Home | Halaman Dalam | Forum Diskusi | Album Foto

Siksa Allah yang Pedih di Dunia pada masa Muhammad

Di dalam Alquran sering kita jumpai kutukan atau laknat Allah yang mengatakan: "Adapun orang-orang yang kafir, maka akan Ku-siksa mereka dengan siksa yang sangat keras di dunia".

Allahnya Muhammad mengancam akan menyiksa orang-orang Kafir selama mereka hidup di dunia ini. Sebenarnya, dalam prakteknya, Muhammadlah yang melakukan penyiksaan itu.

Mari kita simak terlebih dahulu dialog berikut.

===========================================================

Duladi2 -- asal : Samarinda   tanggal : 21/12/2006 AL-ISLAH ONLINE
 

Yth. Dik Wanto,

Anda:
//
Pak dul nulis:
-----------------------------
kalau islam, Durhaka pada Muhammad = durhaka pada Allah
Tidak taat pada Muhammad = tidak taat pada Allah
Tidak hormat pada Muhammad = tidak hormat pada Allah
Menentang Muhammad = menentang Allah
Tidakkah kau lihat KEGANJILAN di sini? Siapakah Muhammad itu?
-----------------------------

Dik Wanto mengomentari:
Pak Dul, kalau saya pikir, memang bedalah dengan kristen, kalau kristen Nabi Isa turun sebagai domba, malah dijadiin Tuhan dan disembah, Nabi Isa di siksa dan disalib bukan malah dibela, eh malah dianggap sedang mengorbankan diri buat manusia, dan nabi Isa yang dijadiin contoh ideal manusia tentang prilaku dan kehidupan, malah di cuekin. Kitabnya aja, katanya setitik aja nggk boleh dirubah, malah diobok2. kalian nggk pernah berpikir itu siasat orang2 tertentu....

Orang kristen menganggap bahwa paulus orang2 kudus dapet bimbingan roh kudus.... tau dari mana????, harusnya kalian lebih mempercayai alkitab dari pada omongan seorang paulus. Apalagi harus mendewakan dia...

Kalian liat sendirikan, semua ajaran kalian di bolak balik.... semaunya... apa kalian nggk pikir tentang itu...
//

 

Jawab:

Dik Wanto, dalam sejarah nabi-nabi, tidak pernah ada seorang nabi yang begitu angkuh dan sombongnya seperti Muhammad ini. Kalau orang durhaka atau tidak hormat kepada nabi, tidak bisa disamakan dengan durhaka kepada Allah. Seluruh nabi-nabi Israel tidaklah bersikap sebengis Muhammad, yang kalau dirinya ditentang sedikit saja, langsung mengutuk dan menimpakan azab (menyiksa). Seorang nabi selalu bersikap rendah hati, bahkan banyak di antara mereka yang malah mendoakan bangsanya agar jangan dihukum. Berbeda dengan Muhammad, orang yang menentang dan tidak hormat padanya, dikutuki supaya masuk neraka jahanam. Naudzubillah ......

Kalau Dik Wanto heran, kenapa Nabi Isa disembah sebagai Tuhan, itu karena Dia memang Tuhan, berbeda dengan nabi Musa, nabi Harun, nabi Daud, dan nabi-nabi yang lain. Nabi Isa ini adalah Mesias (Raja di atas segala Raja, yang tidak lain adalah Tuhan sendiri), yang kedatanganNya telah dinubuatkan sejak zaman para nabi, bahkan sejak zaman nabi Musa.

Soal Nabi Isa disiksa dan disalib, kok nggak ada muridnya yang membela..... Sebenarnya ada salah satu murid Yesus yang sempat menghunus pedangnya dan memutuskan telinga salah seorang pengawal yang hendak menangkap Yesus. Tapi Yesus bukannya berseru, “Ayo, serang! Ayo bantu aku untuk membasmi para kafir Romawi ini! Kita penggal kepala mereka dan kita iris-iris jari mereka. Anggaplah itu sebagai siksa di dunia. Nanti di neraka mereka pun para kafir Romawi juga akan disiksa lagi oleh Tuhan!” Yesus sama sekali berbeda 180 derajat dengan Muhammad. Yesus malah menyembuhkan telinga tentara itu dan memarahi muridNya.

Mengenai Paulus, Dik Wanto harus tahu, kalau Paulus itu ajarannya sama sekali tidak bertentangan dengan ajaran Yesus. Kalau Dik Wanto merasa risih dengan surat-surat Paulus, cobalah membaca surat-surat Yohanes, Petrus, Yudas dan Yakobus. Di sana Dik Wanto akan tahu, bahwa ajaran Paulus sama sekali tidak bertentangan.

