Home | Halaman Dalam | Forum Diskusi | Album Foto

Pendapat Umat Muslim tentang Agama Islam

Pendapat Ida Saidah - Kualalumpur

Ida Saidah,Kuala Lumpur,Jumat 29 Desember 2006, Jam: 19:24:0 Pos Kota Online

Tujuan saya menulis mesej ini adalah untuk menyedarkan manusia yang lalai,Umat Islam yang jahil dan orang bukan Islam khususnya yang memusuhi Islam kerana kurang pengetahuan.Saya juga masih kurang ilmu pengetahuan tetapi saya akan menyebarkan ilmu pengetahuan saya yang cetek itu untuk kebaikan semua.
Agama Islam adalah agama yang sebenar dan akan kekal menjadi agama yang sebenar-benarnya.Kenapa orang lain hendak mempelajari Islam semata-mata untuk memburuk-burukkannya.Kenapa tidak di cari kebenarannya.Sedangkan sebatang jarum pun ada penciptanya,inikan pula manusia yang serba lengkap dengan akal fikiran dan alam semesta yang tiada sempadan.Mestilah manusia dicipta.Dan yang mencipta kita pula di panggil Tuhan.Siapakah tuhan.Adakah dia juga seperti kita.Adakah dia memiliki tangan,memiliki badan seperti kita.Jika ada di antara kita berpendapat sebegitu,maka dia memiliki minda yang terkepung.Jika ada yang berpendapat kita terjadi dari proses evolusi yang membabitkan monyet,Siapa pula yang mencipta monyet itu.Adakah martabat kita serendah martabat monyet.
Di dalam Al-Quran ada menyebut tentang cara-cara manusia yang pertama di cipta iaitu Adam.Al-Quran juga menyebut tentang cara-cara kita semua di hidupkan,dilahirkan dan dimatikan.Dan pencipta kita itu adalah Allah yakni pencipta segala makhluk dan alam.Allah telah menurunkan kitab-kitabnya iaitu Kitab Taurat,Kitab Zabur,Kitab Injil dan Kitab Al-Quran serta beberapa panduan yang dipanggil suhuf
untuk memimpin manusia ke jalan yang benar.Panduan-panduan ini disampaikan kepada manusia melalui para utusan Allah yakni Rasul-rasul dan nabi-nabi Allah seperti Nabi Ibrahim,Nabi Isa dan Nabi Muhammad.Rasul-rasul ini hanyalah utusan Allah.Mereka juga sama seperti kita,cuma memiliki darjat yang tinggi,Kelebihan atau mukjizat kurniaan Allah dan amat taat kepada Allah.
Kandungan Al-Quran adalah lengkap meliputi setiap aspek kehidupan dan di jamin tidak akan mengalami perubahan walau sebaris ayat.Jikalau Al-Quran itu rekaan,bagaimana ia boleh mengetahui sejarah ribuan tahun lampau dan kisah penciptaan manusia.Al-Quran tidak memiliki keraguan didalamnya.Ayat-ayat di dalamnya juga amat tepat dari segi maksud.Utusan Allah yang menerima Kitab Al-Quran pula adalah Nabi Muhammad.Nabi Muhammad menerima Kitab tersebut melalui perantaraan malaikat tetapi apabila Allah mewajibkan sembahyang kepada Umat Islam,Nabi Muhammad di angkat ke langit untuk menemui Allah.Itu menerangkan bahawa sembahyang amat penting buat manusia.Nabi Muhammad adalah seorang yang buta huruf.Kenapa ada orang menuduh beliau yang mereka-reka Al-Quran.Ayat-ayat Al-Quran amat puitis dan bermutu.Mustahil Al-Quran direka oleh manusia.Tentulah Al-Quran di cipta oleh Allah yakni pencipta sekalian alam.
Nabi Muhammad memiliki sifat yang mulia.Beliau merupakan seorang pedagang sebelum di lantik menjadi rasul.Beliau juga amat jujur dan baik hati semasa berniaga dan diakui oleh pelanggan-pelanggannya.Beliau menjalani kehidupannya dengan serba sederhana.Beliau hanya tidur di atas tikar biasa.Kenapa ada orang yang mengatakan Nabi Muhammad kaya dan sombong.Nabi Muhammad telah melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggungjawab untuk menyebarkan panduan berguna bagi umat manusia.
Seluruh umat Islam beriman kepada semua nabi-nabi termasuk Nabi Musa,Nabi Isa dan juga Nabi Muhammad sebagai utusan Allah.Agama Islam menyuruh kepada kebaikan dan mencegah kepada kemungkaran.Semua manusia di cipta untuk memakmurkan alam ciptaan Tuhan.Bukan untuk berperang.Apakah pula persepsi agama lain berkenaan tujuan manusia di cipta.Mungkin ada agama yang langsung tidak mempunyai jawapan tentang tujuan manusia di cipta.Agama Islam meliputi seluruh aspek kehidupan bukan sahaja mengenai amal ibadah kepada Allah malah menerangkan tentang kehidupan di dunia dan juga di akhirat.Seharusnya kita boleh berfikir untuk mencari kebenaran yang sebenar untuk mencapai kerhedaan pencipta kita.

