|
Home | Halaman Dalam | Forum Diskusi | Album Foto
Siksa Allah yang Pedih di Dunia
pada masa Muhammad
Di dalam
Alquran sering kita jumpai kutukan atau laknat Allah yang mengatakan:
"Adapun orang-orang yang kafir, maka akan Ku-siksa mereka dengan
siksa yang sangat keras di dunia".
Allahnya Muhammad mengancam akan
menyiksa orang-orang Kafir selama mereka hidup di dunia ini. Sebenarnya,
dalam prakteknya, Muhammadlah yang melakukan penyiksaan itu.
Mari kita simak terlebih dahulu dialog
berikut.
===========================================================
Duladi2 -- asal
: Samarinda tanggal : 21/12/2006 AL-ISLAH ONLINE
Yth. Dik Wanto,
Anda:
//
Pak dul nulis:
-----------------------------
kalau islam, Durhaka pada Muhammad = durhaka pada Allah
Tidak taat pada Muhammad = tidak taat pada Allah
Tidak hormat pada Muhammad = tidak hormat pada Allah
Menentang Muhammad = menentang Allah
Tidakkah kau lihat KEGANJILAN di sini? Siapakah Muhammad itu?
-----------------------------
Dik Wanto mengomentari:
Pak Dul, kalau saya pikir, memang bedalah dengan kristen, kalau kristen
Nabi Isa turun sebagai domba, malah dijadiin Tuhan dan disembah, Nabi
Isa di siksa dan disalib bukan malah dibela, eh malah dianggap sedang
mengorbankan diri buat manusia, dan nabi Isa yang dijadiin contoh ideal
manusia tentang prilaku dan kehidupan, malah di cuekin. Kitabnya aja,
katanya setitik aja nggk boleh dirubah, malah diobok2. kalian nggk
pernah berpikir itu siasat orang2 tertentu....
Orang kristen menganggap bahwa paulus orang2 kudus dapet bimbingan roh
kudus.... tau dari mana????, harusnya kalian lebih mempercayai alkitab
dari pada omongan seorang paulus. Apalagi harus mendewakan dia...
Kalian liat sendirikan, semua ajaran kalian di bolak balik....
semaunya... apa kalian nggk pikir tentang itu...
//
Jawab:
Dik Wanto, dalam sejarah nabi-nabi,
tidak pernah ada seorang nabi yang begitu angkuh dan sombongnya seperti
Muhammad ini. Kalau orang durhaka atau tidak hormat kepada nabi, tidak
bisa disamakan dengan durhaka kepada Allah. Seluruh nabi-nabi Israel
tidaklah bersikap sebengis Muhammad, yang kalau dirinya ditentang
sedikit saja, langsung mengutuk dan menimpakan azab (menyiksa). Seorang
nabi selalu bersikap rendah hati, bahkan banyak di antara mereka yang
malah mendoakan bangsanya agar jangan dihukum. Berbeda dengan Muhammad,
orang yang menentang dan tidak hormat padanya, dikutuki supaya masuk
neraka jahanam. Naudzubillah ......
Kalau Dik Wanto heran, kenapa Nabi Isa disembah sebagai Tuhan, itu
karena Dia memang Tuhan, berbeda dengan nabi Musa, nabi Harun, nabi
Daud, dan nabi-nabi yang lain. Nabi Isa ini adalah Mesias (Raja di atas
segala Raja, yang tidak lain adalah Tuhan sendiri), yang kedatanganNya
telah dinubuatkan sejak zaman para nabi, bahkan sejak zaman nabi Musa.
Soal Nabi Isa disiksa dan disalib, kok nggak ada muridnya yang
membela..... Sebenarnya ada salah satu murid Yesus yang sempat menghunus
pedangnya dan memutuskan telinga salah seorang pengawal yang hendak
menangkap Yesus. Tapi Yesus bukannya berseru, “Ayo, serang! Ayo bantu
aku untuk membasmi para kafir Romawi ini! Kita penggal kepala mereka dan
kita iris-iris jari mereka. Anggaplah itu sebagai siksa di dunia. Nanti
di neraka mereka pun para kafir Romawi juga akan disiksa lagi oleh
Tuhan!” Yesus sama sekali berbeda 180 derajat dengan Muhammad. Yesus
malah menyembuhkan telinga tentara itu dan memarahi muridNya.
Mengenai Paulus, Dik Wanto harus tahu, kalau Paulus itu ajarannya sama
sekali tidak bertentangan dengan ajaran Yesus. Kalau Dik Wanto merasa
risih dengan surat-surat Paulus, cobalah membaca surat-surat Yohanes,
Petrus, Yudas dan Yakobus. Di sana Dik Wanto akan tahu, bahwa ajaran
Paulus sama sekali tidak bertentangan.