Apakah ajaran-ajaran ini yang Dik Wanto banggakan:

QS 4:20
Dan jika kamu ingin MENGGANTI isterimu dengan isteri yang lain, sedang kamu telah memberikan kepada seseorang di antara mereka harta yang banyak, maka janganlah kamu mengambil kembali daripadanya barang sedikitpun. Apakah kamu akan mengambilnya kembali dengan jalan tuduhan yang dusta dan dengan (menanggung) dosa yang nyata?

QS 9:103
Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka, dan mendo`alah untuk mereka. Sesungguhnya do`a kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Keterangan QS 9:103>> ZAKAT = UPETI, HARTA RAMPASAN, DIMINTA SECARA PAKSA (karena ayat dalam Surat At Taubah ini memang dimaksudkan untuk memerangi orang-orang Kafir)

QS 3:56
Adapun orang-orang yang kafir, maka akan Ku-siksa mereka dengan siksa yang sangat keras di dunia dan di akhirat, dan mereka tidak memperoleh penolong
.

Muhammad bilang : Siksa yang sangat keras di dunia? Ini sebenarnya dimaksudkan untuk melegalkan Muhammad dan para pengikutnya untuk melakukan penyiksaan terhadap orang-orang kafir di Arab.


Yesus dan Rasul Paulus tidak pernah berkata: “Wahai orang-orang kafir, akan kusiksa kamu di dunia ini, akan kucincang-cincang tubuh kalian, akan kurampas harta benda kalian, dan setelah mati, kalian pun tidak akan bisa lolos dari siksaan neraka, karena kalian telah durhaka kepadaku.”

Sebaliknya, Yesus malah bersabda:

Matius 12:31-32
Segala dosa dan hujat manusia akan diampuni, tetapi hujat terhadap Roh Kudus tidak akan diampuni.
Apabila seorang mengucapkan sesuatu menentang Anak Manusia, ia akan diampuni, tetapi jika ia menentang Roh Kudus, ia tidak akan diampuni, di dunia ini tidak, dan di dunia yang akan datangpun tidak.


Yesus sungguh menunjukkan dirinya penuh kasih, tidak seperti Muhammad yang berangasan.


Mengenai kata “KAMI”, memang benar bahwa kata itu identik dengan ALLAH+RASULNYA.

Muhammad memang tidak memprioritaskan diri untuk disembah, tetapi ingin DIHORMATI dan DIPATUHI seperti layaknya Tuhan. Akan konyol jadinya bila Muhammad membuat ayat : “Sembahlah Kami, Allah dan Rasulnya!” Akan terbongkar kedoknya karena di masa Muhammad hidup ada umat Yahudi dan Nasrani yang jelas-jelas akan menolak dan menertawakan kebodohan Muhammad bila ingin dirinya disembah. Jelas nggak mungkin khan?

Yang Muhammad inginkan adalah agar dirinya DIPATUHI dan DIHORMATI layaknya Tuhan/Raja. Semua perkataannya tidak boleh dibantah, apalagi bila ia mengaku bahwa itu “wahyu” dari malaikat. Barangsiapa membantah dan meragukan ayat-ayat yang dia sampaikan, dianggap “tidak beriman” dan akan dipancung lehernya.

Sebenarnya dalih “menerima wahyu” itu hanyalah siasat Muhammad agar dia dapat bertindak semaunya, agar dirinya dihormati dan dipatuhi sebagai perpanjangan tangan Tuhan di dunia.

Muhammad berhak menghukum, berhak menyiksa, berhak menimpakan azab kepada umat yang tidak beriman kepadanya. Semua tindakan Muhammad ini dianggap mewakili Allah untuk menyiksa manusia kafir di dunia. Dan kelak, setelah mati, di neraka pun akan ada lagi siksaan neraka. Manusia jahat seperti ini sama sekali tidak pantas dijadikan panutan.


Salam,

DULADI

=========================================================

 

Muhammad mengatasnamakan Allah untuk melegalkan Keberingasannya

Saya akan mengulas makna kata : “SIKSA ALLAH DI DUNIA terhadap ORANG KAFIR” seperti yg sering ditemukan di dalam tulisannya Muhammad, di dalam Alquran.

Benarkah Allah yg sungguh-sungguh menyiksa manusia di dunia, ataukah justru Muhammad-lah yg melakukan penyiksaan itu?

Kita baca perlahan ayat-ayat berikut.

(QS 3:56)
Adapun orang-orang yg kafir, maka akan Ku-siksa mereka dgn siksa yg sangat keras di dunia dan di akhirat, dan mereka tdk memperoleh penolong.