Klik Tanggapan untuk Pembelaan Iman Ida Saidah

 

Penjelasan "Tak Sanggup" (Faithfreedom)

Muhammad merupakan salah satu Nama Dzat Allah dari sekian banyak Nama Dzat Allah yang dikemukakan dalam AlQur'an. Nama-nama yang digelarkan kepada para nabi ialah Nama2 Allah. mereka digelari Nabi karena Kehendak Allah, bukan mengaku dirinya nabi. Tak ada yang bisa menolak ketika kehendak Allah Berkehendak. seseorang digelari nabi karena Kehendak-Nya. sesorang digelari Muhammad karena Kehendak-Nya, sesorang digelari Adam karena Kehendak-Nya, seseorang digelari Ibrahim karena Kehendak-Nya, seseorang digelari Isa karena kehendak-Nya dan seterusnya.

Allah memiliki 1000 Nama-nama Dzat Allah, 300 tercantum dalam Kitab Zabur, 300 tercantum dalm kitab Tauret, 300 tercantum dalam kitab Injil dan 100 tercantum dalam alqur'an. ke 1000 nama itu tertulis melingkari Ka'bah di Mekah. Ke 1000 Nama itu sama Agungnya, sama masyurnya, yang berbeda hanya tulisan(lafadz)nya saja.

NAma-nama Allah bukanlah nama-nama bagi mahluk, karena dalam AlQur'an dijelaskan bahwa tidak boleh menserupakan Dzat Allah dengan Mahluk, karena itu Nama-nama Allah tidak boleh digunakan oleh mahluk untuk menamai mahluk. Jika para nabi digelari dengan NAma-nama Allah, bukan mahluk yang menggelarinya, hal tersebut bukan urusan Mahluk namun Allah lah yang memiliki kehendak.

Dalam kisah tentang Nabi Muhammad SAW diriwayatkan bahwa ia bernama Ahmad, ia digelari Al Amin (Al Amin adalah Nama Dzat Allah yang perkarannya adalah Kepercayaan), dan digelari Muhammad bukan oleh penganutnya melainkan karena Kehendak Allah. Ia tidak pernah mengaku bahwa ia adalah Nabi apalagi Rosul. Namun Ia menyampaikan wahyu yang diterimanya, bahwa Atas Nama Muhammad (Bukan Ahmad) adalah Utusan (Rosul), yang selalu menyertai atas nama Manusia, karena atas nama manusia selalu disertai dua utusan yaitu atas nama Muhammad dan atas nama Syaitan. Atas nama Muhammad yang selalu mengajak akan kebaikan dan atas nama Syaitan yang selalu mengajak akan kesesatan. Oleh karena itu dari jaman NAbi Adam hingga kini, semua manusia Kemuhammadan (disertai atas nama Muhammad) dan Kesyaitanan (disertai atas nama Syaitan), tinggal manusia itu sendiri cenderungnya kepada apa, apakah kepada kemuhammadan atau kepada kesyaitanan?

Ahmad digelari Nabi (yang menjelaskan) karena apa yang dilaksanakannya. yaitu secara syariat Ia yang menjelaskan apa-apa kandungan Ayat dalam alQur'an namun secara hakekat ia tidak dapat berbuat apa-apa(seperti menjelaskan kandungan AlQur'an) jika tidak disertai dengan daya dan kekuatan milik Allah serta Kesanggupan memilih jalan yang benar.