Apakah ajaran-ajaran ini yang Dik Wanto banggakan:
QS 4:20
Dan jika kamu ingin MENGGANTI isterimu dengan isteri yang lain,
sedang kamu telah memberikan kepada seseorang di antara mereka harta
yang banyak, maka janganlah kamu mengambil kembali daripadanya barang
sedikitpun. Apakah kamu akan mengambilnya kembali dengan jalan tuduhan
yang dusta dan dengan (menanggung) dosa yang nyata?
QS 9:103
Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu
membersihkan dan mensucikan mereka, dan mendo`alah untuk mereka.
Sesungguhnya do`a kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan
Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.
Keterangan QS 9:103>> ZAKAT = UPETI, HARTA RAMPASAN, DIMINTA SECARA
PAKSA (karena ayat dalam Surat At Taubah ini memang dimaksudkan untuk
memerangi orang-orang Kafir)
QS 3:56
Adapun orang-orang yang kafir, maka akan Ku-siksa mereka dengan
siksa yang sangat keras di dunia dan
di akhirat, dan mereka tidak memperoleh penolong.
Muhammad bilang : Siksa yang sangat keras di dunia? Ini sebenarnya
dimaksudkan untuk melegalkan Muhammad dan para pengikutnya untuk
melakukan penyiksaan terhadap orang-orang kafir di Arab.
Yesus dan Rasul Paulus tidak pernah berkata: “Wahai orang-orang kafir,
akan kusiksa kamu di dunia ini, akan kucincang-cincang tubuh kalian,
akan kurampas harta benda kalian, dan setelah mati, kalian pun tidak
akan bisa lolos dari siksaan neraka, karena kalian telah durhaka
kepadaku.”
Sebaliknya, Yesus malah bersabda:
Matius 12:31-32
Segala dosa dan hujat manusia akan diampuni, tetapi hujat terhadap Roh
Kudus tidak akan diampuni.
Apabila seorang mengucapkan sesuatu menentang Anak Manusia, ia akan
diampuni, tetapi jika ia menentang Roh Kudus, ia tidak akan diampuni, di
dunia ini tidak, dan di dunia yang akan datangpun tidak.
Yesus sungguh menunjukkan dirinya penuh kasih, tidak seperti Muhammad
yang berangasan.
Mengenai kata “KAMI”, memang
benar bahwa kata itu identik dengan ALLAH+RASULNYA.
Muhammad memang tidak memprioritaskan diri untuk disembah, tetapi ingin
DIHORMATI dan DIPATUHI seperti layaknya Tuhan. Akan konyol jadinya bila
Muhammad membuat ayat : “Sembahlah Kami, Allah dan Rasulnya!” Akan
terbongkar kedoknya karena di masa Muhammad hidup ada umat Yahudi dan
Nasrani yang jelas-jelas akan menolak dan menertawakan kebodohan
Muhammad bila ingin dirinya disembah. Jelas nggak mungkin khan?
Yang Muhammad inginkan adalah agar dirinya DIPATUHI dan DIHORMATI
layaknya Tuhan/Raja. Semua perkataannya tidak boleh dibantah, apalagi
bila ia mengaku bahwa itu “wahyu” dari malaikat. Barangsiapa membantah
dan meragukan ayat-ayat yang dia sampaikan, dianggap “tidak beriman” dan
akan dipancung lehernya.
Sebenarnya dalih “menerima wahyu” itu hanyalah siasat Muhammad agar dia
dapat bertindak semaunya, agar dirinya dihormati dan dipatuhi sebagai
perpanjangan tangan Tuhan di dunia.
Muhammad berhak menghukum, berhak menyiksa, berhak menimpakan azab
kepada umat yang tidak beriman kepadanya. Semua tindakan Muhammad ini
dianggap mewakili Allah untuk menyiksa manusia kafir di dunia. Dan
kelak, setelah mati, di neraka pun akan ada lagi siksaan neraka. Manusia
jahat seperti ini sama sekali tidak pantas dijadikan panutan.
Salam,
DULADI
=========================================================
Muhammad mengatasnamakan Allah untuk
melegalkan Keberingasannya
Saya akan mengulas makna kata : “SIKSA
ALLAH DI DUNIA terhadap ORANG KAFIR” seperti yg sering ditemukan di
dalam tulisannya Muhammad, di dalam Alquran.
Benarkah Allah yg sungguh-sungguh menyiksa manusia di dunia, ataukah
justru Muhammad-lah yg melakukan penyiksaan itu?
Kita baca perlahan ayat-ayat berikut.
(QS 3:56)
Adapun orang-orang yg kafir, maka akan Ku-siksa mereka dgn siksa yg
sangat keras di dunia dan di akhirat, dan mereka tdk memperoleh
penolong.