(QS 7:96)
Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.

(QS 32:14)
Maka rasailah olehmu siksa ini disebabkan kamu melupakan akan pertemuan dgn harimu ini; sesungguhnya Kami telah melupakan kamu (pula) dan rasakanlah siksa yg kekal, disebabkan apa yg selalu kamu kerjakan".

(QS 33:57)
Sesungguhnya orang-orang yg menyakiti Allah dan Rasul-Nya. Allah akan mela`natinya di dunia dan di akhirat, dan menyediakan baginya siksa yg menghinakan.

(QS 5:33)
Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yg memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dgn bertimbal balik, atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). Yg demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka didunia, dan di akhirat mereka beroleh siksaan yg besar.

(QS 58:5)
Sesungguhnya orang-orang yg menentang Allah dan Rasul-Nya pasti mendapat kehinaan sebagaimana orang-orang yg sebelum mereka telah mendapat kehinaan. Sesungguhnya Kami telah menurunkan bukti-bukti yg nyata. Dan bagi orang-orang kafir ada siksa yg menghinakan.

Apabila ayat-ayat di atas menjelaskan tentang SIKSA ALLAH di NERAKA / AKHIRAT, kita tdk akan mempersoalkan sepak terjang Muhammad dalam ayat itu. Tetapi kita lihat dan kita cermati, di dalam tulisan-tulisan Muhammad itu, disertakan ucapan-ucapan kutukan tentang SIKSA DI DUNIA.

Sebenarnya, yg dimaksud dgn: ...........Allah akan menyiksa/melaknati orang-orang kafir dgn SIKSAAN di Dunia........... adalah ................. Muhammad yg menyiksa dan melaknati orang-orang kafir itu.

Siapakah orang-orang kafir itu? Yaitu orang-orang Yahudi dan orang-orang Arab Nasrani yg tdk mau masuk Islam (tdk mau mengakui Muhammad sebagai rasul dan tdk mau mengakui Quran sebagai kitab terakhir sesudah Taurat dan Injil).

Sebutan lain untuk orang-orang kafir itu yg seringkali ditulis dalam Quran adalah orang-orang TDK BERIMAN. Sebenarnya pokok masalahnya adalah HARUS MENGAKUI MUHAMMAD dan KITABNYA. Sedangkan embel-embel lain, seperti beriman kepada hari kiamat, beriman kepada malaikat, itu hanya pengabur saja supaya EGO MUHAMMAD tdk kelihatan menyolok.

Untuk meyakinkan kita semua, bahwa yg dimaksud dgn SIKSA PEDIH DI DUNIA adalah SIKSAAN YG DILAKUKAN OLEH MUHAMMAD ...... dapat kita simak dari kutipan berikut.

Kita simak ayat berikut:

Perangiilah mereka, niscaya Allah akan menyiksa mereka dgn perantaraan tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yg beriman, (QS 9:14)

Saya kutip ulang bagian pentingnya: “Allah akan menyiksa mereka dgn perantaraan tangan-tanganmu”.

Siapakah yg dimaksud dgn “tangan-tanganmu”?
Itu adalah Muhammad dan para pengikutnya.

Kita lihat pula ayat berikut.

Ingatlah, ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkanlah pendirian orang-orang yg telah beriman”. Kelak aku akan jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka PENGGALLAH KEPALA MEREKA dan PANCUNGLAH TIAP-TIAP UJUNG JARI MEREKA.
Ketentuan yg demikian itu adalah karena sesungguhnya mereka menentang Allah dan Rasul-Nya; dan barangsiapa menentang Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya Allah amat keras siksaannya.
Itulah hukum dunia yg ditimpakan atasmu, maka rasakanlah hukuman itu. Sesungguhnya bagi orang-orang yg kafir itu ada lagi azab neraka.” (QS 8:12-14)

Saya kutip ulang bagian yg penting: “Itulah hukum dunia yg ditimpakan atasmu, maka rasakanlah hukuman itu.”

Jadi sudah cukup jelas bagi kita, bahwa Muhammad adalah seorang PENYIKSA KEJI. Tdk ada nabi di Israel yg berperilaku seperti itu. Kalaupun dahulu pernah di masa Musa, Allah memerintahkan bani Israel untuk melenyapkan bangsa-bangsa penyembah berhala di sekeliling mereka untuk merebut tanah mereka, tetapi tdk dgn cara PENYIKSAAN seperti itu. Bahkan Musa pun dianggap tdk layak untuk memasuki NEGERI PERJANJIAN (KANAAN) karena Musa adalah seorang penumpah darah dan pernah melanggar kekudusan Allah (Ulangan 32:51-52, 34:4). Demikian pula Daud tdk diijinkan untuk membangun Bait Allah karena Daud juga seorang penumpah darah (1 Tawarikh 22:8). Allah tdk pernah menghendaki hamba-Nya menjadi Penyiksa Keji. Bahkan kelak di neraka pun bukan Allah yg menyiksa manusia, tetapi Syaitan-lah yg akan menyiksa manusia.