Nabi Muhammad SAW, sebelum menerima AlQur'an, ia belajar pengetahuan Agama dari kitab-kitab sebelumnya yaitu Zabur, Tauret dan Injil. AlQur'an merupakan kesatuan Kitab-kitab sebelum ALQur'an. Oleh karenanya jika diteliti lebih dalam isi dari AlQur'an tidak akan beda dengan Zabur, Tauret atau Injil, Karena ke empat kitab tersebut merupakan kesatuan. yang membedakan adalah paham-paham dari para penganut ajaran agama dari kitab-kitab tersebut. penganut yahudi fanatik mengklaim bahwa Nabi Musa adalah nabi terakhir dan tauret adalah kitab yang paling sempurna, kemudian penganut nasrani fanatik menganggap Nabi Isa / Yesus adalah Nabi terakhir atau mungkin menganggap yesus adalah Tuhan dan kitab injil adalah kitab yang paling sempurna dan yang terakhir. Kemudian penganut Islam fanatik mengklaim bahwa Nabi Muhammad SAW adalah nabi terakhir dan AlQur'an adalah kitab terakhir yang diturunkan.
persepsi inilah yang kemudian memicu perbedaan paham yang dapat menimbulkan persinggungan diantara penganut ajaran agama.

Kehadiran akan Nabi Muhammad setelah nabi-nabi sebelumnya di dalam Kitab Injil dan Tauret telah disebutkan. Penganut Nasrani menyebutkan bahwa Yesus akan bangkit di akhir zaman, jika hanya sebatas kalimat tersebut dibaca akan menimbulkan pengertian bahwa yesus yang dulu akan hadir kembali, namun jika ditelaah maka akan menimbulkan pengertian lain yaitu bahwa sebangsa yesus (sebangsa nabi) akan hadir kembali di akhir zaman, yang dipertanyakan adalah akhir zaman apa?

pemahaman akan kandungan AlQur'an ataupun Hadist tidak cukup hanya berupa terjemahan haruslah dengan ilmu pengetahuan yang cukup dan tidak mengkira-kira.

Persepsi atasnama Muhammad dengan Nabi muhammad harus dibedakan

Atas nama "Muhammad" ialah utusan yang menyertai manusia yang selalu mengajak pada kebaikan. utusan lainnya yang menyertai manusia yang selalu mengajak kepada kejelekan ialah atas nama "Setan", kedua utusan yang menyertai manusia berawal dari zaman nabi Adam AS sampai sekarang.
sedangkan Nabi Muhammad ialah seorang manusia biasa yang waktu kecilnya bernama Ahmad, namun karena kehendak Allah ia digelari "Nabi Muhammad", ia tidak mengaku ia seorang nabi, namunia melaksanakan tugas kenabian, oleh karenanya oleh kehendaknya ia digeklari Nabi Muhammad, iapun digelari Rosulluloh karena apa yang ia ucapkan dan lakukan sesuai dengan apa yang diucapkan atas nama Muhammad(yang selalu mengajak pada kebaikan).

Informasi yang sudah banyak tentang Nabi Muhammad yang bernada negatif sebaiknya disimpansaja dulu, jika kita akan mempelajari ajaran agama atas nama islam dengan baik. karena akan menghalangi kita untuk mengerti yang sebenarnya.

Siapakah "Kafir"?

Dalam Qur'an dijelaskan, perkara atas nama kafir ialah keingkaran, bukan seperti persepsi dari kebanyakan orang yang menyebutkan kafir ialah orang-orang yang tidak menganut agama islam.

Yang terjuluk "kafir" oleh atas nama Hukum ialah yang melakukan keingkaran, siapa saja kapan saja dimana saja, tidak berdasar agama apa yang dianut, mau penganut agama islam, penganut agama nasrani, penganut agama yahudi, penganut agama hindu, penganut agama budha, pokoknya siapa saja yang melakukan keingkaran ialah yang terjuluk kafir oleh atas nama Hukum(AlQur'an).

Supaya seimbang kita ungkap, apa itu "Muslim"?