(QS 7:96)
Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah
Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi
mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka
disebabkan perbuatannya.
(QS 32:14)
Maka rasailah olehmu siksa ini disebabkan kamu melupakan akan pertemuan
dgn harimu ini; sesungguhnya Kami telah melupakan kamu (pula) dan
rasakanlah siksa yg kekal, disebabkan apa yg selalu kamu kerjakan".
(QS 33:57)
Sesungguhnya orang-orang yg menyakiti Allah dan Rasul-Nya. Allah akan
mela`natinya di dunia dan di akhirat, dan menyediakan baginya siksa yg
menghinakan.
(QS 5:33)
Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yg memerangi Allah dan
Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh
atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dgn bertimbal balik,
atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). Yg demikian itu (sebagai)
suatu penghinaan untuk mereka didunia, dan di akhirat mereka beroleh
siksaan yg besar.
(QS 58:5)
Sesungguhnya orang-orang yg menentang Allah dan Rasul-Nya pasti mendapat
kehinaan sebagaimana orang-orang yg sebelum mereka telah mendapat
kehinaan. Sesungguhnya Kami telah menurunkan bukti-bukti yg nyata. Dan
bagi orang-orang kafir ada siksa yg menghinakan.
Apabila ayat-ayat di atas menjelaskan tentang SIKSA ALLAH di NERAKA /
AKHIRAT, kita tdk akan mempersoalkan sepak terjang Muhammad dalam ayat
itu. Tetapi kita lihat dan kita cermati, di dalam tulisan-tulisan
Muhammad itu, disertakan ucapan-ucapan kutukan tentang SIKSA DI DUNIA.
Sebenarnya, yg dimaksud dgn: ...........Allah akan menyiksa/melaknati
orang-orang kafir dgn SIKSAAN di Dunia........... adalah
................. Muhammad yg menyiksa dan melaknati orang-orang kafir
itu.
Siapakah orang-orang kafir itu? Yaitu orang-orang Yahudi dan orang-orang
Arab Nasrani yg tdk mau masuk Islam (tdk mau mengakui Muhammad sebagai
rasul dan tdk mau mengakui Quran sebagai kitab terakhir sesudah Taurat
dan Injil).
Sebutan lain untuk orang-orang kafir itu yg seringkali ditulis dalam
Quran adalah orang-orang TDK BERIMAN. Sebenarnya pokok masalahnya adalah
HARUS MENGAKUI MUHAMMAD dan KITABNYA. Sedangkan embel-embel lain,
seperti beriman kepada hari kiamat, beriman kepada malaikat, itu hanya
pengabur saja supaya EGO MUHAMMAD tdk kelihatan menyolok.
Untuk meyakinkan kita semua, bahwa yg dimaksud dgn SIKSA PEDIH DI DUNIA
adalah SIKSAAN YG DILAKUKAN OLEH MUHAMMAD ...... dapat kita simak dari
kutipan berikut.
Kita simak ayat berikut:
Perangiilah mereka, niscaya Allah akan menyiksa mereka dgn perantaraan
tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong kamu
terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yg beriman, (QS 9:14)
Saya kutip ulang bagian pentingnya: “Allah akan menyiksa mereka dgn
perantaraan tangan-tanganmu”.
Siapakah yg dimaksud dgn “tangan-tanganmu”?
Itu adalah Muhammad dan para pengikutnya.
Kita lihat pula ayat berikut.
Ingatlah, ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat: “Sesungguhnya
Aku bersama kamu, maka teguhkanlah pendirian orang-orang yg telah
beriman”. Kelak aku akan jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati
orang-orang kafir, maka PENGGALLAH KEPALA MEREKA dan PANCUNGLAH
TIAP-TIAP UJUNG JARI MEREKA.
Ketentuan yg demikian itu adalah karena sesungguhnya mereka menentang
Allah dan Rasul-Nya; dan barangsiapa menentang Allah dan Rasul-Nya, maka
sesungguhnya Allah amat keras siksaannya.
Itulah hukum dunia yg ditimpakan atasmu, maka rasakanlah hukuman itu.
Sesungguhnya bagi orang-orang yg kafir itu ada lagi azab neraka.” (QS
8:12-14)
Saya kutip ulang bagian yg penting: “Itulah hukum dunia yg ditimpakan
atasmu, maka rasakanlah hukuman itu.”