Penghukuman dan Pembalasan hanya Allah yg berhak melakukannya, tdk seorang pun manusia walau ia nabi sekalipun.


Barangsiapa tdk mau beriman kepada Muhammad dan kitabnya, (dalam bahasa lain= allah dan rasul-nya), maka Tuhan akan menimpakan azab pedih di dunia ini, yaitu melalui perantaraan tangan-tangan Muhammad dan para pengikutnya.

Bagaimanakah cara Muhammad menyiksa sesamanya?

Kita simak ayat berikut:

Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yg memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dgn bertimbal balik, atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). Yg demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka didunia, dan di akhirat mereka beroleh siksaan yg besar. (QS 5:33)

Sebelum dibunuh, mereka yg tdk mau beriman kepada Muhammad akan dipotong-potong tangan dan kakinya, serta disalib. Hukuman lainnya adalah diusir dari Tanah Arab, atau bila tdk mau, mereka dipaksa bunuh diri.

QS 4:66
Dan sesungguhnya kalau Kami perintahkan kepada mereka: "Bunuhlah dirimu atau keluarlah kamu dari kampungmu", niscaya mereka tdk akan melakukannya, kecuali sebagian kecil dari mereka. Dan sesungguhnya kalau mereka melaksanakan pelajaran yg diberikan kepada mereka, tentulah hal yg demikian itu lebih baik bagi mereka dan lebih menguatkan (iman mereka).

Kita lihat juga ayat berikut:

Ingatlah, ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkanlah pendirian orang-orang yg telah beriman”. Kelak aku akan jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka PENGGALLAH KEPALA MEREKA dan PANCUNGLAH TIAP-TIAP UJUNG JARI MEREKA.
Ketentuan yg demikian itu adalah karena sesungguhnya mereka menentang Allah dan Rasul-Nya; dan barangsiapa menentang Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya Allah amat keras siksaannya.
Itulah hukum dunia yg ditimpakan atasmu, maka rasakanlah hukuman itu. Sesungguhnya bagi orang-orang yg kafir itu ada lagi azab neraka.” (QS 8:12-14)

Muhammad memenggal kepala mereka dan mengiris-iris jejari tangan serta jejari kaki mereka.

Apakah Muhammad melakukan hal ini secara serentak? Tdk, dia melakukannya secara bergiliran, untuk sampel atau untuk contoh bagi yg lainnya agar mau beriman kepadanya.

Kita simak tulisan Quran berikut.

Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Takutlah kamu akan SIKSA YG DI HADAPANMU dan siksa yg akan datang supaya kamu mendapat rahmat", (niscaya mereka berpaling). (QS 36:45)

Saya tulis ulang bagian pentingnya: .....SIKSA YG DI HADAPANMU......


QS 40:77
Maka bersabarlah kamu, sesungguhnya janji Allah adalah benar; maka meskipun KAMI PERLIHATKAN KEPADAMU SEBAGIAN SIKSA YG KAMI ANCAMKAN KEPADA MEREKA ataupun Kami wafatkan kamu sebelum ajal menimpa mereka), namun kepada Kami sajalah mereka dikembalikan.

Saya kutip ulang bagian pentingnya: .......... Kami perlihatkan kepadamu sebagian siksa yg Kami ancamkan kepada mereka.........

QS 40:85
Maka iman mereka tiada berguna bagi mereka tatkala MEREKA TELAH MELIHAT SIKSA KAMI. Itulah sunnah Allah yg telah berlaku terhadap hamba-hamba-Nya. Dan di waktu itu binasalah orang-orang kafir.

Saya kutip bagian pentingnya:.......... mereka telah melihat siksa Kami...............


Muhammad dalam melakukan penyiksaan dilakukan secara bergiliran agar orang lain yg melihatnya menjadi takut dan bersedia masuk Islam.

Setiap kali dia melakukan penyiksaan, dia selalu mengatasnamakan perbuatannya dgn SIKSA ALLAH. Maksudnya, Allah melalui perantaraan tangan keji Muhammad menyiksa orang-orang yg tdk mau masuk Islam. Semuanya dilakukan atas nama Allah. Dan ayat-ayat itu pun turun (ia tulis) sebelum dia memulai aksi kejinya. Dgn berbekal pada tulisan-tulisannya sendiri yg dia klaim sebagai wahyu atau perintah Tuhan, Muhammad bebas melakukan apa saja dgn dalih “Tuhan yg memerintahkan”.

