAK MUSA YANG BERTOBAT
[80] Maka tatkala ahli-ahli sihir itu datang,
Musa berkata kepada mereka: "Lemparkanlah apa yang hendak kamu
lemparkan."
[81] = (Sengaja dipotong)
[82] Dan Allah akan mengokohkan yang benar
dengan ketetapan-Nya, walaupun orang-orang yang berbuat dosa tidak
menyukai (nya).
[83]
Maka tidak ada yang beriman kepada Musa,
melainkan pemuda-pemuda dari kaumnya (Musa) dalam
keadaan takut bahwa Firaun dan pemuka-pemuka kaumnya akan menyiksa
mereka. Sesungguhnya Firaun itu berbuat sewenang-wenang di muka bumi.
Dan sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang melampaui batas.
[84] Berkata Musa: "Hai kaumku, jika kamu
beriman kepada Allah, maka bertawakkallah kepada-Nya saja, jika kamu
benar-benar orang yang berserah diri."
[85] Lalu mereka berkata: "Kepada Allah-lah
kami bertawakal! Ya Tuhan kami; janganlah Engkau jadikan kami sasaran
fitnah bagi kaum yang lalim,
KONTRADIKSI /
BERTENTANGAN DENGAN QS 7:120-126 DIMANA JELAS DIKATAKAN DIAYAT INI
TUKANG - TUKANG SIHIR FIRAUN PUN IKUT BERIMAN KEPADA TUHANNYA MUSA
[120] Dan ahli-ahli sihir itu
serta merta meniarapkan diri dengan bersujud
[121] Mereka berkata: "Kami beriman kepada
Tuhan semesta alam,
[122] "(yaitu) Tuhan Musa dan Harun".
[123] Firaun berkata: "Apakah kamu beriman
kepadanya sebelum aku memberi izin kepadamu?, sesungguhnya (perbuatan)
ini adalah suatu muslihat yang telah kamu rencanakan di dalam kota ini,
untuk mengeluarkan penduduknya dari padanya; maka kelak kamu akan
mengetahui (akibat perbuatanmu ini);
Jelas sekali kontradiksinya dimana alloh swt
LUPA apakah hanya kaumnya musa saja yang bertobat (QS 10(YUNUS) 83) atau
JUGA TUKANG SIHIRNYA FIRAUN JUGA BERTOBAT QS 7: 120-126
KONTRAKDISI ALQURAN
QS 4= [48] Sesungguhnya Allah tidak akan
mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari
(syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barang siapa yang
mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar >
ALLOH NGAK BAKAL NGAMPUNIN DOSA SYIRIK
[153] Ahli Kitab meminta kepadamu agar kamu
menurunkan kepada mereka sebuah Kitab dari langit. Maka sesungguhnya
mereka telah meminta kepada Musa yang lebih besar dari itu. Mereka
berkata: "Perlihatkanlah Allah kepada kami dengan nyata". Maka mereka
disambar petir karena kelalimannya, dan mereka menyembah anak sapi,
sesudah datang kepada mereka bukti-bukti yang nyata, lalu Kami maafkan
(mereka) dari yang demikian. Dan telah Kami berikan kepada Musa
keterangan yang nyata. DOSA SYIRIK MENYEKUTUKAN ALLOH DIAMPUNI ALLOH
KESIMPULAN = ALLOH
PENDUSTA KARENA KATANYA NGAK DIAMPUNIN DOSA SYIRIK EH TERNYATA BAHKAN
DALAM SURA YANG SAMA DOSA SYIRIK DIAMPUNI
KONTRADIKSI JAWABAN
QS 29: [29] Apakah sesungguhnya kamu patut
mendatangi laki-laki, menyamun dan mengerjakan kemungkaran di
tempat-tempat pertemuanmu? Maka jawaban kaumnya tidak lain hanya
mengatakan: "Datangkanlah kepada kami azab Allah, jika kamu termasuk
orang-orang yang benar".
[30] Lut berdoa: "Ya Tuhanku, tolonglah aku
(dengan menimpakan azab) atas kaum yang berbuat kerusakan itu".
PADA KASUS LUT JELAS DIKATAKAN ORANG - ORANG
DISANA Maka jawaban kaumnya tidak lain hanya mengatakan :
"Datangkanlah kepada kami azab Allah, jika kamu termasuk orang-orang
yang benar".
(NANTANGIN NABI LUT)
INI KONTRADIKSI DENGAN
QS 27 : [56] Maka tidak lain jawaban kaumnya
melainkan mengatakan: "Usirlah Lut beserta keluarganya dari
negerimu; karena sesungguhnya mereka itu orang-orang yang (mendakwakan
dirinya) bersih". >>
KARENA JAWABANYANYA BUKAN HANYA mengusir lut
seperti pada QS 27: 56 DIATAS Tetapi juga
"...tidak lain hanya mengatakan :
"Datangkanlah kepada kami azab Allah, jika kamu termasuk orang-orang
yang benar". (Qs 29:29)
KONTRADIKSI ALQURAN
QS
68 = [49] Kalau sekiranya ia tidak segera mendapat nimat dari
Tuhannya, benar-benar ia dicampakkan ke tanah tandus dalam keadaan
tercela. > MENUNJUKKAN YUNUS AKHIRNYA MENDAPAT NIMAT TUHAN DAN TIDAK
DICAMPAKKAN KETANAH YANG TANDUS
kontrakdiksi dengan
qs 37 = [145] Kemudian Kami lemparkan dia
ke daerah yang tandus, sedang ia dalam keadaan sakit.
TERNYATA YUNUS JADI
DILEMPARKAN KETANAH YANG TANDUS YANG DIMAKSUD !!
Masa Penciptaan yang Saling Berbeda