Dalam Qur'an dijelaskan, perkara atas nama Muslim ialah berserah atas Qudrat irodat milik Allah dan menjalankan kebaikan berdasarkan perintah milik Tuhan, bukan seperti persepsi dari kebanyakan orang yang menyebutkan Muslim ialah orang-orang yang menganut agama islam.

Yang terjuluk "Muslim" oleh atas nama Hukum ialah yang berserah diri kepada Qudrat irodat milik Allah dan menjalankan kebaikan berdasarkan perintah milik Tuhan, siapa saja kapan saja dimana saja, tidak berdasar agama apa yang dianut, mau penganut agama islam, penganut agama nasrani, penganut agama yahudi, penganut agama hindu, penganut agama budha, pokoknya siapa saja yang berserah diri kepada Qudrat irodat milik Allah dan menjalankan kebaikan berdasarkan perintah milik Tuhan ialah yang terjuluk Muslim oleh atas nama Hukum (AlQur'an).

Para penganut agama islam telah sangat mengenal kalimah Albasmallah, bahkan yang bukan penganut agama islampun sudah banyak yang mengenalnya.
Kalimah Albasmallah yaitu Bismillahhirohmaanirrohiimi:
Dengan menyebut Nama Allah, Arrohmaan, Arrohiim.
Banyak(tidak semua) penganut agama islam ketika akan melakukan apa saja selalu memulainya dengan kalimat tersebut, hal ini mengandung pengertian bahwa sesuatu "yang akan dikerjakan","yang mengerjakan", tenaga untuk mengerjakan", dan "waktu untuk mengerjakan" bersandar pada atas nama Allah, yang memiliki bumi dan langit beserta isinya, maksudnya bahwa "yang akan dikerjakan","yang mengerjakan", tenaga untuk mengerjakan", dan "waktu untuk mengerjakan" adalah milik Allah. mengakui bahwa segala sesuatu milik Allah adalah salah satu ahlak yang baik.

Sebelum lebih jauh kita telaah dulu pengertian kata "islam"

Islam ialah salah satu dari sekian banyak Nama-nama Allah, yaitu berasal dari lafadz Al-Islamu atau Assalamu, perkaranya adalah keselamatan(bukan Islam itu selamat), Nama-nama Allah tidak bisa diartikan, namun perkaranyalah yang harus dikenali, seperti atas nama Al-Islamu atau Assalamu, perkaranya ialah keselamatan. Atas nama Al-Kafirun, perkaranya keingkaran, atasnama Wajidu, perkaranya ialah sesuatu yang ada. masih banyak lagi nama-nama Allah.
Kalaulah banyak sekali sekarang yang mengaku beragama Islam, belum tentu ia Keislaman, kalo nyata-nyata ia menjadi biang keributan dalam suatu keadaan, yang tersebut bisa disebut Hanya diKTP saja.
(Kalo kata orang awam mah begini, maunya jadi jendral, namun ia tidak ikut test tentara, apakah dapat jadi jendral??(bisa sih, ganti aja namanya jadi "Jendral" Smile) ))

Kalaulah mengatakan islam itu agama terakhir, nanti ada pertanyaan apa agama yang pertama?
Jadi julukan Islam itu oleh Hukum (AlQur'an), bukan manusia menjuluk manusia lain dengan sebutan ISLAM. Jadi dari jaman Nabi Adam sampai sekarang kata Islam tetap ada, dan Hukum milik Allah Lah yang menjulukinya.

Kalaulah mengatakan Nabi Muhammad adalah Nabi Terakhir, apakah terjadi ketidakadilan, dimana waktu dulu terdapat nabi yang menjelaskan hukum-hukum Tuhan pada orang-orang jaman dulu secara langsung, kalo sekarang tidak?(sekarang banyak sih, tp yang karakternya seperti nabi pada jaman dulu kayaknya susah ketemunya?).
Apakah Ketentuan Allah sampai disitu saja menggelarkan Nabi??
tidak ada seorangpun yang dapat memastikan ketentuan Allah, jadi kalo nyebut bahwa nabi muhammad ialah nabi terakhir, kayaknya kita udah mendahului ketentuan Allah.

Semua kitab suci agama mana pun, dikehendaki oleh kehendak Allah, tidak terjadi tiba-tiba, karena pikiran yang menyertai semua manusia adalah milik Allah(termasuk kaum Zoroastria yang mas/mba adadeh tuliskan berulang2), jadi apapun itu (mau aturan perundangan yang dikeluarkan pemerintah, resolusi DK PBB, aturan di RT/RW) itu semua kehendak Allah, kalo bukan kehendak Allah lantas kehendak Siapa????
 