Muhammad mengklaim orang-orang yg tdk sejalan dgnnya sebagai “KAFIR”.
Berbeda dgn Yesus, Yesus menjadikan orang-orang dari segala bangsa yg tdk sejalan dgnNya sebagai “DOMBA-DOMBA” yg harus ditaubatkan. (Hal inilah yg mendorong para misionaris untuk mentaubatkan umat Islam, walaupun diri mereka sendiri belum tentu masuk surga, karena di zaman ini sudah tdk ada lagi Kristen Sejati).

Muhammad dan para pengikutnya mengklaim umat Kristen sebagai kafir.
Yesus dan para pengikutnya mengklaim umat Islam sebagai domba.

Sungguh berbeda bukan? Muhammad itu memang JAHAT. Tdk ada citra Allah Maha Pengasih di dalam ajaran Muhammad, selain allah yg pengutuk dan pendendam. Dan ini, bukan Allahnya Israel, melainkan allahnya Muhammad sendiri.


Sekali lagi, sangat jelas bagi kita, bahwa Muhammad adalah seorang yg sangat keji. Untuk mengaburkan kisah Muhammad semasa hidupnya yg keji dan beringas itu, maka sahabat-sahabatnya membuat hadits dan kitab-kitab tafsir untuk menyokong Quran dan menutupi kesalahan-kesalahannya.


 

ISLAM DISEBARKAN DENGAN KEKERASAN

Islam adalah satu2nya agama di dunia yang mewajibkan peperangan bagi Muslim terhadap umat agama lain demi menyebarkan agama. Tidak ada satupun ayat dalam kitab2 suci Yudaisme, Zoroastria, Kristen, Hindu, Buddha, Tao, dll yang menyatakan perintah seperti ini. Muhammad sendiri sudah memberi contoh jelas bahwa dirinya diperintahkan Awloh untuk memerangi semua yang menolak Islam.
Hadith Sahih Bukhari, Volume 1, Book 2, Number 24:
Dikisahkan oleh Ibn 'Umar:
Rasul Allah berkata: “Aku telah diperintah (oleh Allah) untuk memerangi orang2 sampai mereka mengaku bahwa tidak ada yang layak disembah selain Allah dan Muhammad adalah Rasul Allah, dan melakukan sembahyang dengan sempurna dan memberi zakat, sehingga jika mereka melakukan hal2 tsb, maka nyawa mereka akan selamat dengan menaati hukum Islam dan lalu amal mereka akan diperhitungkan oleh Allah.”

Muhammad tidak pernah meminta ijin untuk menyiarkan agama Islam, tapi memerintahkan warga non-Muslim untuk masuk Islam dan kalau tidak mau maka akan diperangi. Dengan kata lain, dia mengatakan kepada para pengikutnya untuk tidak membunuh siapapun sebelum menawarkan untuk memeluk Islam. Hanya jika orang itu menolak, maka orang itu harus dibunuh.

Ini jelas tampak di kisah Abu Sufyan:
Ketika Muhammad dan pengikutnya hendak menyerang Mekah untuk menundukkan tempat itu di bawah kekuasaan Islam, beberapa prajuritnya menangkap Abu Sufyan, salah satu tokoh masyarakat kota Mekah.

Mereka membawa Abu Sufyan ke hadapan Muhammad. Muhammad berkata kepadanya: “Waspadalah kau wahai Abu Sufyan. bukankan ini saatnya bagimu untuk percaya bahwa tiada Tuhan selain Awloh?”

Abu Sufyan menjawab: “Aku percaya akan hal itu.”

Muhammad lalu berkata kepadanya: “Waspadalah kau wahai Abu Sufyan, bukankah ini saatnya bagimu untuk mengetahui bahwa aku adalah Rasul Allah?”

Abu Sufyan menjawab: “Demi Tuhan, wahai Muhammad, hatiku ragu akan hal ini.”

‘Abbas yang hadir di situ bersama Muhammad memberitahu Abu Sufyan: “Waspadalah kau ini! Terimalah Islam dan mengaku bahwa Muhammad adalah Rasul Awloh sebelum lehermu dipenggal dengan pedang.”

Lalu Abu Sufyan pun menyatakan beriman pada Islam dan menjadi seorang Muslim.