Jadi sudah cukup jelas bagi kita, bahwa Muhammad adalah seorang PENYIKSA
KEJI. Tdk ada nabi di Israel yg berperilaku seperti itu. Kalaupun dahulu
pernah di masa Musa, Allah memerintahkan bani Israel untuk melenyapkan
bangsa-bangsa penyembah berhala di sekeliling mereka untuk merebut tanah
mereka, tetapi tdk dgn cara PENYIKSAAN seperti itu. Bahkan Musa pun
dianggap tdk layak untuk memasuki NEGERI PERJANJIAN (KANAAN) karena Musa
adalah seorang penumpah darah dan pernah melanggar kekudusan Allah
(Ulangan 32:51-52, 34:4). Demikian pula Daud tdk diijinkan untuk
membangun Bait Allah karena Daud juga seorang penumpah darah (1 Tawarikh
22:8). Allah tdk pernah menghendaki hamba-Nya menjadi Penyiksa Keji.
Bahkan kelak di neraka pun bukan Allah yg menyiksa manusia, tetapi
Syaitan-lah yg akan menyiksa manusia.
Penghukuman dan Pembalasan hanya Allah yg berhak melakukannya, tdk
seorang pun manusia walau ia nabi sekalipun.
Barangsiapa tdk mau beriman kepada Muhammad dan kitabnya, (dalam bahasa
lain= allah dan rasul-nya), maka Tuhan akan menimpakan azab pedih di
dunia ini, yaitu melalui perantaraan tangan-tangan Muhammad dan para
pengikutnya.
Bagaimanakah cara Muhammad menyiksa sesamanya?
Kita simak ayat berikut:
Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yg memerangi Allah dan
Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh
atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dgn bertimbal balik,
atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). Yg demikian itu (sebagai)
suatu penghinaan untuk mereka didunia, dan di akhirat mereka beroleh
siksaan yg besar. (QS 5:33)
Sebelum dibunuh, mereka yg tdk mau beriman kepada Muhammad akan
dipotong-potong tangan dan kakinya, serta disalib. Hukuman lainnya
adalah diusir dari Tanah Arab, atau bila tdk mau, mereka dipaksa bunuh
diri.
QS 4:66
Dan sesungguhnya kalau Kami perintahkan kepada mereka: "Bunuhlah dirimu
atau keluarlah kamu dari kampungmu", niscaya mereka tdk akan
melakukannya, kecuali sebagian kecil dari mereka. Dan sesungguhnya kalau
mereka melaksanakan pelajaran yg diberikan kepada mereka, tentulah hal
yg demikian itu lebih baik bagi mereka dan lebih menguatkan (iman
mereka).
Kita lihat juga ayat berikut:
Ingatlah, ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat: “Sesungguhnya
Aku bersama kamu, maka teguhkanlah pendirian orang-orang yg telah
beriman”. Kelak aku akan jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati
orang-orang kafir, maka PENGGALLAH KEPALA MEREKA dan PANCUNGLAH
TIAP-TIAP UJUNG JARI MEREKA.
Ketentuan yg demikian itu adalah karena sesungguhnya mereka menentang
Allah dan Rasul-Nya; dan barangsiapa menentang Allah dan Rasul-Nya, maka
sesungguhnya Allah amat keras siksaannya.
Itulah hukum dunia yg ditimpakan atasmu, maka rasakanlah hukuman itu.
Sesungguhnya bagi orang-orang yg kafir itu ada lagi azab neraka.” (QS
8:12-14)
Muhammad memenggal kepala mereka dan mengiris-iris jejari tangan serta
jejari kaki mereka.
Apakah Muhammad melakukan hal ini secara serentak? Tdk, dia melakukannya
secara bergiliran, untuk sampel atau untuk contoh bagi yg lainnya agar
mau beriman kepadanya.
Kita simak tulisan Quran berikut.
Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Takutlah kamu akan SIKSA YG DI
HADAPANMU dan siksa yg akan datang supaya kamu mendapat rahmat",
(niscaya mereka berpaling). (QS 36:45)
Saya tulis ulang bagian pentingnya: .....SIKSA YG DI HADAPANMU......
QS 40:77
Maka bersabarlah kamu, sesungguhnya janji Allah adalah benar; maka
meskipun KAMI PERLIHATKAN KEPADAMU SEBAGIAN SIKSA YG KAMI ANCAMKAN
KEPADA MEREKA ataupun Kami wafatkan kamu sebelum ajal menimpa mereka),
namun kepada Kami sajalah mereka dikembalikan.
Saya kutip ulang bagian pentingnya: .......... Kami perlihatkan kepadamu
sebagian siksa yg Kami ancamkan kepada mereka.........
QS 40:85
Maka iman mereka tiada berguna bagi mereka tatkala MEREKA TELAH MELIHAT
SIKSA KAMI. Itulah sunnah Allah yg telah berlaku terhadap
hamba-hamba-Nya. Dan di waktu itu binasalah orang-orang kafir.
Saya kutip bagian pentingnya:.......... mereka telah melihat siksa
Kami...............
Muhammad dalam melakukan penyiksaan dilakukan secara bergiliran agar
orang lain yg melihatnya menjadi takut dan bersedia masuk Islam.