Kata Bismillah

Kata Bismillah memang sebelum nabi Muhammad ada pun telah dikenal banyak orang, karena memang pada nabi adam lah pertamakali kalimat Albasmallah diperkenalkan, jadi jelaslah orang2 setelah nabi adam dan sebelum nabi muhammad mengenal kalimah albasmallah tersebut. namun dari waktu ke waktu pemahaman kalimah tersebut menjadi samar, banyak yang kurang mengerti. Nah dengan digelarkannya Nabi Muhammad ialah untuk menjelaskan makna sebenarnya dari kalimah albasmalah tersebut. nabi muhammad digelarkan tidak hanya untuk menjelaskan hal tersebut, tp juga menyempurnakan Ahlak. pemahaman yang samar juga terjadi pada kata "Allah", karena mereka mengenal istilah tersebut sebagai Tuhan, namun pemikiran saat itu sesuatu itu harus berwujud, lalu mereka membuat bentuk-bentuk yang dinamakan dengan nama "Allah" dll. Hal itu merupakan penyimpangan pemahaman. Nah dengan digelarkannya Nabi Muhammad ialah untuk menjelaskan makna sebenarnya dari Kata Allah/Tuhan.
Jika memang terjadi Pengrusakan terhadap patung2 didalam ka'bah, ialah oleh orang2 yg telah mengenal bagaimana hal pengenalan thd atas nama Allah/Tuhan dari nabi Muhammad (Tidak oleh Nabi Muhammad Langsung).

Tidak ada satu pemikiran yang bukan milik Allah, begitupun semua bahasa di dunia ini adalah bahasa milik Allah, begitupun semua Tulisan di dunia ini adalah tulisan milik Allah, tertuangnya pemikiran untuk nulis sesuatu dengan bahasa tertentu adalah krn kehendak milik Allah, beda tempat beda bahasa, di Arab terkenal kata "Ana", di tanah Sunda dikenal sebutan "kuring", di inggris mah 'I', maksudnya sama ngomongnya beda2, nulisnya juga beda.
pemikiran2 dari pagan Zoroastria, Hindu, Yudaisme, Kristen, Sabean, pagan Quraish, itu semuanya milik Allah. Kehendak Allah Tidak hanya sebatas pada para nabi, namun pada semua mahluk (termasuk kita).

saat ini saja dipedalaman irian/sumatra/kalimantan masih ada orang-orang yang gak nganut agama islam, kristen, yahudi, hindu, budha, konghucu, namun mereka melakukan ritual ibadah seperti yang leluhur mereka lakukan, itu bukti kehendak milik Allah berkehendak, sampai disitulah mereka mengenal atas nama "Ketuhanan", begitulah mereka beribadah, mereka tetap mendapatkan rejeki milik Allah (meskipun mereka gak mengenal Nama "Allah").
Kehendak milik Allah jugalah yang menjadikan "Kapsitas"/"Tingkatan" pemikiran/pemahaman pada tiap orang berbeda, untuk yang telah mengenal apa itu "kehendak milik Allah", akan menerima ketika "kehendak milik Allah" berkehendak.
 

Pendapat Sdr AMR (Al-Islah)

Manusia yg telah benar2 menggunakan hati nurani akan bisa melihat cahaya Al-Islam sebagai penerang sekaligus penyejuk hatinya. akan mudah merasakan Islam sebagai Rahmat. Bila islam KTP, gak mungkin punya pendirian yg membuat dia merasa benar ketika menjalankan perintah Allah, atau yg membuat dia merasa salah ketika melanggar perintah Allah. Islam mengajarkan perdamaian yg sempurna, menegakkan yg haq dan menghancurkan yg batil, menjauhi sifat kufur, dzalim dan munafiq. Org Islam yg telah benar2 mengerti Al-Qur'an sangat dibutuhkan untuk menghancurkan kemunafikan dan kekufuran di muka bumi dengan cara2 yg diridhoi Allah, serta menjadi pembela kaum lemah seperti org2 kristen yg berniat benar2 menerapkan kasih sehingga ketika dizalimi mereka hanya diam aja, krn Islam sangat toleran & menghargai kepercayaan umat lain.