Referensi2 tentang kisah ini bisa kau baca sendiri di:
° Ibn Hisham, part 4, p. 11 ("Biography of the Prophet’)
° "The Chronicle of the Tabari", part 2, p. 157
° Ibn Kathir, "The Prophetic Biography", part 3, p. 549, and "The Beginning and the End"
° Ibn Khaldun, the rest of part 2, p. 43 and on
° Al-Sira al-Halabiyya, Vol. 3. p. 18
° Al Road Al Anf, part 4, p. 90, by Al Sohaily


Terserah setiap orang mau menyembah dewa atau tuhan yang mana. Mau jadi pagan, penyembah patung, penyembah pohon turi di depan rumah saya, mau jadi Kristen, Buddha, Hindu, ya terserah keputusan masing2. Memilih agama yang disukai merupakan hal utama dalam hak azasi manusia. Tidak ada agama apapun di dunia ini yang memaksa umat agama lain memeluk agama tersebut dengan ancaman pembunuhan kecuali Islam.

ISLAM adalah agama yang JAHAT dan BRUTAL.

Kelak pada akhir zaman, Islam akan menguasai seluruh dunia dan banyak membantai pengikut Yesus. Setelah itu, barulah tiba kesudahannya. Murka Allah yang selama ini ditahan-tahanNya akan segera dinyatakan atas dunia ini yang bebal. Tak ada satu pun manusia yang luput dari geram Allah.



Tidak ada perintah pembantaian apapun dalam ajaran Kristen. Jika umat Kristen melakukan pembantaian, itu karena mereka mencontoh sunnah nabi. Muhammad, Abu Bakr, Omar and Ali, membunuh lebih dari 100.000 orang Arab. Menyerang penduduk sipil, membunuh kaum pria dan memperbudak kaum wanita dan anak2 merupakan tindakan normal bagi mereka. Contohnya di Perang Yamama di masa kalifah Abu Bakr, tentara Muslim membunuh lebih dari 10.000 masyarakat suku Hanafi. Ketika kaum wanita dan anak2 melihat sendiri para prianya dibunuhi, mereka akhirnya menyerah dan masuk Islam. Meskipun sudah masuk Islam, tetap saja Khalid ibn Valid (panglima perang Muslim) menuntut separuh penduduk dan setengah dari ladang mereka dijadikan jarahan perang sebagai syarat perjanjian damai. Ketika perjanjian ditandatangani, surat dari Kalifah Abu Bakr tiba dan memerintahkan semua pria dibunuh dan semua wanita dan anak2 dijadikan budak. Sinting, bukan?


Pemimpin2 gereja memang pernah melakukan kesalahan di masa lampau yang mengakibatkan peperangan antar umat Kristen. Tapi hal ini tidak terjadi lagi, sebab memang tidak ada perintah dalam Alkitab agar umat Tuhan saling bunuh antar sesama. Hal ini sangat berbeda dengan ajaran Muhammad yang memang menganjurkan umat Muslim untuk saling mencurigai satu sama lain sehingga terjadi peristiwa Muslim bunuh Muslim yang tak berkesudahan sejak dia hidup 1.400 tahun yang lalu sampai detik ini. Lihat tuh yang terjadi antara Shia Muslim vs. Sunni Muslim di Irak, antar Sunni vs. Muhammadiyah di Indonesia, antar Hannafi vs. Sunni, Suffi vs. Sunni vs. Shiah, dll.

 

SIKSAAN DAN PEMOTONGAN TUBUH MEMANG MERUPAKAN TRADISI ISLAM

MUHAMMAD DAN MUSLIM DARI URAYNAH
Oleh SILAS

Pada tahun 628 s.m. 8 orang dari suku uraynah datang ke medinah. Mereka menjadi muslim, saat mereka sakit, muhammad memberi obat kepada mereka: muhammad mengatakan bahwa mereka harus meminum susu unta dan kencing unta, setelah orang2 tersebut sembuh, mereka membunuh para gembala unta tersebut secara brutal dan mencoba untuk melarikan diri. Muhammad mengirim orang bersenjata sejumlah 20 orang untuk mengejar mereka, mereka tertangkap dan dibawa ke medinah. Disana, muhammad memutuskan hukuman mereka: mata mereka dicap dengan besi panas, kemudian dicungkil, tangan dan kaki mereka dipotong, kemudian, ketika mereka masih bernyawa, mereka dilempa ke padangpasir sampai mati.