Setiap kali dia melakukan penyiksaan, dia selalu mengatasnamakan
perbuatannya dgn SIKSA ALLAH. Maksudnya, Allah melalui perantaraan
tangan keji Muhammad menyiksa orang-orang yg tdk mau masuk Islam.
Semuanya dilakukan atas nama Allah. Dan ayat-ayat itu pun turun (ia
tulis) sebelum dia memulai aksi kejinya. Dgn berbekal pada
tulisan-tulisannya sendiri yg dia klaim sebagai wahyu atau perintah
Tuhan, Muhammad bebas melakukan apa saja dgn dalih “Tuhan yg
memerintahkan”.
Muhammad mengklaim orang-orang yg tdk sejalan dgnnya sebagai “KAFIR”.
Berbeda dgn Yesus, Yesus menjadikan orang-orang dari segala bangsa yg
tdk sejalan dgnNya sebagai “DOMBA-DOMBA” yg harus ditaubatkan. (Hal
inilah yg mendorong para misionaris untuk mentaubatkan umat Islam,
walaupun diri mereka sendiri belum tentu masuk surga, karena di zaman
ini sudah tdk ada lagi Kristen Sejati).
Muhammad dan para pengikutnya mengklaim umat Kristen sebagai kafir.
Yesus dan para pengikutnya mengklaim umat Islam sebagai domba.
Sungguh berbeda bukan? Muhammad itu memang JAHAT. Tdk ada citra Allah
Maha Pengasih di dalam ajaran Muhammad, selain allah yg pengutuk dan
pendendam. Dan ini, bukan Allahnya Israel, melainkan allahnya Muhammad
sendiri.
Sekali lagi, sangat jelas bagi kita, bahwa Muhammad adalah seorang yg
sangat keji. Untuk mengaburkan kisah Muhammad semasa hidupnya yg keji
dan beringas itu, maka sahabat-sahabatnya membuat hadits dan kitab-kitab
tafsir untuk menyokong Quran dan menutupi kesalahan-kesalahannya.
ISLAM DISEBARKAN DENGAN KEKERASAN
Islam adalah satu2nya agama di dunia
yang mewajibkan peperangan bagi Muslim terhadap umat agama lain demi
menyebarkan agama. Tidak ada satupun ayat dalam kitab2 suci Yudaisme,
Zoroastria, Kristen, Hindu, Buddha, Tao, dll yang menyatakan perintah
seperti ini. Muhammad sendiri sudah memberi contoh jelas bahwa dirinya
diperintahkan Awloh untuk memerangi semua yang menolak Islam.
Hadith Sahih Bukhari, Volume 1, Book 2, Number 24:
Dikisahkan oleh Ibn 'Umar:
Rasul Allah berkata: “Aku telah diperintah (oleh Allah) untuk memerangi
orang2 sampai mereka mengaku bahwa tidak ada yang layak disembah selain
Allah dan Muhammad adalah Rasul Allah, dan melakukan sembahyang dengan
sempurna dan memberi zakat, sehingga jika mereka melakukan hal2 tsb,
maka nyawa mereka akan selamat dengan menaati hukum Islam dan lalu amal
mereka akan diperhitungkan oleh Allah.”
Muhammad tidak pernah meminta ijin untuk menyiarkan agama Islam, tapi
memerintahkan warga non-Muslim untuk masuk Islam dan kalau tidak mau
maka akan diperangi. Dengan kata lain, dia mengatakan kepada para
pengikutnya untuk tidak membunuh siapapun sebelum menawarkan untuk
memeluk Islam. Hanya jika orang itu menolak, maka orang itu harus
dibunuh.
Ini jelas tampak di kisah Abu Sufyan:
Ketika Muhammad dan pengikutnya hendak menyerang Mekah untuk menundukkan
tempat itu di bawah kekuasaan Islam, beberapa prajuritnya menangkap Abu
Sufyan, salah satu tokoh masyarakat kota Mekah.
Mereka membawa Abu
Sufyan ke hadapan Muhammad. Muhammad berkata kepadanya: “Waspadalah kau
wahai Abu Sufyan. bukankan ini saatnya bagimu untuk percaya bahwa tiada
Tuhan selain Awloh?”
Abu Sufyan menjawab: “Aku percaya akan hal itu.”
Muhammad lalu berkata kepadanya: “Waspadalah kau wahai Abu Sufyan,
bukankah ini saatnya bagimu untuk mengetahui bahwa aku adalah Rasul
Allah?”
Abu Sufyan menjawab: “Demi Tuhan, wahai Muhammad, hatiku ragu
akan hal ini.”