Bila org Islam yg berakhlak Al-Qur'an mengetahui adanya kezaliman dan ketidak-adilan di muka bumi, maka harus segera diluruskan, bukan langsung diperangi, bila tidak bisa diluruskan, maka harus bisa dihilangkan dampak negatifnya terhadap yg dizalimi dgn perjanjian, bila tak bisa diajak damai, maka memerangi adalah jalan terakhir. Satu yg harus diingat: hidup dalam tegaknya panji2 Allah lebih diridhoi daripada hidup dalam bayang2 kezaliman yg merajalela tapi hanya diam tanpa berbuat apa2 bagi dunia.

Kesimpulan: Umat kristen yg tidak munafik butuh umat lain untuk melindungi dan untuk menjaga perdamaian dunia!
 

Klik Tanggapan untuk komentar di atas.

Pendapat Arki  (Faithfreedom)

Jika anda yang saya tanya: "mengapa sih ajaran agama anda sarat dengan kekerasan??? dan selalu menjelekkan agama kami??........coba anda-anda beri penjelasan yang masuk akal......dan mengapa tidak ada landasan cinta-kasih........memang sangat mebingungkan..... Rolling Eyes Rolling Eyes Rolling Eyes Rolling Eyes"
Dan sebagai jawaban, terserah kami agama kami mau bagaimana, lantas apa urusan anda?Jika memang agama kami sarat dengan kekerasan, maka biarkan kami menikmati kekerasan itu, dan kenapa anda harus sewot seperti itu? Dan kenapa saya harus memberikan penjelasan yang masuk akal kepada anda? Sekali lagi apa urusan anda? Anda ingin tahu tentang kami? Jadilah bagian dari kami! Jika memang anda tidak sudi, ya sudah perdebatan ini selesai sampai disini. Jika memang anda-anda semua yang menulis disini membenci kami, dan masih saja memposting seperti ini, maka sesungguhnya seluruh apa yg anda tulis itu adalah tentang anda sendiri. Semuanya berbalik kepada anda. Silakan renungkan dan kalau memang anda ingin teruskan, silakan teruskan!! Karena pada akhirnya nanti, akan terlihat bahwa kamilah yang akan menang....  Allahu akbar....!!!!

 

Pendapat Adheel (Faithfreedom) - Keajaiban Alquran

“Allah, Ialah yang menurunkan Al Qur’an dengan kebenaran dan juga neraca ( keadilan )
QS Asy Syuuraa 17

Al Qur’an diturunkan oleh Allah SWT melalui nabi Muhammad SAW yang ummi ( buta huruf ). Al Qur’an diturunkan selama 22 tahun,2 bulan dan 22hari.
Seperti diketahui, seringkali Al Qur’an turun secara spontan guna menjawab berbagai pertanyaan atau mengomentari suatu peristiwa
Misalnya: Pertanyaan orang yahudi tentang Ruh. Pertanyaan ini kemudian dijawab secara langsung
Namun kemuian, setelah rampung diturunkan dan disusun, kemudian dilakukan analisa dan perhitungan terhadap catatan redaksinya dan daripadanya sering ditemui hal-hal yang sangat menakjubkan. Ditemukan adanya keseimbangan yang sangat serasi antara kata-kata yang digunakan.
Anda bisa bayangkan, Al Qur’an diturunkan secara sepotong-sepotong dan spontan, di tempat yang berlainan dan waktu yang relatif panjang,. Terdiri dari 114 Surat dan 77.493 kata, serta diturunkan melalui orang yang tidak bisa membaca dan menulis saat itu. Namun ditemukan banyak hal-hal yang mengejutkan sebagai berikut:

A. Keseimbangan antara jumlah bilangan kata dengan bilangan anonimnya.
a. Al Hayah ( Hidup ) dan Al Mawt ( Mati ) masing-masing sebanyak 145 kali
b. An Naf’ (manfaat) dan Al Madharrah (mudarat) masing2 sebanyak 50 kali
c. Al Har (panas) dan Al Bard (dingin ) masing2 sebanyak 4 kali
d. As Shalihat (kebajikan) dan Al Sayyi’at ( keburukan) masing2 sebanyak 167 kali
e. Al Thuma’ninah (kelapangan) dan Al Dhiq (kesempitan) masing2 sebanyak 13 kali
f. Ar Rahbah ( cemas/takut ) dengan Al Raghbah (harap/ingin) masing2 sebanyak 8 kali
g. Al Kufr (kekufuran) dengan Al Iman dalam bentuk definite masing2 sebanyak 17 kali
h. Kufr (kekufuran) dan Iman dalam bentuk indefinite masing2 sebanyak 8 kali
i. Al Shayf ( musim panas) dan Al Syita’ (musim dingin) masing2 sebanyak 1 kali

B. Keseimbangan antara Jumlah kata dengan Sinonimnya/ makna yang dikandung
a. Al Harf dan Al Zira’ah ( membajak/bertani) masing2 sebanyak 14 kali
b. Al ‘Ushb dan Al Dhurur (membanggakan diri/angkuh) masing2 sebanyak 27 kali
c. Al Dhallun dan Al Mawta ( orang sesat/mati(jiwanya)) masing2 sebanyak 17 kali
d. Al Islam dan Al Wahyu ( Al Qur’an,wahyu dan islam) masing2 sebanyak 70 kali
e. Al ‘Aql dan An Nur ( akal dan cahaya ) masing2 sebanyak 49 kali
f. Al Jahr dan Al ‘Amaliyah (nyata) masing2 sebanyak 16 kali

C. Keseimbangan antara Jumlah bilangan kata dengan jumlah kata yang menunjuk akibatnya
a. Al Infaq (infaq) dengan Ar Ridha (kerelaan) masing-masing 73 kali

D. Keseimbangan Lainnya
a. Kata Yawm (hari) dalam bentuk tunggal, masing-masing sejumlah 365 kali..!!! sama dengan jumlah hari dalam satu tahun. Sedangkan kaha hari yang menunjukkan kata plural ( Ayyam) dan dua ( Yaw-mayni) jumlah keseluruhannya 30, sama dengan jumlah hari dalam satu bulan!!! Kemudian kata yang berarti “bulan” (Syahr) hanya terdapat 12 kali, sama dengan jumlah bulan dalam satu tahun.
b. Al Qur’an manjelaskan bahwa langit ada “tujuh” dan penjelasan inipun diulah “tujuh” kali pula.
c. Kata-kata yang menunjukkan kepada utusan Tuhan baik Rasul atau Nabiyy (Nabi) atau Basyir (pembawa berita) atau Nadzir (pemberi peringatan) sejumlah 518 kali. Jumlah ini seimbang dengan nama Nabi,Rasul dan Pembawa berita tersebut, yakni 518 kali

E. Beberapa Mukjizat lainnya
a. Pemberitaan bahwa Fir’aun yang mengejar Musa akan diselamatkan Allah jasadnya bagi generasi penerus. ( surat Yunus 92) ini terjadi 1200 SM. Nah,pada tahun 1896, ahli purbakala: Loret menemukan di lembah raja2 Luxor Mesir satu mumi yang dari data sejarah terbukti bahwa ia adalah Fir’aun yang bernama “Maniptah” yang pernah mengejar nabi Musa.
b. Cahaya matahari berasal dari dirinya dan cahaya bulan adalah pantulan dari matahari ( QS.10:5)
c. Dalam Al Qur’an, kata ism,Allah,Ar Rahman dan Ar Rahim mempunyai jumlah yang dapat dibagi dengan angka 19. Ism 19 kali. Allah=2.698 kali ( 2.698:19=142) Ar Rahman=57 kali (57:19=3). Ar Rahim 114 kali (114:19=6). Bismillahirrahmanirrahim sendiri mempunyai 19 huruf, demikian juga La haula wa laa quwwata illa billaah.

Demikian, dari “Membumikan Al Qur’an” karya M.Quraish Shihab.

Untuk yang ingin menanggapi, bisa kirim email ke: duladi_cs@telkom.net

 

Home | Halaman Dalam | Forum Diskusi | Album Foto

stats

Hosted by T35 Free Web Hosting. Womens Sunglasses - Online Casino - Orange County BMW - Drug Rehab - Best Online Colleges - Domains - Prada Sneakers - SEO Services