 
 
 Pendahuluan
 
 saat itu, muhammad menjadi kekuatan teratas di medinah, orang2 dari berbagai daerah sering datang ke medinah untuk berbagai alasan. Beberapa dari mereka mau menjadi islam dan bergabung dengan muhammad. Salah satu kejadian aneh yang menarik perhatian adalah resep kencing unta sebagai obat dan pemberian hukuman pada orang2 yang dari uraynah ke medinah.
 Orang2 ini tidak sesuai kondisi tubuhnya dengan iklim medinah, dan mereka menjadi sakit. Muhammad menyuruh mereka meminum susu dan kencing unta. Setelah itu, ketika merasa baikan, mereka memutuskan untuk mencuri unta2 tersebut. Untuk melakukan ini mereka membunuh para gembala unta secara brutal.
 Sebagai pemimpin muslim di medinah, muhammad merasa dia perlu mengambil tindakan terhadap orang2 uraynah tersebut. Dia mengirim orang2 untuk menangkap para uraynah tersebut dan membawanya ke medinah. Mereka harus membayar untuk kejahatan mereka. Disana muhammad memutuskan hukuman yang kejam terhadap mereka.
 
 
 Presentasi sumber islam
 
 saya menemukan 4 sumber islam yang berbeda untuk kejadian ini=
 dari sejarah tabari, volume 8, halaman 97,98 (1)
 
 “mengarah pada muhammad b. Umar (al-waqidi): “pada tahun ini sekelompok penyerang yang dipimpin kurz b. Jabir al-fihri melawan anggota banu uraynah yang membunuh gembala sang nabi dan mencuri unta pada tahun 6 shawal. Sang nabi mengirim kurz dan 20 orang berkuda.
 
 Dari hadits sahih bukhari (2)
 
 dari volume 1, #234
 1.234: dinarasikan oleh abu qilaba:
 
 anas berkata “beberapa orang dari suku ukl atau uraina datang ke medinah dan iklim disana tidak cocok untuk mereka jadi sang nabi menyuruh mereka untuk pergi ke gembala unta dan meminum susu dan kencing (sebagai obat). Jadi mereka pergi ke arah yang ditunjukkan dan setelah mereka sembuh, mereka membunuh gembala sang nabi dan membawa lari untanya. Berita itu sampai ke sang nabi pada pagi hari dan dia mengirim (orang) dalam pengejaran dan mereka tertangkap dan dibawa saat sore. Kemudian sang nabi menyuruh orang memenggal kaki dan tangan mereka (dan terlaksana), dan kemudian mata mereka dicap dengan besi panas dan mereka di taruh di “al-harra” dan saat mereka meminta air, tidak ada air yang diberikan. Abu qilaba berkata, “orang2 itu mencuri dan membunuh, menjadi orang tak beriman setelah memeluk islam dan melawan allah dan nabinya.”
 Beberapa referensi lainnya tidak saya tulis karena isinya sama saja.
 Unta2 itu berjumlah 15 dimana mereka memiliki banyak susu, mereka membawanya kembali ke medinah. Sang nabi mendapati bahwa satu untanya yang bernama al-hinna hilang, dia berkata bahwa mereka (orang2 uraynah) telah membunuhnya.
 
 
 Diskusi
 
 2 hal aneh dalam kejadian ini=
 
 1. Muhammad, yang menunjuk dirinya sendiri sebagai nabi tuhan mengatakan muslim dapat meminum kencing unta sebagai obat
 2. Muhammad menyiksa para kriminal (uraynah) dengan sangat brutal sebelum mereka mati perlahan di panasnya padang gurun.
 Pada poin pertama, saya sudah berbincang dengan beberapa pakar kesehatan dan mereka mengatakan bahwa air kencing adalah produk pembuangan zat sisa dan bukan merupakan obat.
 Pada poin kedua, saya ingin mengatakan bahwa ini merupakan salah satu sifat brutal muhammad yang tidak normal, mari kita lihat apa yang muhammad lakukan pada orang2 uraynah tersebut=
 1. Tangan dan kaki mereka dipotong
 2. Mata mereka dicap dengan besi panas dan dicungkil
 3. Mereka dibuang ke padang gurun harra yang panas. Mereka mulai menderita efek dehidrasi, mereka memohon air tapi tidak ada satu orangpun yang memberikannya, dalam kesakitan mereka, orang2 tersebut menggigit batu.
 Secara pribadi, saya tidak memilik simpati pada orang kriminal tapi melihat cara muhammad menyiksa mereka, yang mengatakn diri utusan tuhan, saya tidak melihat tuhan disini, yang ada hanyalah kekuatan kegelapan yang mendorong muhammad melakukan ini.
 