‘Abbas yang hadir di situ bersama Muhammad memberitahu
Abu Sufyan: “Waspadalah kau ini! Terimalah Islam dan mengaku bahwa
Muhammad adalah Rasul Awloh sebelum lehermu dipenggal dengan pedang.”
Lalu Abu Sufyan pun menyatakan beriman pada Islam dan menjadi seorang
Muslim.
Referensi2 tentang kisah ini bisa kau baca sendiri di:
° Ibn Hisham, part 4, p. 11 ("Biography of the Prophet’)
° "The Chronicle of the Tabari", part 2, p. 157
° Ibn Kathir, "The Prophetic Biography", part 3, p. 549, and "The
Beginning and the End"
° Ibn Khaldun, the rest of part 2, p. 43 and on
° Al-Sira al-Halabiyya, Vol. 3. p. 18
° Al Road Al Anf, part 4, p. 90, by Al Sohaily
Terserah setiap orang mau menyembah dewa atau tuhan yang mana. Mau jadi
pagan, penyembah patung, penyembah pohon turi di depan rumah saya, mau
jadi Kristen, Buddha, Hindu, ya terserah keputusan masing2. Memilih
agama yang disukai merupakan hal utama dalam hak azasi manusia. Tidak
ada agama apapun di dunia ini yang memaksa umat agama lain memeluk agama
tersebut dengan ancaman pembunuhan kecuali Islam.
ISLAM adalah agama yang JAHAT dan BRUTAL.
Kelak pada akhir zaman, Islam akan menguasai seluruh dunia dan banyak
membantai pengikut Yesus. Setelah itu, barulah tiba kesudahannya. Murka
Allah yang selama ini ditahan-tahanNya akan segera dinyatakan atas dunia
ini yang bebal. Tak ada satu pun manusia yang luput dari geram Allah.
Tidak ada perintah pembantaian apapun dalam ajaran Kristen. Jika umat
Kristen melakukan pembantaian, itu karena mereka mencontoh sunnah nabi.
Muhammad, Abu Bakr, Omar and Ali, membunuh lebih dari 100.000 orang
Arab. Menyerang penduduk sipil, membunuh kaum pria dan memperbudak kaum
wanita dan anak2 merupakan tindakan normal bagi mereka. Contohnya di
Perang Yamama di masa kalifah Abu Bakr, tentara Muslim membunuh lebih
dari 10.000 masyarakat suku Hanafi. Ketika kaum wanita dan anak2 melihat
sendiri para prianya dibunuhi, mereka akhirnya menyerah dan masuk Islam.
Meskipun sudah masuk Islam, tetap saja Khalid ibn Valid (panglima perang
Muslim) menuntut separuh penduduk dan setengah dari ladang mereka
dijadikan jarahan perang sebagai syarat perjanjian damai. Ketika
perjanjian ditandatangani, surat dari Kalifah Abu Bakr tiba dan
memerintahkan semua pria dibunuh dan semua wanita dan anak2 dijadikan
budak. Sinting, bukan?
Pemimpin2 gereja memang pernah melakukan kesalahan di masa lampau yang
mengakibatkan peperangan antar umat Kristen. Tapi hal ini tidak terjadi
lagi, sebab memang tidak ada perintah dalam Alkitab agar umat Tuhan
saling bunuh antar sesama. Hal ini sangat berbeda dengan ajaran Muhammad
yang memang menganjurkan umat Muslim untuk saling mencurigai satu sama
lain sehingga terjadi peristiwa Muslim bunuh Muslim yang tak
berkesudahan sejak dia hidup 1.400 tahun yang lalu sampai detik ini.
Lihat tuh yang terjadi antara Shia Muslim vs. Sunni Muslim di Irak,
antar Sunni vs. Muhammadiyah di Indonesia, antar Hannafi vs. Sunni,
Suffi vs. Sunni vs. Shiah, dll.
SIKSAAN DAN PEMOTONGAN TUBUH MEMANG MERUPAKAN TRADISI ISLAM
MUHAMMAD DAN MUSLIM DARI URAYNAH
Oleh SILAS
Pada tahun 628 s.m. 8 orang dari suku uraynah
datang ke medinah. Mereka menjadi muslim, saat mereka sakit, muhammad
memberi obat kepada mereka: muhammad mengatakan bahwa mereka harus
meminum susu unta dan kencing unta, setelah orang2 tersebut sembuh,
mereka membunuh para gembala unta tersebut secara brutal dan mencoba
untuk melarikan diri. Muhammad mengirim orang bersenjata sejumlah 20
orang untuk mengejar mereka, mereka tertangkap dan dibawa ke medinah.
Disana, muhammad memutuskan hukuman mereka: mata mereka dicap dengan
besi panas, kemudian dicungkil, tangan dan kaki mereka dipotong,
kemudian, ketika mereka masih bernyawa, mereka dilempa ke padangpasir
sampai mati.
Pendahuluan
saat itu, muhammad menjadi kekuatan teratas di
medinah, orang2 dari berbagai daerah sering datang ke medinah untuk
berbagai alasan. Beberapa dari mereka mau menjadi islam dan bergabung
dengan muhammad. Salah satu kejadian aneh yang menarik perhatian adalah
resep kencing unta sebagai obat dan pemberian hukuman pada orang2 yang
dari uraynah ke medinah.
Orang2 ini tidak sesuai kondisi tubuhnya dengan
iklim medinah, dan mereka menjadi sakit. Muhammad menyuruh mereka
meminum susu dan kencing unta. Setelah itu, ketika merasa baikan, mereka
memutuskan untuk mencuri unta2 tersebut. Untuk melakukan ini mereka
membunuh para gembala unta secara brutal.
Sebagai pemimpin muslim di medinah, muhammad
merasa dia perlu mengambil tindakan terhadap orang2 uraynah tersebut.
Dia mengirim orang2 untuk menangkap para uraynah tersebut dan membawanya
ke medinah. Mereka harus membayar untuk kejahatan mereka. Disana
muhammad memutuskan hukuman yang kejam terhadap mereka.
Presentasi sumber islam
saya menemukan 4 sumber islam yang berbeda untuk
kejadian ini=
dari sejarah tabari, volume 8, halaman 97,98 (1)
“mengarah pada muhammad b. Umar (al-waqidi):
“pada tahun ini sekelompok penyerang yang dipimpin kurz b. Jabir
al-fihri melawan anggota banu uraynah yang membunuh gembala sang nabi
dan mencuri unta pada tahun 6 shawal. Sang nabi mengirim kurz dan 20
orang berkuda.
Dari hadits sahih bukhari (2)
dari volume 1, #234
1.234: dinarasikan oleh abu qilaba:
anas berkata “beberapa orang dari suku ukl atau
uraina datang ke medinah dan iklim disana tidak cocok untuk mereka jadi
sang nabi menyuruh mereka untuk pergi ke gembala unta dan meminum susu
dan kencing (sebagai obat). Jadi mereka pergi ke arah yang ditunjukkan
dan setelah mereka sembuh, mereka membunuh gembala sang nabi dan membawa
lari untanya. Berita itu sampai ke sang nabi pada pagi hari dan dia
mengirim (orang) dalam pengejaran dan mereka tertangkap dan dibawa saat
sore. Kemudian sang nabi menyuruh orang memenggal kaki dan tangan mereka
(dan terlaksana), dan kemudian mata mereka dicap dengan besi panas dan
mereka di taruh di “al-harra” dan saat mereka meminta air, tidak ada air
yang diberikan. Abu qilaba berkata, “orang2 itu mencuri dan membunuh,
menjadi orang tak beriman setelah memeluk islam dan melawan allah dan
nabinya.”
Beberapa referensi lainnya tidak saya tulis
karena isinya sama saja.
Unta2 itu berjumlah 15 dimana mereka memiliki
banyak susu, mereka membawanya kembali ke medinah. Sang nabi mendapati
bahwa satu untanya yang bernama al-hinna hilang, dia berkata bahwa
mereka (orang2 uraynah) telah membunuhnya.
Diskusi
2 hal aneh dalam kejadian ini=
1. Muhammad, yang menunjuk dirinya sendiri
sebagai nabi tuhan mengatakan muslim dapat meminum kencing unta sebagai
obat
2. Muhammad menyiksa para kriminal (uraynah)
dengan sangat brutal sebelum mereka mati perlahan di panasnya padang
gurun.
Pada poin pertama, saya sudah berbincang dengan
beberapa pakar kesehatan dan mereka mengatakan bahwa air kencing adalah
produk pembuangan zat sisa dan bukan merupakan obat.
Pada poin kedua, saya ingin mengatakan bahwa ini
merupakan salah satu sifat brutal muhammad yang tidak normal, mari kita
lihat apa yang muhammad lakukan pada orang2 uraynah tersebut=
1. Tangan dan kaki mereka dipotong
2. Mata mereka dicap dengan besi panas dan
dicungkil
3. Mereka dibuang ke padang gurun harra yang
panas. Mereka mulai menderita efek dehidrasi, mereka memohon air tapi
tidak ada satu orangpun yang memberikannya, dalam kesakitan mereka,
orang2 tersebut menggigit batu.
Secara pribadi, saya tidak memilik simpati pada
orang kriminal tapi melihat cara muhammad menyiksa mereka, yang
mengatakn diri utusan tuhan, saya tidak melihat tuhan disini, yang ada
hanyalah kekuatan kegelapan yang mendorong muhammad melakukan ini.