 
 Pertanyaan
 
 1. Apa yang terjadi dengan “kenabian” sang nabi? Setelah semuanya itu, dia malah berhubungan dengan allah. Apakah allah ingin muslim percaya bahwa kencing unta adalah obat? Hari2 ini muslim mengikuti gaya hidup mereka. Apa mereka juga percaya bahwa kencing unta adalah obat? Apakah ada toko obaat islam yang menyediakan kencing unta?
 2. Apakah mungkin muhammad menyiksa kriminal seperti caranya? Apa kata muslim hari ini bila orang israel menyiksa teroris islam dengan cara yang sama? Apa kata muslim jika orang serbia menyiksa muslim bosnia dengan cara yang sama? Apa kata dunia? Apa kata hatimu?
 3. Jika muslim mengutuk tindakan serbia ke bosnia, lalu apakah mereka tidak juga mengutuk cara muhammad? Jika muslim membenarkan tindakan muhammad kepada musuhnya, maka mereka tidak punya hak mengeluh tentang bagaimana muslim menderita karena musuh2nya
 4. Jika muhammad diijinkan tuhan melakukan hal tersebut terhadap kriminal, dan muslim disuruh mengikuti gaya hidup muhammad, lalu bagaimana dengan kumpulan islam yang sebenarnya?
 
 
 Kesimpulan
 
 muhammad bukanlah nabi tuhan. Dia adalah orang yang gemar melakukan keinginannya sendiri. Ketika dia dikuasai amarah dia akan membalas dengan brutal terhadap siapa saja yang menghalanginya. Persepsinya tentang kencing unta merupakan panduan dari adat sekitarnya. Cara dia memperlakukan kriminal menunjukkan dirinya dikendalikan oleh motif kebencian dan kegelapan.
 Mengarah pada mereka yang tidak dapat masuk surga, yesus berkata:” tetapi anjing-anjing dan tukang-tukang sihir, orang-orang sundal, orang-orang pembunuh, penyembah2 berhala dan setiap orang yang mencintai dusta dan yang melakukannya, tinggal di luar.” Wahyu 22:15
 
 yesus menyembuhkan orang sakit, dia tidak memberikan takhayul obat2an. Yesus menunjukkan keadilan tuhan. Tapi dia (yesus) tidak mengajarkan penyiksaan terhadap manusia.
 
 ___________________
 references
 
 (1) "the history of tabari", volume 8 - "the victory of islam", published by suny, translated by michael fishbein.
 
 (2) "sahih al-bukhari", (traditions of bukhari), translated by dr. Muhsin khan, published by kitab bhavan, new delhi
 
 (3) "the life of muhammad", a translation of ibn ishaq's "sirat rasul allah" (the life of the prophet of god) by a. Guillaume. This book is the best biography of muhammad available. Note that guillaume added in other references from tabari, and other early islamic writings.
 
 (4) "kitab al-tabaqat al-kabir", (book of the major classes), by ibn sa'd. Translated by moinul haq, published by the pakistan historical society
 
 (5) the world book encyclopedia, under "urea".
 
 (6) the world book encyclopedia, under "spleen".

 

Ibn Hisham

Ibn Hisham, seorang yang berwibawa dalam sejarah awal Islam, telah mencatat:
"Sebaik sahaja Nabi Muhammad telah wafat, ramai 'penganut-penganut' Islam di kota Mekkah dengan cepatnya ingin meninggalkan Islam. Maka telah bangunlah Suhayl bin 'Amru, dia berkata: 'Sesiapa yang meninggalkan Islam, kami akan pancung kepalanya!' Ramai orang pun menukar fikiran mereka kerana takut dibunuh."

Al Sira Al-Nabawia, Bahagian 4, ms.180

Inilah situasi di kalangan penduduk kota Mekkah. Tetapi majoriti dan kebanyakan suku-kaum Arab di tempat lain di tanah Arab telah benar-benar keluar dari Islam. Abu Bakar telah menyerangi mereka. Khalid bin al-Walid terutamanya amat zalim dan tidak berhati perut langsung terhadap mereka. Menurut Dr.Abu Zayd, Khalid al-Walid telah mencungkil keluar mata mangsa-mangsanya.
Peristiwa-peristiwa berdarah ini menimbulkan beberapa soalan yang penting.Yaitu:

Kenapakah kumpulan-kumpulan Arab ini keluar daripada Islam sebaik saja Nabi Muhammad telah mati? Kenapakah ahli-ahli Kota Mekkah ingin meninggalkan Islam selepas kematian Muhammad? Jawapannya yang jelas ialah mereka semua telah 'memeluk Islam' dibawah ancaman pedang kerana Muhammad telah memaksa mereka pilih di antara Islam atau kematian(dipancung!).
 


 

Home | Halaman Dalam | Forum Diskusi | Album Foto

stats

Hosted by T35 Free Web Hosting. Indian Bridal Makeup - Gambling News - Audi Los Angeles - Drug Rehab - Online Colleges - Web Hosting - Prada - SEO Services