Pertanyaan
1. Apa yang terjadi dengan “kenabian” sang nabi?
Setelah semuanya itu, dia malah berhubungan dengan allah. Apakah allah
ingin muslim percaya bahwa kencing unta adalah obat? Hari2 ini muslim
mengikuti gaya hidup mereka. Apa mereka juga percaya bahwa kencing unta
adalah obat? Apakah ada toko obaat islam yang menyediakan kencing unta?
2. Apakah mungkin muhammad menyiksa kriminal
seperti caranya? Apa kata muslim hari ini bila orang israel menyiksa
teroris islam dengan cara yang sama? Apa kata muslim jika orang serbia
menyiksa muslim bosnia dengan cara yang sama? Apa kata dunia? Apa kata
hatimu?
3. Jika muslim mengutuk tindakan serbia ke
bosnia, lalu apakah mereka tidak juga mengutuk cara muhammad? Jika
muslim membenarkan tindakan muhammad kepada musuhnya, maka mereka tidak
punya hak mengeluh tentang bagaimana muslim menderita karena musuh2nya
4. Jika muhammad diijinkan tuhan melakukan hal
tersebut terhadap kriminal, dan muslim disuruh mengikuti gaya hidup
muhammad, lalu bagaimana dengan kumpulan islam yang sebenarnya?
Kesimpulan
muhammad bukanlah nabi tuhan. Dia adalah orang
yang gemar melakukan keinginannya sendiri. Ketika dia dikuasai amarah
dia akan membalas dengan brutal terhadap siapa saja yang menghalanginya.
Persepsinya tentang kencing unta merupakan panduan dari adat sekitarnya.
Cara dia memperlakukan kriminal menunjukkan dirinya dikendalikan oleh
motif kebencian dan kegelapan.
Mengarah pada mereka yang tidak dapat masuk
surga, yesus berkata:” tetapi anjing-anjing dan tukang-tukang sihir,
orang-orang sundal, orang-orang pembunuh, penyembah2 berhala dan setiap
orang yang mencintai dusta dan yang melakukannya, tinggal di luar.”
Wahyu 22:15
yesus menyembuhkan orang sakit, dia tidak
memberikan takhayul obat2an. Yesus menunjukkan keadilan tuhan. Tapi dia
(yesus) tidak mengajarkan penyiksaan terhadap manusia.
___________________
references
(1) "the history of tabari", volume 8 - "the
victory of islam", published by suny, translated by michael fishbein.
(2) "sahih al-bukhari", (traditions of bukhari),
translated by dr. Muhsin khan, published by kitab bhavan, new delhi
(3) "the life of muhammad", a translation of ibn
ishaq's "sirat rasul allah" (the life of the prophet of god) by a.
Guillaume. This book is the best biography of muhammad available. Note
that guillaume added in other references from tabari, and other early
islamic writings.
(4) "kitab al-tabaqat al-kabir", (book of the
major classes), by ibn sa'd. Translated by moinul haq, published by the
pakistan historical society
(5) the world book encyclopedia, under "urea".
(6) the world book
encyclopedia, under "spleen".
Ibn Hisham
Ibn Hisham, seorang yang berwibawa dalam sejarah awal Islam, telah
mencatat:
"Sebaik sahaja Nabi Muhammad telah wafat, ramai 'penganut-penganut'
Islam di kota Mekkah dengan cepatnya ingin meninggalkan Islam. Maka
telah bangunlah Suhayl bin 'Amru, dia berkata: 'Sesiapa yang
meninggalkan Islam, kami akan pancung kepalanya!' Ramai orang pun
menukar fikiran mereka kerana takut dibunuh."
Al Sira Al-Nabawia, Bahagian 4, ms.180
Inilah situasi di kalangan penduduk kota Mekkah. Tetapi majoriti dan
kebanyakan suku-kaum Arab di tempat lain di tanah Arab telah benar-benar
keluar dari Islam. Abu Bakar telah menyerangi mereka. Khalid bin
al-Walid terutamanya amat zalim dan tidak berhati perut langsung
terhadap mereka. Menurut Dr.Abu Zayd, Khalid al-Walid telah mencungkil
keluar mata mangsa-mangsanya.
Peristiwa-peristiwa berdarah ini menimbulkan beberapa soalan yang
penting.Yaitu:
Kenapakah kumpulan-kumpulan Arab ini keluar daripada Islam sebaik saja
Nabi Muhammad telah mati? Kenapakah ahli-ahli Kota Mekkah ingin
meninggalkan Islam selepas kematian Muhammad? Jawapannya yang jelas
ialah mereka semua telah 'memeluk Islam' dibawah ancaman pedang kerana
Muhammad telah memaksa mereka pilih di antara Islam atau
kematian(dipancung!).
Home | Halaman Dalam | Forum Diskusi | Album Foto |